Nelayan ini Ngaku Konsumsi Sabu Untuk Tambah Stamina
INHILKLIK.COM, SERGAI- Faisal alias Ucok (40) dan Abdul Rahim alias Rahim(40) yang berprofesi sebagai nelayan warga Dusun II, Desa Pantai Cermin Kanan, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai, Rabu(1/4/2020) sekira pukul 18:30WIB di grebek Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Pantai Cermin.
Kedua pelaku diamankan saat sedang asyik berpesta narkoba bersama rekannya Sukit(36) dan Amat(37) yang terlebih dahulu melarikan diri saat dilakukan penggrebekan di lokasi pinggiran muara sungai Dusun ll Desa Pantai Cermin Kanan Kecamatan Pantai Cermin, Sergai.
Dari penangkapan kedua pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti 1 lembar plastik klip transparan yang berisikan kristal putih diduga shabu dengan berat 0,16 gram, 1 buah alat isap sabu (bong), 1 buah mancis warna hijau yang terpasang jarum suntik dan satu buah pipet plastik yang ujungnya runcing (skop).
Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum dalam keterangan kepada awak media, Kamis(2/4/2020) mengatakan bahwa penangkapan tersangka menindaklanjuti informasi dari masyarakat tentang adanya penyalahgunaan narkoba diwilayah Dusun ll Desa Pantai Cermin Kanan Kecamatan Pantai Cermin, Sergai.
Selanjutnya, team bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan dilokasi ditempat kejadian perkara. Setiba dilokasi di pinggir muara sungai dan melakukan pemantuan melihat 4 orang yang sedang jongkok di semak-semak dan dilakukan penggrebekan.
"Alhasil dua tersangka Faisal Alias Ucok dan Abdul Rahim alias Rahim berhasil ditangkap saat sedang menggunakan narkotika jenis sabu. Sedangkan dua tersangka yang di ketahui bernama Sukit dan Amat melarikan diri,"kata Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang.
Dari penggrebekan petugas berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu dan berupa alat hisap. Kedua tersangka mengaku membeli sabu dengan cara patungan Rp50.000/orang dengan membeli 1 paket sabu seharga Rp100.000,-.
Keduanya memperoleh barang haram tersebut dengan cara dibeli dari warga Desa Pantai Cermin kiri bernama WI seharga Rp100.000. Perpaket.
Bahkan tersangka Faisal Alias Ucok yang sehari -hari sebagai nelayan mengaku memakai sabu sudah tiga tahun, Sedangkan Abdul Rahim alias Rahim mengaku baru satu tahun menggunakan sabu. Karena sebelum melaut para tersangka menyabu seperti biasa untuk menambah stamina saat pergi melaut,"ujarnya.Atas perbuatannya, pelaku dan barang bukti dilimpahkan ke Sat Narkoba polres Serdang Bedagai guna proses lebih lanjut dan dikenakan Pasal 112 ayat (1) Subs Pasal 127 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Natkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara”Tegas Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang. (*)
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







