SUNGGUH BIKIN HARU! Kisah Kakek 81 Tahun Jualan Sate Tidak Laku-laku
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Apa di benak Anda jika mengetahui seseorang berusia 80 tahun, tapi masih harus bekerja keras demi sesuap nasi? Seperti kakek satu ini, bernama Kamran (81) yang masih harus bekerja.
Seorang warganet dengan akun Twitter @yenioktaaviani membagikan thread mengenai kisah mengharukan mengenai kaket penjual sate, tetapi tidak laku-laku.
Thread yang dibagikan berhasil viral di Twitter setelah mendapatkan lebih dari 28 ribu Retweet dan 26 ribu Likes.
![Kakek penjual sate. [Twitter]](http://www.inhilklik.com/media.suara.com/pictures/653x366/2020/03/09/22255-kakek-penjual-sate.jpg)
Kakek penjual sate. [Twitter]
Kolom komentar pun dibanjiri doa dan harapan dari para warganet dengan kisah sedih seorang kakek Kamran.
Berumur 81 tahun, kakek tua renta yang beralamatkan di RT 009, RW 003, Kampung Tumaritis, Desa Rawa Gempol Kulon, Kecamatan Cimalaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat ini harus bekerja keras di usia tuanya.
Setiap hari, Abah Karman harus bekerja sebagai penjual sate keliling.
![Kakek penjual sate. [Twitter]](http://www.inhilklik.com/media.suara.com/pictures/653x366/2020/03/09/33844-kakek-penjual-sate.jpg)
Kakek penjual sate. [Twitter]
Dalam thread-nya dijelaskan bahwa kakek ini berbeda dengan penjual sate lainnya karena beliau hanya menjual bahan seadanya yaitu sate tanpa bumbu, sambal atau kecap.
Penghasilan Kakek Karman tidak jauh dari Rp 15 ribu per hari.
Kakek ini memiliki penyakit hernia dan pendengaran yang sudah tidak berfungsi dengan baik, sehingga pembeli merasa segan membeli dagangannya.
![Kakek penjual sate. [Twitter]](http://www.inhilklik.com/media.suara.com/pictures/653x366/2020/03/09/18573-kakek-penjual-sate.jpg)
Kakek penjual sate. [Twitter]
Karena jarang ada yang membeli, daging sate beliau sering dikerubungi banyak semut.
Kakek Karman sering menahan lapar sebelum pergi berangkat kerja karena uangnya masih ia kumpulkan untuk beli beras.
Sekadar diketahui, Kakek Karman ini tidak mempunyai anak dan hidup berdua dengan istrinya di rumah.
Banyak warganet yang merasa terenyuh sehingga memberikan beragam komentar dan doa dari mereka.
"Nangis liatnya, semoga bapaknya diberi rezeki yang berlimpah, sehat terus pak..(emoticon menangis)," kata @serahawnan.
"Sedihnya, kita biasanya lebih dari Rp 15 rb buat beli thai tea apa boba masih kurang. Ini bapak gimana ya ampun..(emoticon menangis)," cuit @kara_park.
"Hanya bisa bantu doa semoga kakek selalu dalam lindungan Allah SWT, serta dilariskan dagangannya dan diangkat penyakit beliau aamiin," doa @HadijahMeriana.
"Ya Allah gabisa bgt liat kakek2 begini udh saatnya istirahat di usia senja (emoticon menangis) keinget alm mbah (emoticon menangis)," cuit @awholejasmine.
Sumber: suara.com
Milad ke-18 UNISI: Menuju Universitas Islam Unggul 2035 dengan Kurikulum Modern dan Penguatan SDM
TEMBILAHAN – Menginjak usia 18 tahun pada Jumat (22/5/2026), Universitas Islam Indragiri (UNISI.
Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
INHILKLIK.COM - Sambu Group, Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) kembali menegaskan ko.
PT RSUP Sigap Tangani Karhutla di Labuan Bilik Inhil
INHILKLIK.COM - Sambu Group, sebagai Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), melalui sala.
Merajut Kepedulian Ramadan, PT Pulau Sambu di Kuala Enok & YBDA Santuni Anak Yatim
INHILKLIK - Bulan Ramadan yang penuh keberkahan dan semangat berbagi kembali diwujudkan oleh Samb.
Jelang Idul Fitri 2026, PLN Icon Plus Sumbagteng Siagakan Tim dan Infrastruktur Jaringan
INHILKLIK – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026, PLN Icon Plus SBU Regional .
Dihadiri Sejumlah Menteri, Ketua PWI Inhil Ardiansyah Julor Ikuti Retret Bela Negara di Kemenhan
BOGOR – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Ard.
iKlik Network







