Edukasi Soal Sampah Pelastik, Mahasiswa Kukerta UNRI Laksanakan Kegiatan Ecobrick
Kelurahan Benteng, Sungai Batang - Permasalahan lingkungan yang dihadapi oleh masyarakat saat ini telah menyebabkan banyak kerugian, salah satu penyebab dari berbagai permasalahan lingkungan ini adalah sampah yang menggunung. Sampah plastik merupakan sampah yang memiliki jangka waktu penguraian lebih lama dibandingdengan jenis sampah lainnya.
Jenis sampah ini membutuhkan waktu hingga ratusan tahun untuk terurai secara alami. Oleh karena itu, para aktivis lingkungan mencari cara untuk menanggulangi permasalahan tersebut dengan menciptakan ecobrick.

Ecobrick merupakan inovasi pemanfaatan serta pengolahan sampah plastik dengan menggunakan botol plastik yang diisikan potongan sampah plastik hingga padat. Hasil dari padatan sampak plastik tersebut akan menyerupai bata, sesuai dengan arti dari ecobrick itu sendiri yaitu bata ramah lingkungan. Ecobrick dapat dimanfaatkan menjadi berbagai barang fungsional seperti hiasan, furniture, dan kreasi barang lainnya.
Dalam upaya mengatasi permasalahan sampah plastik, Kelompok Mahasiswa Kukerta UNRI Kelurahan Benteng mengedukasi siswa SDN 001 Benteng dan SDN 002 Benteng tentang pembuatan ecobrick.
Kharisma Abadi, salah satu mahasiswa KUKERTA Kelurahan Benteng, menjelaskan bahwa ecobrick ini tidak hanya bermanfaat untuk mengatasi permasalahan lingkungan yang ada, melainkan juga mengasah keterampilan dan kreatifitas sisiwa.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KUKERTA UNRI Kelurahan Benteng membuat hiasan ecobrick berupa tulisan “SD 01” yang dipajang di lapangan SDN 001 Kelurahan Benteng dan tulisan “SD 02” yang ditanam di taman pekarangan SDN 002 Kelurahan Benteng.
“Permasalahan sampah plastik ini merupakan hal yang sepele, namun berbahaya. Kita adalah penggerak, kita adalah penegak. Jika bukan kita yang memulai, siapa lagi. Oleh karena itu, harapannya dengan kami memberikan pemahaman tentang sampah plastik dan cara pemanfaatannya, lingkungan Kelurahan Benteng terutama di SDN 001 dan SDN 002 dapat mengatasi permasalahan sampah plastik yang ada.” Ujar Kharisma, Selasa (13/8/2024).
Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru
Tembilahan – Konferensi Cabang (Konfercab) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Indra.
Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil
Indragiri Hilir – Konferensi Cabang (Konfercab) ke-V GMNI Indragiri Hilir dilaksanakan pada Rab.
Malam Puncak Sosialpreneur Award Jilid 6: Mahasiswa UNISI Sukses Hidupkan Kembali UMKM Lokal
TEMBILAHAN - Malam puncak ajang bergengsi Sosialpreneur Award Jilid 6 Tahun 2025.
Pemuda Inhil Raih Juara di Ajang Internasional PAN-SEA AI Developer Challenge 2025
Prestasi membanggakan kembali hadir dari Indragiri Hilir. Fengkie Junis, pemuda asal Inhil, berha.
Wisuda STIKes Husada Gemilang Tahun Akademik 2024/2025: 58 Lulusan Tenaga Kesehatan Siap Mengabdi
Tembilahan, 27 November 2025 — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Husada G.
GMNI Inhil Gelar Diskusi, Bahas Mengapa Inhil Tidak Masuk PSN Sentra Hilirisai Kelapa Nasional
Indragiri Hilir — DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Indragiri Hilir menggelar .
iKlik Network







