• Ahad, 05 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Peristiwa

Jadi Budak Nafsu ISIS, Ini Kesaksian Menyedihkan Korban

Redaksi

Rabu, 10 September 2014 22:07:48 WIB
Cetak
Ilustrasi kekerasan. (Shutterstocks)
Ilustrasi

INHILKLIK.COM - Seorang perempuan muda dari kaum minoritas Yazidi mengaku dirinya sedang ditawan oleh militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Lewat sambungan telepon, dirinya menceritakan penderitaannya dijadikan budak pemuas nafsu oleh para militan ISIS.


Mayat – bukan nama aslinya – baru berusia 17 tahun. Ia minta namanya dirahasiakan karena merasa malu atas apa yang ia alami. Ia ditangkap pada tanggal 3 Agustus lalu ketika ISIS menyerang Sinjar, desa tempat tinggalnya di Irak bagian utara. Dia adalah satu dari 40 perempuan etnis Yazidi yang ditawan dan dijadikan budak nafsu para militan ISIS. Tak tanggung-tanggung, setiap hari dirinya dipaksa melayani nafsu bejat mereka.

Perempuan malang itu mengaku ditahan dalam sebuah gedung dengan jendela ditutup rapat dengan penjagaan ketat pengawal bersenjata.

“Saya mohon Anda tidak mempublikasikan nama saya karena saya sangat malu atas apa yang mereka perbuat kepada saya. Ada bagian dari diri saya yang merasa ingin mati saja. Namun ada pula bagian dari diri saya yang berharap saya diselamatkan dan saya diberi kesempatan bertemu dengan orang tua saya sekali lagi,” tutur perempuan tersebut seperti dikutip oleh surat kabar Italia, La Repubblica.

Surat kabar tersebut berhasil mewawancarai si perempuan lewat nomor ponsel yang diberikan oleh orang tuanya di kamp pengungsian. Hingga berita ini diturunkan, perempuan malang itu masih ditahan oleh ISIS.

Kata perempuan itu, para militan awalnya menyita ponselnya dan perempuan-perempuan lainnya. Namun, menurut si perempuan, militan “mengubah strategi” mereka. Mereka mengembalikan ponsel mereka sehingga para perempuan itu bisa menceritakan pada dunia seperti apa kengerian yang mereka alami.

“Untuk menyakiti kami, mereka meminta kami menggambarkan secara rinci kepada orang tua kami, bagaimana mereka memperlakukan kami. Mereka mentertawai kami karena mereka pikir mereka tidak terkalahkan. Mereka menganggap diri mereka manusia super. Namun mereka adalah orang-orang tanpa hati,” terang si perempuan panjang lebar.

“Para penyiksa bahkan tidak mengasihani perempuan-perempuan yang membawa anak-anak kecil bersama mereka. Demikian pula dengan para gadis muda – beberapa perempuan di kelompok tersebut bahkan masih berusia 13 tahun -. Beberapa dari mereka ada yang tidak mampu lagi berkata-kata,” lanjut perempuan itu

Menurut Mayat, para perempuan diperkosa di lantai atas gedung dalam tiga kamar terpisah. Para perempuan tersebut diperkosa, terkadang sampai tiga kali dalam sehari, oleh kelompok lelaki yang berbeda.

“Mereka memperlakukan kami seakan kami budak mereka. Mereka memukul dan mengancam kami ketika kami mencoba menolak. Seringkali saya ingin mereka memukuli saya sampai mati,” katanya.

Mayat menceritakan, sebagian lelaki adalah pejuang muda dari Suriah, sementara sebagian lainnya adalah lelaki tua.

“Jika suatu hari penyiksaan ini berakhir, hidup saya akan selalu dihantui oleh apa yang saya alami beberapa pekan ini. Jika saya selamat sekalipun, saya tidak tahu bagaimana cara saya menghapus kengerian ini dari pikiran saya,” lanjut Mayat.

“Kami sudah meminta mereka menembak kami, tapi kami terlalu berharga bagi mereka. Mereka terus mengatakan kepada kami bahwa kami bukan orang beriman dan kami adalah kepunyaan mereka, seperti rampasan perang. Mereka mengatakan kami seperti kambing yang dibeli di pasar,” sambung perempuan tersebut.

Kini, para perempuan malang itu hanya bisa berharap diselamatkan oleh pasukan anti ISIS dan pasukan internasional.

“Satu-satunya harapan saya adalah agar pasukan peshmerga (militan Kurdi) datang dan menyelamatkan kami. Saya tahu bahwa Amerika mengebom (posisi ISIS). Saya ingin mereka bergegas dan datang bersama-sama karena saya tidak tahu sampai kapan kami bisa bertahan. Mereka sudah membunuh tubuh saya. Kini mereka membunuh jiwa saya,” pungkas perempuan tersebut.

Mayat adalah salah satu pemukim Sinjar, desa yang berada di kaki Gunung Sinjar, tempat pengungsian kaum Yazidi yang dikejar oleh ISIS. Meski banyak yang berhasil selamat, namun tak sedikit pula yang gagal melarikan diri dan jatuh ke tangan ISIS. (Telegraph/Suara)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung

Ahad, 28 Juni 2026 - 11:42:19 WIB

INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.

Peristiwa

Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:52:36 WIB

Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.

Peristiwa

Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:09:29 WIB

TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.

Peristiwa

Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:05:41 WIB

Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.

Peristiwa

Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total

Jumat, 02 Januari 2026 - 19:27:18 WIB

Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.

Peristiwa

Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan

Ahad, 23 November 2025 - 09:38:56 WIB

TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
Om Bhabin Milenial Polsek Tembilahan yang selalu Cek Tanaman Jagung
02 Juli 2026
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
28 Juni 2026
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
27 Juni 2026
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
26 Juni 2026
Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
25 Juni 2026
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
20 Juni 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
18 Juni 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
  • 2 PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
  • 3 Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
  • 4 Pimpinan BRI Tembilahan Sampaikan Ucapan Selamat Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir
  • 5 Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
  • 6 Polsek Sabak Auh Pantau Lahan Jagung Pipil Program Asta Cita, Pertumbuhan Masih Terpantau Baik
  • 7 Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network