• Sabtu, 18 April 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Dunia

Begini Agen-agen Pembunuh Korut Beraksi di Luar Negeri

Redaksi

Kamis, 16 Februari 2017 17:01:44 WIB
Cetak
Begini Agen-agen Pembunuh Korut Beraksi di Luar Negeri
Ilustrasi agen intelijen Korea Utara di Ibu Kota Pyongyang. (REUTERS/Damir Sagolj)

INHILKLIK.COM - Kim Jong-nam (45) meregang nyawa setelah diduga disuntik dengan racun oleh agen Korea Utara di Bandara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia, Senin, 13 Februari kemarin.

Ia diketahui hidup jauh dari sorotan publik dan banyak menghabiskan waktu di luar negeri, terutama Makau dan China. Jong-nam memang terkenal suka berhura-hura dan mempermalukan pemerintahan Korea Utara.

Menurut stasiun berita BBC, Kamis 16 Februari 217, pengerahan agen Korea Utara untuk menyerang sasaran-sasaran di luar negeri, bukan pertama kali terjadi. Berikut operasi intelijen 'saudara kandung' Korea Selatan ini yang sempat membuat geger:

Serangan ke 'Rumah Biru'

Pada 17 Januari 1968, Unit Khusus 124 Korea Utara memasuki kawasan demilitarisasi (DMZ) dengan cara memotong pagar berduri. Sebanyak 31 pasukan komando dikirim untuk membunuh Presiden Korea Selatan, Jenderal Park Chung-Hee.

Empat hari kemudian mereka berhasil memasuki Istana Presiden atau biasa disebut Rumah Biru. Namun, sekitar 100 meter penyusupan mereka diketahui Polisi Korea Selatan.

Baku tembak pun berlangsung. Alhasil, 90 warga sipil Korea Selatan dan 29 pasukan komando Korea Utara tewas. Hanya dua yang selamat, di mana seorang berhasil melarikan diri ke Koreta Utara dan seorangnya lagi ditangkap.

Upaya Pembunuhan Presiden Park

Lagi-lagi, Park Chung-hee menjadi target utama Korea Utara. Adalah Mun Se-gwang, seorang warga Korea Selatan yang propemerintah Pyongyang yang tinggal di Jepang, berupaya membunuh ayah dari Presiden Korea Selatan terguling saat ini, Park Geun-hye.

Kejadian itu pada 15 Agustus 1974. Saat Park memberikan pidato, Mun melepas tembakan dengan menggunakan pistol yang dicurinya dari Kantor Polisi di Osaka, Jepang.

Namun, upayanya gagal dan saat berupaya melarikan diri ia melepas tembakan yang mengenai istri Park, Yuk Young-soo, yang kemudian meninggal dunia di rumah sakit.

Akhirnya, Mun dieksekusi hukuman gantung di penjara di ibu kota Seoul, empat bulan setelah ditangkap.

Pengeboman Yangon, Myanmar

Pada 9 Oktober 1983, Presiden Korea Selatan, Chun Doo-hwan, sedang dalam lawatan resmi ke Yangon, yang masih menjadi ibu kota Myanmar sebelum pindah ke Naypyidaw.

Di sana ia akan meletakkan karangan bunga di Taman Makam Pahlawan untuk mengenang Aung San - pendiri Myanmar yang juga ayah dari Daw Aung San Suu Kyi.

Namun, sebuah bom yang disembunyikan di atap taman makam meledak sebelum Presiden Chun tiba dan menewaskan 21 orang, termasuk empat Menteri Korea Selatan, dan melukai 46 lainnya. Presiden Chun selamat karena iring-iringan mobilnya terhambat macet.

Aparat keamanan Mynamar mengidentifikasi tiga agen Korea Utara yang melakukan serangan setelah menerima bahan peledak lewat misi diplomatik negeri itu. Dua agen berhasil ditangkap dan satu tewas ditembak.

Bom di Maskapai Penerbangan Korea

Pesawat Maskapai Penerbangan Korean Air dengan nomor penerbangan 858 sedang dalam perjalanan rutinnya dari Baghdad, Irak, ke Seoul, Korea Selatan, pada 29 November 1987. Namun, pesawat yang membawa 115 awak dan penumpang itu tidak pernah tiba di tujuannya karena meledak di atas Laut Andaman.

Penyelidikan menyimpulkan bom ditaruh di tempat penyimpanan sampah di kabin penumpang oleh agen Korea Utara. Kedua pengebom ditelusuri hingga ke Bahrain dan seorang agen bunuh diri dengan menelan kapsul sianida yang disembunyikan di dalam sebatang rokok ketika akan ditangkap.

Agen lainnya dibawa ke Korea Selatan dan belakangan mengakui bahwa upaya mereka adalah ingin menggagalkan Olimpiade Seoul 1988. Dia dijatuhi hukuman mati namun belakangan dimaafkan.

Pembunuhan Diplomat

Seorang diplomat Korea Selatan, Choi Duk-keun, ditemukan tewas karena dipukuli dengan benda keras, namun ada dua lubang seukuran pensil yang menjadi petunjuk ada zat yang dimasukkan secara paksa ke dalam tubuhnya. Jenazahnya ditemukan di Vladiwostok, Rusia, pada 1 Oktober 1996.

Kisruh Keluarga

Yi Han-yong - sepupu dari ibu Kim Jong-am, Sung Hye-rim- ditembak mati pada 26 Februari 1997 di luar rumahnya di Bundang, Korea Selatan.

Pihak berwenang Korea Selatan tidak berhasil menangkap tersangka kedua penyerangnya, yang diduga merupakan anggota pasukan khusus militer Korea Utara dari jenis peluru yang digunakan.

Han-yong membelot ke Korea Selatan sejak 1982 dan menerbitkan memoarnya yang mengungkapkan kehidupan pribadi keluarga Kim, yang dianggap menjadi pemicu pembunuhannya.

Sedangkan Hye-rim adalah kekasih Kim Jong-il, yang juga ayah Kim Jong-un sekaligus calon pengganti Kim Il-sung. (viva)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Potensi Bitcoin Capai Rekor Baru di Tengah Kenaikan Data Ekonomi AS

Ahad, 15 Desember 2024 - 11:41:09 WIB

INHILKLIK - Bitcoin (BTC) dinilai memiliki peluang besar untuk mencapai level tertinggi baru, sei.

Dunia

Harga Minyak Naik Seiring Sanksi Baru terhadap Rusia dan Iran

Sabtu, 14 Desember 2024 - 11:32:41 WIB

INHILKLIK - Harga minyak naik 2% ke level tertinggi dalam 3 minggu pada perdagangan Jumat (13/12/.

Dunia

Harga Emas Dunia Turun Dibebani Imbal Hasil Obligasi AS

Jumat, 06 Desember 2024 - 10:56:36 WIB

INHILKLIK - Harga emas dunia melemah pada Kamis (5/12/2024) seiring kenaikan imbal hasil obligasi.

Dunia

Harga Emas Anjlok 3 Persen, Dipicu Berita Gencatan Senjata Israel-Hezbollah dan Bessent

Selasa, 26 November 2024 - 10:10:47 WIB

INHILKLIK - Harga emas turun lebih dari 3% pada Senin (25/11), mengakhiri reli lima sesi yang mem.

Dunia

Pertama Kali Terjadi dalam 130 Tahun, Gunung Fuji Kehilangan Lapisan Saljunya

Kamis, 07 November 2024 - 09:52:57 WIB

INHILKLIK - Gunung Fuji yang ikonis di Jepang, dikenal karena lapisan saljunya yang selalu bertah.

Dunia

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp15.840, Terpukul Sentimen Pilpres AS dan Kenaikan Dolar

Rabu, 06 November 2024 - 11:43:35 WIB

INHILKLIK - Mata uang rupiah dibuka melemah ke posisi Rp15.840 per dolar Amerika Serikat (AS) pad.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
17 April 2026
PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
14 April 2026
Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
09 April 2026
DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
31 Maret 2026
PT RSUP Sigap Tangani Karhutla di Labuan Bilik Inhil
31 Maret 2026
Kadis Koperindag Inhil Angkat Bicara soal Lonjakan Harga Ayam dan Daging Jelang Lebaran ‎
20 Maret 2026
PT BumiPalma LestariPersada Gelar Bazar Murah Minyak Goreng di 4 Kecamatan Inhil
18 Maret 2026
Pemdes Sungai Intan Gelar Patroli Poskamling, Ciptakan Keamanan dan Ketertiban di Bulan Ramadhan
12 Maret 2026
Merajut Kepedulian Ramadan, PT Pulau Sambu di Kuala Enok & YBDA Santuni Anak Yatim
11 Maret 2026
Safari Ramadhan PT Guntung Idamannusa Berbuka Puasa Bersama Anak Yatim dan Berbagi 180 Paket Sembako
09 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
  • 2 Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
  • 3 DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
  • 4 PT RSUP Sigap Tangani Karhutla di Labuan Bilik Inhil
  • 5 Kadis Koperindag Inhil Angkat Bicara soal Lonjakan Harga Ayam dan Daging Jelang Lebaran ‎
  • 6 PT BumiPalma LestariPersada Gelar Bazar Murah Minyak Goreng di 4 Kecamatan Inhil
  • 7 Pemdes Sungai Intan Gelar Patroli Poskamling, Ciptakan Keamanan dan Ketertiban di Bulan Ramadhan
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network