Baru Bebas Dipenjara, Yuli Tewas Dibantai 3 Adik Beradik ini
INHILKLIK.COM, SUMSEL - Yusuf, satu dari tiga pelaku pembunuhan Yuli, warga Desa Sungai Pinang Kecamatan Sungai Pinang Ogan Ilir Sumatera Selatan, ditangkap aparat Polsek Tanjungraja Ogan Ilir.
Yusuf ditangkap saat hendak bersiap melarikan diri dua jam seusai melakukan aksinya. Dari tangan Yusuf, polisi mengamankan sepotong kayu, sebilah parang, dan 2 buah pisau yang digunakan untuk membunuh.
Sedangkan dua pelaku lain yang masih saudara Yusuf, Arpani dan Asbana berhasil kabur.
Kasus pembunuhan berlangsung Kamis (7/9/2017) sekitar pukul 21.00, tak jauh dari rumah Yusuf.
Kapolsek Tanjungraja AKP Arfanol Amri mengatakan, Yusuf dan dua saudaranya sudah merencanakan pembunuhan tersebut.
Mereka ingin balas dendam pada Yuli yang telah membunuh ayah mereka 2011 silam. Atas perbuatannya, Yuli dipenjara dan baru keluar lima bulan lalu.
Arfanol menjelaskan, kejadian bermula saat Yuli baru pulang main biliar mengendarai sepeda motor.
Saat melintasi kawasan rumah pelaku, Yusuf dan dua saudaranya langsung memukul kepala Yuli dengan kayu yang sudah disiapkan. Korban pun jatuh terkapar.
“Saat Yuli jatuh, Yusuf kembali memukul kepalanya berulang kali dengan kayu. Arpani dan Asbana yang ada di sana lalu mendekat dan langsung menghujami tubuh Yuli dengan pisau hingga mengalami 21 luka tusukan hingga mengalami luka parah,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari tribunnews.com Jumat (8/9/2017).
Seusai menikam Yuli, ketiga kakak beradik itu kabur. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung membawa Yuli ke puskesmas namun nyawa Yuli tak tertolong.
Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap Yusuf di rumah keluarganya saat hendak melarikan diri dengan membonceng keluarganya.
“Yusuf kita tangkap sesaat ketika hendak melarikan diri dengan membonceng keluarganya,” tutur Arfanol.
Atas perbuatanya Yusuf dikenakan pasal 340 dengan ancaman maksimal hukuman mati.
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







