• Selasa, 30 Juni 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Kesehatan

Tanpa Rasakan Gejala, Inilah Penyebab Pasien Kanker Paru Terlambat Berobat

Redaksi

Selasa, 23 Maret 2021 14:04:04 WIB
Cetak
Tanpa Rasakan Gejala, Inilah Penyebab Pasien Kanker Paru Terlambat Berobat

INHILKLIK.COM  - Kasus kanker di Indonesia terus meningkat jumlahnya. Salah satunya adalah kanker paru-paru. Dari sekian banyak jenis kanker, ialah kanker paru yang diketahui menduduki peringkat teratas sebagai kanker dengan angka kematian tertinggi baik di dunia maupun Indonesia.

Data GLOBOCAN 2020 memperlihatkan, kematian karena kanker paru di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 18 persen selama dua tahun terakhir menjadi 30.843 orang dengan kasus baru mencapai 34.783 kasus. Ini artinya, saat ini di Indonesia ada empat orang meninggal akibat kanker paru setiap jam dan berpotensi untuk meningkat setiap harinya jika tidak dijadikan prioritas nasional.

Tingginya angka kematian ini sedikit banyak disebabkan karena penanganan yang terlambat. Faktanya di lapangan 85 hingga 90 persen pasien kasus baru itu datang ke rumah sakit sudah dalam kondisi stadium lanjut.

Kondisi telah terlambat melakukan pemeriksaan dan pengobatan ini, seperti dijelaskan ahli spesialis paru, Dr. Sita Laksmi Andarini, PhD, Sp.P(K) faktor pertamanya adalah karena memang biasanya pengidap tak merasakan rasa nyeri di dada ataupun batuk.

“Pertama, karena di dalam paru itu tidak ada sarafan. Jadi pasien enggak merasa nyeri dan batuk. Rasa itu ada kalau sudah kena selaput yang meliputi paru, jadi ya memang kebanyakan enggak ada gejala,” kata Dr. Sita, dalam konferensi pers Tantangan & Rekomendasi Menuju Penanganan Kanker Paru Yang Lebih Baik-IPKP, Sabtu (20/3/2021).

Selanjutnya, tidak adanya kebiasaan untuk melakukan proteksi dini seperti pemeriksaan CT-sca dan foto thorax. Berbeda dengan kultur contohnya di kanker payudara, dengan gerakan Sadari (pemeriksaan payudara sendiri).

“Contohnya kayak kanker payudara itu ada Sadari, diraba ada benjolan langsung deteksi jadi orang bisa deteksi sendiri. Kanker paru enggak demikian, enggak ada deteksi dini kayak CT-scan atau foto thorax yang rutin dilakukan. CT-scan dua tahun sekali, seperti kayak di negara-negara maju. Deteksi dini ini memang suka terlambat,” imbuhnya.

Melihat situasi ini, Dr. Sita menyebutkan maka dari itu mengimbau untuk orang-orang yang masuk di kategori populasi tinggi harus rutin melakukan deteksi dini. Begitu juga dengan orang non-populasi tinggi tapi punya gejala pernapasan yang tak kunjung sembuh, wajib untuk periksa ke dokter.

“Jadi sekarang kita himbau populasi tinggi yakni pria, usia di atas 40 tahun, dan merokok itu harus rutin deteksi dini. Sama dengan orang yang bukan di populasi atas, tapi dengan gejala pernapasan yang enggak kunjung sembuh dengan pengobatan, sudah selama 2 pekan itu wajib ke dokter untuk diperkisa lebih lanjut,” pungkas Dr. Sita. (*) 


Sumber : Sindonews.com /  Editor : Ahmad

[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Kesehatan

Inovasi Bunda Jentik UPT Puskesmas Kuala Enok Sukses Tekan Kasus DBD Selama Satu Dekade

Rabu, 16 Juli 2025 - 15:03:51 WIB

Kuala Enok — Upaya pencegahan dan pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) di .

Kesehatan

Putri Daerah Indragiri Hilir Gelar Penyuluhan Cegah Kanker Payudara di Desa Simpang Tiga

Selasa, 01 Juli 2025 - 19:14:54 WIB

Indragiri Hilir – Semangat mengabdi pada kampung halaman ditunjukkan oleh Nurs.

Kesehatan

BRI Gunungsitoli Gelar BRI Peduli Pemeriksaan Kesehatan Gratis Untuk Masyarakat

Kamis, 06 Maret 2025 - 15:49:30 WIB

Gunungsitoli | Dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat dan sebagai bagian .

Kesehatan

Roscik : Pilihan Menu Sehat & Lezat Saat Ramadhan

Senin, 17 Februari 2025 - 01:46:11 WIB

Roscik, Rotisserie Chicken, memiliki menu ‘Ayam Western’ menjadi salah satu pilihan favorit m.

Kesehatan

Program Makan Sehat Bergizi (MBG) Dimulai di Kabupaten Sergai

Senin, 17 Februari 2025 - 12:41:48 WIB

SERGAI,INHILKLIK.COM,- Dapur Umum Program Makan Sehat Bergizi (MBG) di Kabupaten.

Kesehatan

Kinerja Puskesmas Simpang Gaung Dinilai Bobrok, Diduga Lakukan Pembiaran Terhadap Pasien

Sabtu, 15 Februari 2025 - 18:00:36 WIB

TEMBILAHAN - Pelayanan kesehatan di UPT Puskesmas Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indra.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
28 Juni 2026
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
27 Juni 2026
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
26 Juni 2026
Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
25 Juni 2026
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
20 Juni 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
18 Juni 2026
Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang
17 Juni 2026
Aplikasi i-potret jadi Kendala Awal Anak-anak Inhil Masuk Sekolah
16 Juni 2026
RDP DPRD Hasilkan Rekomendasi Pembentukan BUMD Telekomunikasi di Inhil
16 Juni 2026
Om Bhabin Milenial Rutin Pantau Tanaman Jagung, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan
11 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
  • 2 PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
  • 3 Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
  • 4 Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
  • 5 Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
  • 6 Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
  • 7 Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network