• Jumat, 02 Oktober 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Edukasi

School For Justice, Sekolah Di India Yang Mendidik Korban Perdagangan Manusia Jadi Seorang Pengacara

Redaksi

Rabu, 19 April 2017 20:47:14 WIB
Cetak
School For Justice, Sekolah Di India Yang Mendidik Korban Perdagangan Manusia Jadi Seorang Pengacara

INHILKLIK.COM, INDIA - School for justice. Sekolah untuk keadilan. Slogan kuat itu emang lagi dibutuhin banget sama India. Wajar, soalnya India sering disebut sebagai negara dengan kasus perdagangan manusia terbesar di dunia. Meskipun belom diketahui angkat pastinya, PBB memperkirakan ada sekitar 3 juta korban perdagangan manusa di India. Mirisnya, dari angka tersebut, sekitar 40 persennya kemudian jadi pekerja seks komersial. Sebagian besar korbannya berasal dari etnis minoritas dan kasta yang lebih rendah.

Berdasarkan data dari Free A Girl Movement, beberapa orang yang ditangkap karena kasus perdagangan manusia justru malah bebas karena kurangnya bukti di pengadilan. Berdasarkan hal tersebut, berdirilah School of Justice atau Sekolah Keadilan yang didirikan pada tanggal 6 April 2017 lalu di India.

Sekolah ini mengkhususkan diri buat mengajari para korban perdagangan manusia buat menjadi seorang pengacara.  Salah satu tujuan sekolah ini adalah agar para perempuan bisa menggunakan posisi tawar mereka buat menuntut keadilan.

“Menjadi pengacara adalah mimpi saya, dan  menghadirkan keadilan bagi mereka yang bertanggungjawab atas perdagangan bebas ini,” kata Lata, salah satu siswa yang juga pernah jadi korban perdagangan manusia. “Saya ingin menghukum dia yang melakukan ini terhadap saya,” kata Lata

Sekolah ini sendiri merupakan hasil kerjasama antara Free A Girl Movement, sebuah organisasi Internasional yang concern dengan isu perdagangan manusia, dengan salah satu sekolah hukum bergengsi di India.

Nantinya, selama menempuh studi di sekolah ini, para siswi akan akan tinggal di sebuah asrama yang disediakan oleh pihak sekolah. Nggak hanya itu, nama mereka juga akan tetap dirahasiakan demi menjaga keamanan mereka.

Di tahun pertamanya, ada sekitar 19 perempuan yang bergabung di sekolah ini. Semuanya berusia antara 19 hingga 26 tahun, mereka mengambil kelas buat menempuh ujian hukum serta menerima bimbingan dan pendampingan buat memastikan keberhasilan mereka.

Para siswi ini diharapkan bisa merampungkan pendidikan mereka dalam kurun waktu lima hingga enam tahun, dengan gelar seorang Sarjana Hukum dengan fokus studi kasus eksploitasi dan komersialisasi perempuan.

“Mereka adalah perempuan-perempuan yang punya pengalaman, trauma, serta kehidupan yang nggak pernah mereka bayangkan sebelumnya,” kata Bas Korsten salah satu seorang pecetus proyek ini. “Mereka bertekad menjadi pengacara, buat mengadili penjahat yang pernah menjerumuskan mereka,” jelas Korsten. (hgi)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Edukasi

Semarak MOKA 2026, STIKes Husada Gemilang Sambut Generasi Baru Sekaligus Peringati Dies Natalis ke-5 dan Maulid Nabi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:31:20 WIB

TEMBILAHAN - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Husada Gemilang menyambut mahasiswa baru Tahu.

Edukasi

Selain Boleh Offline, Sistem Penerimaan Murid Baru di Inhil kini Diperpanjang

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:51:23 WIB

TEMBILAHAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar ra.

Edukasi

‎Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru

Kamis, 23 April 2026 - 19:11:42 WIB

‎Tembilahan – Konferensi Cabang (Konfercab) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Indra.

Edukasi

Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil

Rabu, 22 April 2026 - 22:03:48 WIB

Indragiri Hilir – Konferensi Cabang (Konfercab) ke-V GMNI Indragiri Hilir dilaksanakan pada Rab.

Edukasi

Malam Puncak Sosialpreneur Award Jilid 6: Mahasiswa UNISI Sukses Hidupkan Kembali UMKM Lokal

Senin, 15 Desember 2025 - 17:52:03 WIB

TEMBILAHAN - Malam puncak ajang bergengsi Sosialpreneur Award Jilid 6 Tahun 2025.

Edukasi

Pemuda Inhil Raih Juara di Ajang Internasional PAN-SEA AI Developer Challenge 2025

Sabtu, 29 November 2025 - 12:55:49 WIB

Prestasi membanggakan kembali hadir dari Indragiri Hilir. Fengkie Junis, pemuda asal Inhil, berha.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
28 September 2026
BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
26 September 2026
Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
19 September 2026
PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
19 September 2026
PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
17 September 2026
PT GIN, Sambu Group dan Oscar Group Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Islamic Center Inhil
17 September 2026
PT GIN Serahkan Sarana Damkar dan 280 Kotak Masker untuk Cegah ISPA di Tiga Kecamatan
15 September 2026
Serapan Pasar Melemah, DPRD Riau Melihat Langsung Produk Kelapa Menumpuk di Gudang SAMBU Group
11 September 2026
PT GIN Salurkan 313 Botol Vitamin Kelapa untuk Tingkatkan Produksi Petani di Desa Bantayan
09 September 2026
Bantu Tangani Karhutla di Lahan Masyarakat Belantaraya, PT GIN Kerahkan Tim dan Peralatan Pemadam
02 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
  • 2 BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
  • 3 Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
  • 4 PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
  • 5 PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
  • 6 PT GIN, Sambu Group dan Oscar Group Komitmen Dukung Percepatan Pembangunan Islamic Center Inhil
  • 7 PT GIN Serahkan Sarana Damkar dan 280 Kotak Masker untuk Cegah ISPA di Tiga Kecamatan
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network