Mencoba Membacok Petugas, DPO Narkoba Di Tembak Mati
INHILKLIK.COM, ROHIL - Seorang residivis Narkoba kambuhan bernama ZE (33thn) seorang warga dari Kepulauan Bantaian Kecamatan Batu Hampar Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau akhirnya harus mengakhiri hidupnya di ujung proyektil peluru senjata karena berusaha membacok petugas yang akan menangkapnya sekira pukul 15.30 wib kemaren (16/03/2017).
Dijelaskan via telepon oleh Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK, MM yang sedang mengikuti tugas kedinasan Bid Humas di Div Humas Mabes Polri Jakarta bahwa tersangka ini adalah pemain lama Narkoba yang udah bolak balik di penjara. Pada saat kejadian yakni pada hari Kamis kemaren (16/03/2017) sekira pukul 15.00 wib Kapolsek Batu Hampar, Ipda M Sijabat mendapat informasi dari keluarga tersangka bahwa ZE yang merupakan DPO Tindak Pidana Narkoba sedang berada di seputar wilayah Kepulauan Bantaian dan diketahui di kediaman Rumah Sdr OT yang merupakan abang ipar tersangka ZE. Menindak lanjuti info tersebut, Sijabat dan Team Opsnal Polsek Batu Hampar memimpin langsung penggeledahan dan penangkapan.
Pada saat penggeledahan sang DPO melakukan perlawanan pada petugas. Ia mengunci dirinya dan tidak mau keluar kamar. "Petugas kita sudah membujuk agar dia menyerahkan diri dan tentu akan diperlakukan sesuai hak haknya sebagai seorang tersangka" ujar Guntur.
Namun demikian ternyata ajukan pesuasif ini tidak ditanggapi, Sementara di kamar tersangka ZE ini sudah membekali dirinya dengan sebilah parang, Soal sebilah parang ini diketahui oleh petugas karena memang sudah diberi tahu oleh informan sehingga petugas Opsnal lebih waspada dan menjaga jarak atas bahaya ini.
Setelah dibujuk tidak mempan petugas memutuskan untuk mendobrak pintu kamar tersebut dan bersiaga dengan kemungkinan terburuk perlawanan dari tersangka, Namun kemungkinan terburuk memang terjadi, Pada saat pintu di dobrak, tersangka langsung menyerang dengan sebilah parang.
Melihat bahaya yang mengancam petugas Opsnal dari jarak dekat (sekira satu meter saja) yang tak lagi dapat dielakkan, maka aparat tak punya pilihan lain dan menembak tersangka dan menyebabkan ZE tersungkur dan tewas. Sesuai prosedur Undang Undang, petugas kemudian membawa korban ke Puskesmas Batu Hampar namun nyawanya tak dapat tertolong.
Dengan didampingi oleh pejabat dari Polres Rokan Hilir yakni Kasat Intelkam, Kasat Narkoba, Kapolsek Rimba Melintang, KBO Narkoba Polres Rohil kemudian jenazah korban diserahkan pada pihak keluarga. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari ekses negatif dari penyebar issue bahwa korban sengaja dibunuh aparat.
Dalam keterangan terpisah, Paur Humas Polres Rokan Hilir, Aiptu Pangeran Cherry mengatakan pada awak tribratanewsriau.com bahwa keluarga sudah dikunjungi oleh aparat Polres dan mereka menerima dengan lapang dada tentang kejadian yang menimpa salah satu anggota keluarganya ini. (wrc)
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
Gagalkan 19 Kg Sabu di Reteh, 6 Personel Polres Inhil Dapat Penghargaan
Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan upacar.
Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 Dimulai, Polres Inhil Sasar 7 Pelanggar Lalin
INHIL - Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora memimpin langsung Apel Pasukan Operasi .
Kejari Inhil Tetapkan Unsur Pimpinan Baznas sebagai Tersangka Korupsi Program Paket Premium Ramadhan 2024
Tembilahan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir (Inhil) menetapkan .
GMNI Inhil Ajukan Permohonan Hearing ke Kejari Tembilahan, Soroti Dugaan Korupsi di KPUD
Tembilahan — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia .
iKlik Network







