Dugaan Pendamping PKH 'Sunat' Dana Masih Senyap, Ketua DPRD Sergai Akan Telusuri
INHILKLIK.COM, SERGAI, | Sudah 3 Bulan lamanya, Oknum Pendamping PKH Kecamatan Tebing Tinggi Hamdani, Diduga 'sunat' atau memotong dana penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) tidak jelas kelanjutannya dan terdapat dugaan ditutupi oleh Kordinator Wilayah 3 PKH Sumatera Utara, Kamis (22/07).
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Sergai, dr. M.Riski Ramadhan Hasibuan, SH, SE, MKM saat dikonfirmasi wartawan melalui Whatsapp mengatakan masalah tersebut akan dirinya sampaikan kepada Kepala Dinas Sosial Sergai dan perlahan akan telusuri sejauh mana penanganannya.
"Nanti saya sampaikan dengan Kadis Sosial Sergai, dan saya telusuri lebih lanjut ya bang (wartawan-red),"ujarnya.
Sebelumnya, Kurnia yang juga menjabat sebagai Koordinator Wilayah 3 PKH Sumut pernah dikonfirmasi prihal masalah pemotongan dana PKH di Sergai, namun tak membalas.
Diketahui bahwa, kasus pemotongan Dana PKH bermula pada Jumat (9/4/2021) sore melalui telepon selulernya Erliana Saragih, Warga Dusun II, Desa Naga Kesiangan, Kecamatan Tebing Tinggi mengatakan bahwa penyaluran bansos PKH Tahap II tahun 2021 yang dilaksanakan beberapa minggu lalu diduga ada kejanggalan, ia dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) lainnya diarahkan Pendamping PKH agar mengambil uang bantuan PKH tersebut melalui agen dirumah Ketua kelompok di Dusun II, Desa Naga Kesiangan.
"Pada penyaluran tersebut Saldo saya yang masuk ke KKS sebesar Rp1.625.000.- Namun yang saya terima dari Pendamping PKH hanya Rp.725.000,- ketika saya tanyakan mengapa diberikan segitu, Sisanya Rp 900.000, dimana pak, kata bapak pendamping itu bukan hak saya lagi dan akan dikembalikan ke Kas Negara. Padahal saat ‘digesek’ di mesin EDC saldonya semua masuk dan ditarik,”ujarnya.
Dugaan Pemotongan dana PKH tersebut juga ditanyakan sebelumnya kepada Plt Kepala Dinas Sosial pada saat itu dan beliau mengatakan,
"akan kita berikan sanksi terutama Surat Peringatan (SP) dan juga akan kita evaluasi,” tegas Plt Kepala Dinas Sosial Sergai, Elinda Sitianur kepada media, Senin (12/4/2021) kemarin.
Dari Pengamatan media sampai hari ini (3 bulan) kasus pemotongan dana KPM PKH Kecamatan Tebing Tinggi seolah diam bak ditelan bumi dan Dana tersebut belum dikembalikan kepada yang berhak.
Terpisah, Kadis Sosial Sergai yang baru, Arianto kepada media ini Kamis (22/7) malam mengaku akan segera mengecek terkait perkembangan dugaan Pendamping PKH sunat dana di Kecamatan Tebing Tinggi dinilai belum ada tindaklanjut nya.
"Segera akan kami cek ya bang,"bilangnya melalui pesan WhatsApp.
Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
Tembilahan – Dalam rangka memperingati Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Pimpinan .
Aplikasi i-potret jadi Kendala Awal Anak-anak Inhil Masuk Sekolah
TEMBILAHAN - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyerukan kepada masyar.
APINDO Serahkan Bantuan Alat Damkar dan Sembako di Pulau Kijang
RETEH – DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Riau bersama DPK APINDO Indragiri Hilir (Inhi.
Polsek Sungai Batang Nandur Jagung Bersama Kelompok Tani Dukung Swasembada Pangan 2026
SUNGAI BATANG, - Personel Polsek Sungai Batang turun langsung ke lahan dan menanam jagung bersama.
Peran Aktif Bhabinkamtibmas Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil di Lahan 1 Hektare
SIAK- Dalam rangka mendukung program pemerintah Asta Cita di bidang ketahanan pangan, jajaran Pol.
Polsek Sabak Auh Hadir di Tengah Masyarakat, Bhabinkamtibmas Beri Imbauan Kamtibmas
SIAK – Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ket.
iKlik Network







