• Kamis, 04 Juni 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Peristiwa
  • Inhil

4 Januari 1949, Tembilahan Dibom Belanda, Diserang Lewat Laut dan Udara

Redaksi

Selasa, 04 Januari 2022 08:05:40 WIB
Cetak
4 Januari 1949, Tembilahan Dibom Belanda, Diserang Lewat Laut dan Udara
Kota Tembilahan yang terbakar pada tanggal 4 Januari 1949 (Sumber Foto: Facebook Jon Koteng)

INHILKLIK.COM - Tepat pada tanggal 1 Januari 1949 Kepala Staf Markas Umum Angkatan Darat Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL) di Batavia mengeluarkan surat Nomor 10/GS 03/GEHEIM. Surat yang berkode rahasia (geheim) tersebut berisikan 14 butir instruksi operasional aksi militer dengan sandi Operatie Modder. Operasi ini merencanakan untuk  menyerang  dan merebut daerah Indragiri yaitu Tembilahan, Rengat dan Air Molek yang dikuasai Pemerintah Republik Indonesia. Sandi Operatie Modder I digunakan untuk menyerang Tembilahan, Operatie Modder II untuk Rengat dan Operatie Modder III untuk merebut Air Molek. Sesuai instruksi operasional penyerbuan terpadu terhadap kekuatan TNI di Tembilahan 4 Januari 1949. Sedangkan  kota Rengat dan Air Molek akan dilakukan serangan serentak 5 Januari 1949.

Untuk mendukung Operatie Modder, Angkatan Laut Hindia Belanda berpangkalan di Tanjung Uban mengerahkan beberapa buah Kapal Perang jenis korvet yaitu Hr. Ms.  Batjan dan Hr. Ms. Tidore serta Hr. Ms. Flores. Selanjutnya dibantu dengan 4 buah Kapal Patroli Sungai ((Rivier Patroli)) yaitu RP 107, RP 109, RP 119 dan RP 132,  serta 4 buah Kapal LCVT (Landing Craft Vehicle and Personne). Selain itu juga diberangkatkan Kapal Perang jenis perusak (torpedobootjager) Hr. Ms. Tjerk Hiddens dan Kapal Angkut Ms. Nila. Kedua kapal tersebut memiliki ukuran lebih besar ditempatkan  untuk mengawasi dan memblokade perairan muara sungai Indragiri. Sebelumnya kapal tersebut memberikan dukungan angkutan pasukan dan logistik membawa ratusan personil KNIL (Koninklijke Nederlandsch Indische Leger) yang terlatih dengan persenjataan yang lengkap. Personil KNIL didatangkan dari Dabo Singkep dan Bangka.

Pagi hari 4 Januari 1949, pukul 10.00, kota Tembilahan diserang melalui udara. Pesawat P-51 Mustang dengan menggunakan senapan mesin menembak dengan leluasa dari udara. Pesawat B-25 menjatuhkan beberapa buah bom terhadap beberapa prasarana pemerintahan dan prasarana umum. Tidak berselang waktu yang begitu lama, Kapal Perang Hr. Ms. Batjan, Hr. Ms. Flores dan Kapal Patroli Sungai RP 107 dengan menggunakan meriam dan senapan mesin menembak ke arah Kota Tembilahan. Asap hitam legam tinggi mengepul membumbung ke angkasa, gempuran tembakan dari pesawat tempur dan kapal perang telah mengakibatkan beberapa bangunan hancur dan hangus terbakar. Suasana kota Tembilahan sebagai ibukota Kewedanaan Indragiri Hilir dan Markas Komando TNI Kompi III menjadi gelap akibat asap yang berjelaga dari bangunan yang terbakar.
Surat Perintah Operatie Modder. (Sumber foto: Facebook Jon Koteng)
Prajurit TNI Kompi III yang berada dibawah komando Letda Raden Subakri yang memegang kendali wilayah Tembilahan berupaya melakukan perlawanan. Dengan menggunakan senapan mesin 12,7 dan senjata laras panjang menembak ke arah Kapal Perang dan Kapal Patroli Sungai. Tetapi pihak militer Hindia Belanda terus menghujani tembakan beruntun tak henti-hentinya. Pertempuran tidak seimbang yang terjadi, membuat perlawanan TNI menjadi kewalahan untuk mempertahankan kota Tembilahan. Kapal Patroli Sungai RP 107 merapat ke pinggir sungai pada pukul 11.30. Kapal ini mendaratkan  beberapa regu pasukan KNIL untuk menyerang dan menguasai beberapa kubu pertahanan TNI yang ada didalam kota Tembilahan.
.
Pertempuran didarat antara pasukan KNIL dan TNI berlangsung dengan sengit. Tembak menembak silih berganti dilakukan oleh masing-masing pasukan. Lebih kurang tiga jam pertempuran berlangsung. Tembilahan dikepung dari berbagai arah oleh pasukan KNIL. Dengan kekuatan dua Kompi pasukan KNIL yang dikenal dengan julukan Pasukan Gajah Merah membentuk formasi U menyerang Kota Tembilahan. Akhirnya pasukan TNI Kompi III yang dipimpin Letda Raden Subakri menjelang petang harus menyingkir mengundurkan diri dengan kondisi pasukan bercerai berai. Kota Tembilahan sepenuhnya dikuasai pasukan KNIL yang membangun kubu pertahanan bagi Kompi KNIL yang akan ditempatkan.

Menjelang petang Kapal Perang Tidore bersama 3 buah Kapal Patroli Sungai menggandeng tiga buah LCVP tiba  membawa personil KNIL untuk mendarat di Tembilahan. Seharusnya Kapal perang Hr. Ms. Tidore akan bersamaan datang dengan Kapal Perang  Hr. Ms. Batjan yang telah melakukan penyerangan. Akan tetapi karena terjadi kerusakan mesin sebahagian pasukan KNIL dipindahkan dari Kapal Perang Hr. Ms Tidore ke LCVP yang digandeng oleh Kapal Patroli Sungai untuk menuju Tembilahan.

Dalam penyerangan tersebut tidak ada korban jiwa yang dialami penduduk Tembilahan. Informasi adanya penyerangan sudah diketahui lebih awal. Karena pasukan TNI Kompi III Seksi II yang berada di Perigi Raja dengan menggunakan radio komunikasi telah menyampaikan berita bahwa ada iringan Kapal Perang yang masuk menuju ke Tembilahan. Penduduk Tembilahan telah diperintahkan untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. Mereka umumnya mengungsi ke arah Utara dan Barat Kota Tembilahan yaitu antara lain Pekan Kamis, Sungai Raya, Pekan Arba dan Sungai Luar. Sedangkan pimpinan pemerintahan Wedana Militer yang dijabat oleh Jamal Lako Sutan dan Kepala Polisi I Syamsu beserta rombongan mengungsi ke Sungai Junjangan dan selanjutnya ke Sungai Empat.
Kapal Perang Hr. Ms. Batjan. (Sumber foto: Facebook Jon Koteng)
Akibat penyerangan tersebut kota Tembilahan menjadi porak poranda beberapa bangunan terutama yang berada dipinggiran Sungai Indragiri hancur dan terbakar. Pada saat itu Kapal Bakti Racjat Djelata (BRD) 13259 yang dibeli hasil sumbangan masyarakat kewedanaan Tembilahan dari Singapura walaupun telah disamarkan hancur diserang. Kapal tersebut diserahkan kepada Angkatan Lautan Republik Indonesia (ALRI) Batalyon Resimen V untuk dijadikan sebagai Kapal Perang. Namun karena tidak memiliki persenjataan yang lengkap dan memerlukan biaya operasional yang besar maka tidak dapat difungsikan sesuai dengan rencana awal.

Inilah sepenggal kisah Kota Tembilahan dalam masa mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia yang terlupakan.

 

Penulis: Junaidy Ismail
Kadisparporabud Kabupaten Inhil


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:09:29 WIB

TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.

Peristiwa

Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:05:41 WIB

Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.

Peristiwa

Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total

Jumat, 02 Januari 2026 - 19:27:18 WIB

Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.

Peristiwa

Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan

Ahad, 23 November 2025 - 09:38:56 WIB

TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.

Peristiwa

Mobil Terbakar di Tembilahan, Dua Orang Alami Luka Bakar Serius

Jumat, 12 September 2025 - 21:15:15 WIB

Indragiri Hilir, Riau – Sebuah mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi .

Peristiwa

SPPG Minta Maaf, Pastikan Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Inhil Ditangani Hingga Sembuh

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 21:21:10 WIB

TEMBILAHAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kembang menyampaikan permo.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Om Bhabin Milenial Polsek Tembilahan Pantau Pertumbuhan Jagung Warga Dukung Ketahanan Pangan
03 Juni 2026
PT Bumi Palma Lestari Persada Gelar Apel Siaga Karhutla, Perkuat Sinergi Hadapi Ancaman Musim Kemarau
02 Juni 2026
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
27 Mei 2026
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
27 Mei 2026
APINDO Serahkan Bantuan Alat Damkar dan Sembako di Pulau Kijang
24 Mei 2026
Polsek Sungai Batang Nandur Jagung Bersama Kelompok Tani Dukung Swasembada Pangan 2026
23 Mei 2026
Peran Aktif Bhabinkamtibmas Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil di Lahan 1 Hektare
23 Mei 2026
Milad ke-18 UNISI: Menuju Universitas Islam Unggul 2035 dengan Kurikulum Modern dan Penguatan SDM
22 Mei 2026
Polsek Sabak Auh Hadir di Tengah Masyarakat, Bhabinkamtibmas Beri Imbauan Kamtibmas
22 Mei 2026
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
20 Mei 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
  • 2 Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
  • 3 APINDO Serahkan Bantuan Alat Damkar dan Sembako di Pulau Kijang
  • 4 Polsek Sungai Batang Nandur Jagung Bersama Kelompok Tani Dukung Swasembada Pangan 2026
  • 5 Peran Aktif Bhabinkamtibmas Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil di Lahan 1 Hektare
  • 6 Milad ke-18 UNISI: Menuju Universitas Islam Unggul 2035 dengan Kurikulum Modern dan Penguatan SDM
  • 7 Polsek Sabak Auh Hadir di Tengah Masyarakat, Bhabinkamtibmas Beri Imbauan Kamtibmas
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network