• Jumat, 24 April 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Peristiwa

Setiap tahun, 4.000 Orang Datang ke Riau Jadi Petani

Redaksi

Senin, 02 September 2013 23:35:00 WIB
Cetak
http://www.bisnis.com/thumb/300x225/0/uploads/images/130603_bawangmerah-petani.jpgPekanbaru (Inhilklik) —Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat setiap tahun ada sekitar 4.000 orang datang ke Provinsi Riau untuk menjadi petani.

Hal itu terungkap dalam hasil Sensus Pertanian 2013.

Kepala BPS Provinsi Riau Mawardi Arsyad mengatakan berbeda dengan hasil sensus nasional yang menyatakan jumlah petani turun, di Riau justru naik.

Berdasarkan hasil sensus, jumlah rumah tangga usaha pertanian di Provinsi Riau naik 41.000 dari 540.000 rumah tangga pada 2003, menjadi 581.000 rumah tangga pada 2013. Artinya, rata-rata ada peningkatan per tahun sebesar 0,81%.

“Di Riau jumlah rumah tangga usaha pertanian mengalami kenaikan 41.000 rumah tangga selama 10 tahun [2003—2013], atau kedatangan petani sekitar 4.000 orang setiap tahunnya,” ujarnya dalam paparan di kantornya, Senin (2/9/2013).

Mawardi mengatakan yang dimaksud rumah tangga usaha pertanian ini belum tentu petani itu adalah pekerjaan utamanya. Menurutnya, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki usaha pertanian juga masuk kategori ini.

“Tapi sebenarnya secara proporsi, jumlah petani menurun karena pertumbuhan penduduk di Riau itu 3,4% per tahun, sedangkan pertumbuhan petani hanya 0,81% per tahun,” tambahnya.
Adapun Kabupaten Indragiri Hilir (98.000 rumah tangga), Kampar (77.000 rumah tangga), dan Rokan Hilir (69.000 rumah tangga) merupakan tiga kabupaten dengan urutan teratas yang memiliki jumlah rumah tangga usaha pertanian terbanyak.

Sementara itu, Kota Pekanbaru ternyata merupakan wilayah yang paling sedikit jumlah rumah tangga usaha pertaniannya, yaitu hanya 11.000 rumah tangga tani.

Selanjutnya, hasil sensus juga mengungkapkan bahwa pada Mei 2013, di Riau ada 270 perusahaan pertanian berbadan hukum (naik dari 177 pada 2003) serta 99 usaha pertanian lainnya.

Jumlah perusahaan pertanian berbadan hukum terbanyak ada di Kabupaten Rokan Hulu (38 perusahaan) dan yang paling sedikit ada di Kabupaten Kepulauan Meranti (2 perusahaan). Sedangkan, usaha pertanian lainnya yang terbanyak ada di Kabupaten Rokan Hulu juga (27 unit usaha).

Masih berdasarkan hasil sensus, populasi sapi dan kerbau di Riau pada Mei 2013 tercatat sebanyak 205.000 ekor, turun 30.000 ekor atau turun 6,6% dibandingkan dengan hasil pendataan sapi potong, sapi perah, dan kerbau (PSPK) 2011 sebanyak 235.000 ekor.

Berdasarkan wilayahnya, kabupaten/kota dengan sapi dan kerbau terbanyak adalah di Kabupaten Kampar (40.000 ekor), Kabupaten Kuantan Singingi (37.000 ekor), dan Kabupaten Rokan Hulu (35.000 ekor).
Sementara itu, kabupaten dengan sapi dan kerbau paling sedikit adalah Kabupaten Kepulauan Meranti dengan jumlah populasi hanya 3.000 ekor.  (bisnis.com)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Peristiwa

Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total

Jumat, 02 Januari 2026 - 19:27:18 WIB

Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.

Peristiwa

Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan

Ahad, 23 November 2025 - 09:38:56 WIB

TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.

Peristiwa

Mobil Terbakar di Tembilahan, Dua Orang Alami Luka Bakar Serius

Jumat, 12 September 2025 - 21:15:15 WIB

Indragiri Hilir, Riau – Sebuah mobil Honda Mobilio dengan nomor polisi .

Peristiwa

SPPG Minta Maaf, Pastikan Semua Korban Dugaan Keracunan MBG di Inhil Ditangani Hingga Sembuh

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 21:21:10 WIB

TEMBILAHAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kembang menyampaikan permo.

Peristiwa

Wujud Implementasi BCM, BRI BO Gunungsitoli Gelar Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran

Jumat, 09 Mei 2025 - 11:55:51 WIB

Gunungsitoli - Kegiatan Business Continuity Management (BCM) menjadi hal yang kr.

Peristiwa

Warga Asahan Kini Semakin Mudah Bayar Tagihan PDAM Tirta Silaupiasa Dengan BRImo

Kamis, 08 Mei 2025 - 22:40:03 WIB

Kisaran | PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berinovasi memberikan pe.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
‎Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru
23 April 2026
Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil
22 April 2026
Dinas Perikanan Inhil Sudah Keluarkan 551 Rekomedasi Aplikasi XSTAR untuk Nelayan, Dorong Subsidi BBM Tepat Sasaran
21 April 2026
DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
18 April 2026
Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
17 April 2026
PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
14 April 2026
Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
09 April 2026
DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
31 Maret 2026
PT RSUP Sigap Tangani Karhutla di Labuan Bilik Inhil
31 Maret 2026
Kadis Koperindag Inhil Angkat Bicara soal Lonjakan Harga Ayam dan Daging Jelang Lebaran ‎
20 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 ‎Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru
  • 2 Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil
  • 3 Dinas Perikanan Inhil Sudah Keluarkan 551 Rekomedasi Aplikasi XSTAR untuk Nelayan, Dorong Subsidi BBM Tepat Sasaran
  • 4 DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
  • 5 Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
  • 6 PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
  • 7 Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network