• Jumat, 16 Oktober 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Dunia

Anak-anak Rohingya Dipenggal

Redaksi

Ahad, 03 September 2017 07:53:33 WIB
Cetak
Anak-anak Rohingya Dipenggal
Para warga Rohingya terdampar di Teknaf, Bangladesh, yang berbatasan dengan Rakhine, Myanmar, 1 September 2017. Foto/REUTERS/Mohammad Ponir Hossain

INHILKLIK.COM, BANGKOK - Para korban selamat dalam kekerasan di Rakhine mengungkap bahwa ”pembersihan” etnis Rohingya sedang berlangsung oleh tindakan brutal pasukan keamanan Myanmar. Salah seorang saksi mengaku dua kepnoakannya yang masih anak-anak dieksekusi penggal.

Seorang saksi berusia 41 tahun mengatakan kepada kelompok pemantau HAM, Fortify Rights, bahwa dia menemukan saudara dan anggota keluarga yang lainnya di sebuah lapangan setelah serangan oleh pasukan keamanan Myanmar di Desa Chut Pyin, Kota Ratheduang.

”Mereka memiliki bekas luka di tubuh akibat peluru dan beberapa luka lainnya,” kata saksi yang identitasnya dilindungi tersebut.

”Dua keponakan saya, kepala mereka dipenggal, yang satu berusia enam tahun dan yang lainnya berusia sembilan tahun. Kakak ipar saya juga ditembak dengan pistol,” lanjut saksi.

Seorang korban selamat berusia 27 tahun dari desa tersebut mengungkap kebrutalan serupa kepada Fortify Rights.”Beberapa orang dipenggal dan banyak yang dipotong ketika kita melihat itu, kita baru saja kehilangan rumah,” katanya.

”Situasinya mengerikan,” kata Matthew Smith, Kepala Eksekutif Fortify Rights, seperti dilansir The Sydney Morning Herald, Sabtu (2/9/2017).

Pemerintah dan militer Myanmar mengatakan hampir 400 orang tewas dalam bentrokan sejak kelompok militan Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA) menyerang 30 pos polisi pada 25 Agustus, yang menewaskan 12 petugas.

Tapi, para pemantau HAM tak percaya dengan data itu. Mereka meyakini korban jiwa, terutama dari kelompok minoritas Rohingya mencapai ribuan.

Pasukan keamanan Myanmar menanggapi serangan kelompok militan dengan tindakan brutal brutal yang mereka sebut ”operasi pembersihan” yang memaksa hampir 40.000 orang Rohingya melarikan diri ke perbatasan dengan Bangladesh dalam seminggu terakhir.

Human Rights Watch mengatakan pada hari Sabtu bahwa citra satelit baru menunjukkan ratusan bangunan telah hancur selama seminggu terakhir, termasuk penghancuran total sebuah desa.

Kelompok yang bermarkas di New York tersebut mengatakan bahwa banyak pengungsi yang melarikan diri dari desa-desa di Rakhine, yang menampung 1,1 juta orang tanpa kewarganegaraan dan teraniaya. Para pengungsi mengatakan bahwa tentara dan polisi Myanmar membakar rumah mereka dan menyerang penduduk desa.

Banyak dari mereka yang tiba di perbatasan Bangladesh dengan luka tembak dan luka akibat serangan lainnya. Bangladesh menolak membuka pos perbatasannya, yang menyebabkan sekitar 20.000 orang Rohingya terdampar.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa  (PBB) Antonio Guterres telah mendesak militer Myanmar menahan diri. Dia memperingatkan bahwa situasi di Rakhine berpotensi menjadi malapetaka kemanusiaan. (Sindonews)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Potensi Bitcoin Capai Rekor Baru di Tengah Kenaikan Data Ekonomi AS

Ahad, 15 Desember 2024 - 11:41:09 WIB

INHILKLIK - Bitcoin (BTC) dinilai memiliki peluang besar untuk mencapai level tertinggi baru, sei.

Dunia

Harga Minyak Naik Seiring Sanksi Baru terhadap Rusia dan Iran

Sabtu, 14 Desember 2024 - 11:32:41 WIB

INHILKLIK - Harga minyak naik 2% ke level tertinggi dalam 3 minggu pada perdagangan Jumat (13/12/.

Dunia

Harga Emas Dunia Turun Dibebani Imbal Hasil Obligasi AS

Jumat, 06 Desember 2024 - 10:56:36 WIB

INHILKLIK - Harga emas dunia melemah pada Kamis (5/12/2024) seiring kenaikan imbal hasil obligasi.

Dunia

Harga Emas Anjlok 3 Persen, Dipicu Berita Gencatan Senjata Israel-Hezbollah dan Bessent

Selasa, 26 November 2024 - 10:10:47 WIB

INHILKLIK - Harga emas turun lebih dari 3% pada Senin (25/11), mengakhiri reli lima sesi yang mem.

Dunia

Pertama Kali Terjadi dalam 130 Tahun, Gunung Fuji Kehilangan Lapisan Saljunya

Kamis, 07 November 2024 - 09:52:57 WIB

INHILKLIK - Gunung Fuji yang ikonis di Jepang, dikenal karena lapisan saljunya yang selalu bertah.

Dunia

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp15.840, Terpukul Sentimen Pilpres AS dan Kenaikan Dolar

Rabu, 06 November 2024 - 11:43:35 WIB

INHILKLIK - Mata uang rupiah dibuka melemah ke posisi Rp15.840 per dolar Amerika Serikat (AS) pad.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
PKB Inhil akan Gelar Pengukuhan Pengurus, Orientasi Politik dan Mukercab 2026–2031
15 Oktober 2026
Aliansi Masyarakat dan Telkom Bertemu, Siap Dukung Penertiban Infrastruktur di Inhil
14 Oktober 2026
Dukung Ekonomi Petani, PT GIN Salurkan 1.000 Bibit Kelapa di Simpang Kateman
13 Oktober 2026
PT GIN Hadir untuk Pendidikan, 270 Siswa Terima Bantuan Seragam dan Sepatu
13 Oktober 2026
Cegah Stunting, PT GIN Salurkan Makanan Tambahan untuk Dua Desa Binaan di Pelangiran
13 Oktober 2026
Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
05 Oktober 2026
Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
28 September 2026
BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
26 September 2026
Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
19 September 2026
PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
19 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Aliansi Masyarakat dan Telkom Bertemu, Siap Dukung Penertiban Infrastruktur di Inhil
  • 2 Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
  • 3 Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
  • 4 BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
  • 5 Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
  • 6 PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
  • 7 PWI Inhil Bentuk Panitia Konfercab VI, Faisal Martinus Dipercaya Memimpin Persiapan Agenda Forum Tertinggi Organisasi
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network