• Ahad, 16 Agustus 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Daerah

Panen Kelapa Masih Labil, Ini Kata DisBun Inhil dan Para Ahli

Juni Liadi Putra

Sabtu, 01 Maret 2025 19:55:20 WIB
Cetak
Panen Kelapa Masih Labil, Ini Kata DisBun Inhil dan Para Ahli

INHILKLIK - Produksi kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diperkirakan masih mengalami penurunan dalam enam bulan ke depan akibat perubahan cuaca yang tidak menentu.

Dinas Perkebunan Inhil mengungkapkan bahwa beberapa fenomena perubahan musim yang telah terjadi pada beberapa waktu yang lalu seperti El Niño yang terjadi di dua tahun kebelakang dan telah berdampak signifikan terhadap hasil panen kelapa, membuat pasokan rutin menjadi tidak pasti.

Kepala Dinas Perkebunan Inhil, Sutarno Wandoyo, menyatakan bahwa perubahan iklim menyebabkan ketidakstabilan dalam produksi kelapa. "Menghadapi musim pancaroba, kami mengimbau para petani untuk menjaga dan merawat kebun dengan baik agar dampak dari cuaca ekstrem dapat diminimalkan," ujarnya.

Salah satu ancaman utama terhadap panen kelapa adalah sistem drainase kebun yang tidak optimal. "Petani harus memperhatikan sistem tata air di kebun mereka, terutama trio tata dan parit, untuk mencegah pendangkalan dan genangan air akibat perubahan cuaca serta pasang laut," tambah Sutarno.
Curah hujan yang tidak menentu juga berdampak pada pertumbuhan dan hasil panen kelapa. Oleh karena itu, Dinas Perkebunan Inhil terus mendorong petani agar menerapkan perawatan kebun yang lebih intensif. "Jika dirawat dengan baik, dampak penurunan produksi bisa ditekan sehingga tidak terlalu signifikan," jelasnya.

Selain itu Sutarno juga menghimbau agar petani tidak memanen kelapa yang masih muda dan belum saatnya.”Jangan sampai karena harga sedang tinggi semua tandan di pohon dipanen. Ini tidak baik bagi keseimbangan dan keberlanjutan budidaya kelapa. Serta  menjadikan petani tidak memiliki simpanan buah kelapa yang memadai untuk penghasilan dalam bulan bulan selanjutnya,” jelas Sutarno.

Dalam Webinar yang diselenggarakan Pusat Riset Tanaman Perkebunan Organisasi Riset Pertanian dan Pangan, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 28 Februari 2025 dengan judul Strategi Peningkatan Produktivitas dan Keberlanjutan Perkebunan Kelapa, beberapa peneliti utama memberikan pandangan mereka mengenai situasi ini.
Prof. Dr. Ir Novarianto Hengky, M.S Peneliti Ahli Utama, Pusat Riset Tanaman Perkebunan - ORPP BRIN, menjelaskan bahwa produktivitas kelapa mengalami penurunan akibat dampak El Niño tahun 2023. "Salah satu akibat dari tahun ini dan tahun 2024 produktivitas kelapa kita menurun, karena pada tahun 2023 terjadi El Niño selama 4-5 bulan, dan efeknya kemarau terhadap tanaman kelapa ini akan berdampak di satu sampai dua tahun. Jadi sekarang produktivitasnya menurun," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan tata air di daerah pasang surut. "Kalau air berlimpah dan pengaturan trio tata airnya tidak diatur dengan baik, akan terjadi genangan, maka kelapa akan mati juga, dan itu sudah terbukti di beberapa perkebunan," tambahnya.

Dr. Ir. Ismail Maskromo, M.Si Peneliti Ahli Utama, Pusat Riset Tanaman Perkebunan - ORPP BRIN, juga membahas dampak El Niño dan La Niña terhadap panen kelapa. "Ini sudah menjadi pola alam, El Niño dan La Niña pasti mempengaruhi karena ada keberlimpahan air dan musim kering. Jika terjadi musim kering dan kekurangan curah hujan, maka akan mempengaruhi produksi kelapa hingga 1,5 hingga 2 tahun ke depan. Sebab, buah kelapa merupakan hasil inisiasi dari proses pembentukan dua tahun sebelumnya," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa beberapa petani di Inhil mengalami penurunan hasil panen yang signifikan. "Informasi terakhir dari petani Inhil, yang biasanya bisa menghasilkan 8.000 butir per hektar, dalam beberapa bulan terakhir hanya menghasilkan sekitar 2.000 butir per hektar. Ini terjadi karena faktor iklim yang sebelumnya dijelaskan," tambahnya.
Dalam materi terkait tantangan rantai pasok kelapa dipaparkan, Ismail Maskromo menegaskan bahwa produksi kelapa mengalami ketidakpastian dalam beberapa bulan ke depan.

Selain faktor iklim yang menghantui hasil produksi kelapa, dalam 3 bulan terakhir Kumbang tanduk menjadi salah satu hama yang paling ditakuti oleh petani kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), serangannya dapat menyebabkan pohon kelapa mati, sehingga berdampak pada hasil panen dan perekonomian petani.
Menurut Kepala Dinas Perkebunan Inhil, Sutarno Wandoyo, menjelaskan bahwa keberadaan hama ini sering kali berkaitan dengan proses peremajaan kelapa. "Jika batang kelapa yang ditebang tidak dikelola dengan baik, maka akan menjadi tempat berkembang biaknya kumbang tanduk," ujarnya.

Sutarno lanjut menjelaskan bahwa salah satu langkah pencegahan yang efektif adalah dengan melakukan perawatan kebun secara rutin. "Lebih baik mencegah daripada mengobati. Selama kebun dirawat dengan baik, hama ini bisa dikendalikan," tambahnya.

Selain itu, terdapat metode khusus dalam peremajaan kelapa agar tidak memicu serangan kumbang tanduk, salah satunya adalah dengan menerapkan sistem barier atau penghalang. "Jangan menebang semua pohon kelapa secara bersamaan. Sisakan sekitar +-100 m (lebih kurang seratus meter) dari pohon yang masih produktif. Setelah dua tahun, baru sisa pohon tersebut bisa ditebang," jelas Sutarno.

Pemerintah Kabupaten Inhil juga mengingatkan agar petani tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena selain melanggar aturan, cara tersebut dapat merusak ekosistem dan memperparah penyebaran hama.
Dengan berbagai upaya mitigasi yang dilakukan, Dinas Perkebunan Inhil berharap para petani dapat menjaga stabilitas hasil panen dan mengurangi dampak ketidakpastian dalam pasokan kelapa di masa mendatang.


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Daerah

Kantah Inhil Siap Dukung Transformasi Pelayanan Pertanahan, Pengukuran dan Balik Nama Makin Cepat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 20:28:20 WIB

Tembilahan — Kantor Pertanahan Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat komi.

Daerah

Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar

Selasa, 07 Juli 2026 - 15:44:00 WIB

SIAK – Jajaran Polsek Sabak Auh terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan.

Daerah

Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan

Senin, 06 Juli 2026 - 14:26:18 WIB

Siak- Polsek Sabak Auh melaksanakan pemantauan panen tanaman jagung pipil di lahan ketahanan pang.

Daerah

Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen

Ahad, 05 Juli 2026 - 14:58:56 WIB

Siak - Jajaran Polsek Sabak Auh melakukan kegiatan pemantauan lahan pertanian jagung pipil yang m.

Daerah

Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa

Jumat, 03 Juli 2026 - 16:40:53 WIB

INHILKLIK.COM - Pemerintah Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, menyalurkan honorarium k.

Daerah

Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:03:55 WIB

Tembilahan – Dalam rangka memperingati Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Pimpinan .

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Kantah Inhil Siap Dukung Transformasi Pelayanan Pertanahan, Pengukuran dan Balik Nama Makin Cepat
14 Agustus 2026
Ketua Komisi IV DPRD Inhil Fasilitasi Pertemuan Guru Besar FTUI, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan Bayi Prematur
04 Agustus 2026
LBH Sri Rakyat Dorong Perlindungan Hukum bagi UMKM, Pelaku Usaha Berhak Dapat Pendampingan Hukum dari Negara
01 Agustus 2026
Peringati Hari Mangrove Sedunia, PT Guntung Idamannusa Tanam 5.000 Bibit Mangrove
26 Juli 2026
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Ketua Komisi IV DPRD Inhil Fasilitasi Pertemuan Guru Besar FTUI, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan Bayi Prematur
  • 2 LBH Sri Rakyat Dorong Perlindungan Hukum bagi UMKM, Pelaku Usaha Berhak Dapat Pendampingan Hukum dari Negara
  • 3 Peringati Hari Mangrove Sedunia, PT Guntung Idamannusa Tanam 5.000 Bibit Mangrove
  • 4 Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
  • 5 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 6 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 7 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network