PILIHAN
Warga Tembilahan Kembali Tuntut Perbaikan Jalan
Tembilahan (Imhilklik) - Warga Kota Tembilahan yang bermukim di sepanjang jalan Telaga Biru dan Baharuddin Yusuf terus mengeluhkan tidak kunjung diperbaikinya jalan posos kota Tembilahan tersebut, karena sudah lebih dari setahun mereka menghirup debu dari kondisi jalan masih berpasir dan tanah tersebut dan berlumpur jika musim hujan datang.
Berbagai upaya sudah dipernah dilakukan sekitar, sebagai wujud protes terhadap lambannya pelaksanaan perbaikan keduia jalan tersebut, warga juga sudah pernah melakukan aksi pemblokiran, serta dengan menaruh benda dan pohon-pohon di tengah jalan.
Namun apa yang pernah diperbuat warga itu tidak membuat pembuat kebijakan daerah ini untuk menyegerakan perbaikan jalan tersebut. Padahal jalan itu adalah jalan utama menuju kantor Bupati Inhil, sebagai ikon Kota Tembilahan.
"Kondisi jalan seperti ini saya pikir-pikir sudah lebih dari satu tahun, setiap hari khususnya pada musim kemarau, kami yang tinggal di sepanjang jalan ini harus menghirup udara yang penuh debu, parah lagi bagi saya yang jual makanan seperti ini, pembeli tidak mau singgah untuk belanja karena tebalnya debu yang berterbangan jika kendaraan lewat, demikian juga pada musim sekarang ini," ungkap Edo, Kamis (5/9).
Hal senada juga disampaikan Eka (30) seorang pedagang di jalan Baharuddin Yusuf yang meminta agar pemerintah segera melakukan perbaikan ruas jalan tersebut. Sehingga, kondisi saat ini tidak berlarut-larut dan bisa menyulut aksi warga yang tidak diinginkan, apalagi dagangannya menjadi tidak laku karena adanya debu waktu cuaca panas dan dikepung lumpur jika huja datang.
"Kita minta kepada pemerintah untuk memulai perbaikan jalan ini secepatnya, kita sudah banyak dirugikan dengan kondisi ini," tegasnya. (riautrust)
Berbagai upaya sudah dipernah dilakukan sekitar, sebagai wujud protes terhadap lambannya pelaksanaan perbaikan keduia jalan tersebut, warga juga sudah pernah melakukan aksi pemblokiran, serta dengan menaruh benda dan pohon-pohon di tengah jalan.
Namun apa yang pernah diperbuat warga itu tidak membuat pembuat kebijakan daerah ini untuk menyegerakan perbaikan jalan tersebut. Padahal jalan itu adalah jalan utama menuju kantor Bupati Inhil, sebagai ikon Kota Tembilahan.
"Kondisi jalan seperti ini saya pikir-pikir sudah lebih dari satu tahun, setiap hari khususnya pada musim kemarau, kami yang tinggal di sepanjang jalan ini harus menghirup udara yang penuh debu, parah lagi bagi saya yang jual makanan seperti ini, pembeli tidak mau singgah untuk belanja karena tebalnya debu yang berterbangan jika kendaraan lewat, demikian juga pada musim sekarang ini," ungkap Edo, Kamis (5/9).
Hal senada juga disampaikan Eka (30) seorang pedagang di jalan Baharuddin Yusuf yang meminta agar pemerintah segera melakukan perbaikan ruas jalan tersebut. Sehingga, kondisi saat ini tidak berlarut-larut dan bisa menyulut aksi warga yang tidak diinginkan, apalagi dagangannya menjadi tidak laku karena adanya debu waktu cuaca panas dan dikepung lumpur jika huja datang.
"Kita minta kepada pemerintah untuk memulai perbaikan jalan ini secepatnya, kita sudah banyak dirugikan dengan kondisi ini," tegasnya. (riautrust)
BERITA LAINNYA +INDEKS
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
TULIS KOMENTAR +INDEKS
iKlik Network







