• Senin, 12 Oktober 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home

Duka Pekerja Seks Selama Lockdown: ''Jika Terus Begini Saya Bunuh Diri''

Redaksi

Selasa, 14 April 2020 23:23:33 WIB
Cetak
Duka Pekerja Seks Selama Lockdown: ''Jika Terus Begini Saya Bunuh Diri''

INHILKLIK.COM, INDIA - Neha (bukan nama sebenarnya), seorang pekerja seks berusia 23 tahun, bekerja di Delhi sementara keluarganya tinggal di negara bagian Haryana, di utara India. Neha menjadi satu-satunya pencari nafkah dalam keluarga, membiayai pendidikan adik laki-laki dan perempuan, serta tagihan medis untuk ibunya yang sakit.

Penguncian nasional yang dilaksanakan oleh pemerintah India untuk menahan penyebaran COVID-19 telah membuat Neha dan banyak pekerja seks lain menganggur.

“Jika keadaannya terus begini, hanya ada satu pilihan yang tersisa untuk saya: bunuh diri,” kata Neha kepada DW dalam wawancara telepon.

Keluarga Neha tidak tahu apa-apa tentang pekerjaannya. Mereka mengira ia bekerja di bagian penjualan di sebuah perusahaan skala kecil di Delhi. Pemilik rumah kontrakannya memang telah menghapuskan sewa untuk bulan April, tetapi dia harus membayar bunga untuk sewa bulan depan. “Bagaimana saya akan bisa melakukannya? Saya benar-benar tidak tahu harus melakukan apa,” ujarnya.

Ribuan pekerja seks di seluruh India menghadapi masalah serupa. Menurut organisasi setempat, hampir 5.000 perempuan bekerja sebagai pelacur di daerah Delhi. Mereka pun dilarang mencari nafkah selama masa penguncian ini.

Pengumpulan dana untuk para pekerja seks

Guna membantu pekerja seks di masa-masa sulit seperti saat ini, beberapa organisasi nonpemerintah berusaha mengumpulkan dana. Dalam sebuah surat kepada pemerintah, Komisi Perempuan Delhi mendesak pihak berwenang untuk membantu para pekerja seks.

“Kami mengumpulkan dana untuk para pekerja seks. Banyak orang tergerak untuk membantu kami. Kami telah membantu sekitar 800 pekerja seks sampai saat ini, tetapi itu hanya akan cukup untuk beberapa hari,” ujar Anurag Garg dari organisasi nirlaba Kat Katha.

Amit Kumar, direktur Jaringan Pekerja Seks India, mengatakan kepada DW bahwa banyak pekerja seks telah kembali ke desa karena situasi saat ini. Mereka yang masih di berada Delhi menghadapi situasi yang juga memprihatinkan, ia menambahkan.

“Banyak dari mereka tidak punya apa pun yang bisa dimakan,” kata Kumar. “Pemerintah telah membuat sejumlah pengaturan untuk pekerja migran, tetapi tidak ada yang dilakukan (secara eksklusif) untuk membantu pekerja seks.”

Sektor informal paling terpukul

Sekitar 1,3 miliar orang di India telah terpengaruh akibat kebijakan penguncian yang dimulai sejak 25 Maret lalu. Ada pembatasan izin bagi orang-orang untuk meninggalkan rumah mereka, dan hanya layanan penting yang diizinkan tetap buka.

Pihak berwenang telah mengisyaratkan bahwa mereka akan memperpanjang masa penguncian sampai akhir bulan April. Masih belum jelas bagaimana nasib para pekerja sektor informal di negara itu serta para pekerja yang mengandalkan upah harian.

Di India, pekerja seks menghadapi diskriminasi dan pekerjaan mereka tidak diakui sebagai pekerjaan legal. Bahkan setelah masa lockdown berakhir, jarak sosial akan berdampak negatif pada mata pencaharian mereka.

Mahasweta Mukherjee, direktur organisasi nonpemerintah Durbar, mengatakan bahwa pekerja seks tidak akan dapat memulai kembali pekerjaan mereka bahkan setelah pemerintah mengakhiri masa kuncian. “Mereka harus menunggu setidaknya satu bulan untuk memastikan bahwa pandemi tidak lagi menyebar. Virus ini berisiko tinggi menular di rumah-rumah pelacuran,” kata Mukherje, menambahkan bahwa pemerintah harus mengumumkan paket ekonomi untuk pekerja seks sehingga mereka dapat bertahan hidup melalui krisis ini.


sumber: okezone.com


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS

Bertambah Lagi, 1 Orang Warga Sergai Positif Covid-19

Senin, 13 Juli 2020 - 13:44:50 WIB

INHILKLIK.COM, SERGAI - Jumlah korban dalam peta sebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kab.

1 Orang Warga Sergai kembali Dinyatakan Positif Covid-19

Ahad, 12 Juli 2020 - 21:13:48 WIB

INHILKLIK.COM, SERGAI - Kerja Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus .

Kapolres AKBP Robin Simatupang Sambangi Tokoh Masyarakat Etnis Tionghoa

Sabtu, 11 Juli 2020 - 22:41:49 WIB

INHILKLIK.COM, SERGAI, - Menjelang Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 serta menja.

Bupati Sergai Sambut Kunjungan Kapoldasu dan Pangdam l/BB

Jumat, 10 Juli 2020 - 07:00:55 WIB

INHILKLIK.COM, SERGAI - Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman menyamb.

Senggol Truk Tronton, Pasutri Pengendara Sepeda Motor Luka Luka

Rabu, 08 Juli 2020 - 20:51:58 WIB

INHILKLIK.COM SERGAI- Pasangan suami isteri mengalami luka luka setelah mengalam.

Jelang Pilkada, AKP Pandu Winata Sambangi Tokoh Masyarakat Sergai

Senin, 06 Juli 2020 - 22:05:53 WIB

INHILKLIK.COM, SERGAI - Menjelang Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 serta M.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
05 Oktober 2026
Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
28 September 2026
BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
26 September 2026
Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
19 September 2026
PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
19 September 2026
PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
17 September 2026
PT GIN, Sambu Group dan Oscar Group Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Islamic Center Inhil
17 September 2026
PT GIN Serahkan Sarana Damkar dan 280 Kotak Masker untuk Cegah ISPA di Tiga Kecamatan
15 September 2026
Serapan Pasar Melemah, DPRD Riau Melihat Langsung Produk Kelapa Menumpuk di Gudang SAMBU Group
11 September 2026
PT GIN Salurkan 313 Botol Vitamin Kelapa untuk Tingkatkan Produksi Petani di Desa Bantayan
09 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
  • 2 Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
  • 3 BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
  • 4 Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
  • 5 PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
  • 6 PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
  • 7 PT GIN, Sambu Group dan Oscar Group Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Islamic Center Inhil
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network