Keluarga Akui Pelaku Penusukan Anggota Brimob Bernama Mulyadi
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Guna mengidentifikasi pelaku penusukan dua anggota Brimob di Masjid Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Mabes Polri juga menerjunkan tim Inafis. Sidik jari dan DNA pelaku telah diambil oleh tim Inafis.
"Proses identifikasi, telah diambil sidik jari dan DNA," kata Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Jakarta, Sabtu (1/7/2017).
Nantinya, hasil identifikasi itu akan dicocokan dengan anggota keluarga pelaku. Polisi sendiri telah meminta keterangan dari kakak dan kakak ipar pelaku.
"Ini akan dicocokkan dengan anggota keluarganya. Mereka (kakak dan kakak ipar pelaku) mengakui dan mengenal pelaku adalah Mulyadi," kata dia.
Nama Mulyadi sendiri sebelumnya tertera dalam KTP lama yang ditemukan didalam saku celana pelaku. Akan tetapi setelah dilakukan pengecekan di alamat yang tertera dalam KTP, alamat itu merupakan tempat tinggal kakak iparnya.
Sementara lanjut Setyo, foto yang tercantum dalam KTP yang ditemukan tidak identik dengan wajah pelaku. Sebab itu, polisi melakukan identifikasi sidik jari dan DNA pelaku yang diakurasikan dengan pihak keluarga, untuk memastikan identitas pelaku yang disebut-sebut bekerja sebagai pedagang kosmetik di Pasar Roxy Bekasi.
"Foto yang tercantum tidak identik dengan wajah pelaku," tandasnya.
Dua anggota Brimob yakni, AKP Dede Suhamti dan Bripka Syaiful Bakhtiar sebelumnya menjadi korban menusukan oleh seorang pria tak dikenal. Pristiwa itu terjadi sesaat setelah keduanya menjalani ibadah solat Isya sekitar pukul 19.40 WIB di Masjid Falatehan, Jakarta Selatan, Jumat (30/6/2017).
Saat melakukan penyerangan, pelaku menggunakan pisau sangkur. Pelaku melarikan diri ke arah Terminal Blok M setelah melakukan penusukan terhadap dua anggota Brimob tersebut.
Saat mencoba melarikan diri, pelaku juga sempat mengancam anggota Brimob lainnya. Pelaku akhirnya ditembak mati setelah sebelumnya mengabaikan tembakan peringatan. (r24)
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







