PILIHAN
Jengkel, Pengusaha Australia Minta PM Tony Abbott Bunuh Diri
INHILKLIK.COM - Pengusaha kaya raya asal Australia, Clive Palmer, kemarin memicu kontroversi. Dia menilai Perdana Menteri Tony Abbott lebih baik bunuh diri saja karena tidak peduli lagi pada sektor pendidikan.
Clive yang memiliki bisnis pertambangan mengaku jengkel setelah pemerintahan Abbott memangkas dana bantuan untuk universitas di seantero Negeri Kanguru.
"Bunuh diri sajalah Tony Abbott," ujarnya seperti dilansir Channel News Asia, Rabu (4/3).
Miliarder yang dikenal karena kebijakan pro-pendidikan itu mengecam rencana pemerintah memangkas subsidi pendidikan tinggi sebesar 1,25 persen pada 2015. Kebijakan itu akan membuat rata-rata biaya kuliah melonjak enam persen lebih mahal.
Abbott mengaku ingin menghemat ASD 900 juta anggaran pemerintah. Dana itu sebetulnya dibutuhkan 80 ribu mahasiswa tingkat S1 hingga pascasarjana untuk membayar SPP lebih murah.
Komentar Clive soal 'bunuh diri' mengundang kecaman publik. Sejak kemarin, dia diserang banyak pengguna Twitter.
"Ketika Clive Palmer meminta perdana menteri bunuh diri, dia sudah mempermalukan dirinya sendiri," ujar seorang pengguna Twitter.
Clive yang juga seorang politikus independen di parlemen, segera meminta maaf atas komentarnya. Dia berusaha meluruskan maksud kata-katanya yang menyerang Abbott.
"Bunuh diri yang saya maksud tentu dalam bidang politik. Abbott sama saja bunuh diri karena mengeluarkan kebijakan yang bertentangan dengan aspirasi warga Australia," tuturnya.
Lewat Twitter, Clive kembali mengulang permintaan maafnya. Dia mengaku sembrono memakai istilah bunuh diri. (*)
Clive yang memiliki bisnis pertambangan mengaku jengkel setelah pemerintahan Abbott memangkas dana bantuan untuk universitas di seantero Negeri Kanguru.
"Bunuh diri sajalah Tony Abbott," ujarnya seperti dilansir Channel News Asia, Rabu (4/3).
Miliarder yang dikenal karena kebijakan pro-pendidikan itu mengecam rencana pemerintah memangkas subsidi pendidikan tinggi sebesar 1,25 persen pada 2015. Kebijakan itu akan membuat rata-rata biaya kuliah melonjak enam persen lebih mahal.
Abbott mengaku ingin menghemat ASD 900 juta anggaran pemerintah. Dana itu sebetulnya dibutuhkan 80 ribu mahasiswa tingkat S1 hingga pascasarjana untuk membayar SPP lebih murah.
Komentar Clive soal 'bunuh diri' mengundang kecaman publik. Sejak kemarin, dia diserang banyak pengguna Twitter.
"Ketika Clive Palmer meminta perdana menteri bunuh diri, dia sudah mempermalukan dirinya sendiri," ujar seorang pengguna Twitter.
Clive yang juga seorang politikus independen di parlemen, segera meminta maaf atas komentarnya. Dia berusaha meluruskan maksud kata-katanya yang menyerang Abbott.
"Bunuh diri yang saya maksud tentu dalam bidang politik. Abbott sama saja bunuh diri karena mengeluarkan kebijakan yang bertentangan dengan aspirasi warga Australia," tuturnya.
Lewat Twitter, Clive kembali mengulang permintaan maafnya. Dia mengaku sembrono memakai istilah bunuh diri. (*)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network








