• Selasa, 21 April 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Dunia

Penjelasan Pesantren Soal Bocah Indonesia yang Masuk ISIS

Redaksi

Kamis, 14 September 2017 21:54:40 WIB
Cetak
Penjelasan Pesantren Soal Bocah Indonesia yang Masuk ISIS

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Bocah bernama Hatf Saiful Rasul dikabarkan terbang ke Suriah untuk menjadi petarung ISIS. Bocah berusia 11 tahun itu juga dikabarkan pernah menimba ilmu di salah satu pondok pesantren Ibnu Mas'ud di daerah Bogor, Jawa Barat.

Ketua Yayasan Ponpes Ibnu Mas'ud, Agus Purwoko, membenarkan bahwa Hatf pernah tinggal di Ponpes Ibnu Mas'ud. Namun, ia mengatakan, bocah tersebut hanya tinggal selama tiga bulan.

"Dia memang pernah tinggal tiga bulan. Waktu itu dia diantar oleh orang tua, tapi bukan orang tua korban," kata Agus di Gedung HDI Hive, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 14 September 2017.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, Ponpes Ibnu Mas'ud menerima semua anak yang ingin belajar agama tanpa memandang latar belakang. Karena itu, ia pun tidak mengetahui latar belakang bocah Hatf.

"Iya kami kan memang menerima anak. Ketika anak tidak diurus keluarganya, kami menerima ketika anak itu datang. Tapi kami tidak tahu dia anak siapa, latar belakang keluarga gimana," ujarnya.

Ia pun membantah selama bocah berusia 11 tahun tersebut berada di Ponpes Ibnu Mas'ud melakukan dan diajarkan paham-paham radikal dan terorisme.

"Aktivitasnya biasa, sama seperti yang lain yaitu baca alquran, hadis. Tidak ada perbedaan. Semua sama. Tugas juga sama. Dari pagi sampai malam," ucapnya.

Setelah tiga bulan belajar, katanya, sang bocah pun meninggalkan Ponpes Ibnu Mas'ud. Namun, dia tidak mengetahui ke mana bocah itu pergi. Sebab banyak anak yang keluar tapi tidak menjelaskan alasannya dan pihak Ponpes pun tidak menanyakannya.

Saat meninggalkan Ponpes, sang bocah pun hanya dijemput seseorang yang mengaku sebagai sanak saudaranya.

"Dia dijemput. Saya tidak tahu siapa (yang jemput). Ada yang ajak itu anak pulang. Pak izin, kami mau bawa anak kami. Kami mempersilakan. Soalnya dari kami, mau anak baru masuk sebulan atau tiga bulan, ya silakan kalau mau ambil lagi," katanya.

Ia pun mengaku baru mengetahui bocah Haft tewas di Suriah dan tergabung dalam ISIS dari pemberitaan media baik lokal maupun asing.

"Saya baru tahu dari media. Bahkan saya baru tahu ayahnya juga terlibat dalam aksi terorisme," katanya.

Dilansir dari Reuters, kasus keterlibatan bocah Indonesia bernama Haft terlibat dalam ISIS berawal saat dirinya mengunjungi ayahnya bernama Syaiful Anam di penjara berpengamanan tinggi di Timur Tengah. Hatf menjenguk ayahnya saat ponpes sedang libur. Syaiful Anam menceritakan tentang keterkaitan anaknya dengan kelompok ISIS dalam esai 12 ribu kata, diunggah secara daring.

Hatf memberi tahu ayahnya bahwa teman-teman dan guru-guru dari Ponpes telah pergi berperang untuk ISIS dan "menjadi martir di sana". Anam setuju melepasnya pergi ke medan perang. Dia mengatakan sekolah tempat Hatf belajar dikelola oleh "kawan-kawan seperjuangan yang menyebarkan ideologi kami".

Hatf kemudian pergi ke Suriah dengan kelompoknya pada 2015. Dia bergabung dengan kelompok petarung dari Prancis. Hatf dikabarkan tewas akibat serangan udara. Tiga petempur ISIS asal Indonesia di kota Jarabulus Suriah ikut mati. (viva)


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Potensi Bitcoin Capai Rekor Baru di Tengah Kenaikan Data Ekonomi AS

Ahad, 15 Desember 2024 - 11:41:09 WIB

INHILKLIK - Bitcoin (BTC) dinilai memiliki peluang besar untuk mencapai level tertinggi baru, sei.

Dunia

Harga Minyak Naik Seiring Sanksi Baru terhadap Rusia dan Iran

Sabtu, 14 Desember 2024 - 11:32:41 WIB

INHILKLIK - Harga minyak naik 2% ke level tertinggi dalam 3 minggu pada perdagangan Jumat (13/12/.

Dunia

Harga Emas Dunia Turun Dibebani Imbal Hasil Obligasi AS

Jumat, 06 Desember 2024 - 10:56:36 WIB

INHILKLIK - Harga emas dunia melemah pada Kamis (5/12/2024) seiring kenaikan imbal hasil obligasi.

Dunia

Harga Emas Anjlok 3 Persen, Dipicu Berita Gencatan Senjata Israel-Hezbollah dan Bessent

Selasa, 26 November 2024 - 10:10:47 WIB

INHILKLIK - Harga emas turun lebih dari 3% pada Senin (25/11), mengakhiri reli lima sesi yang mem.

Dunia

Pertama Kali Terjadi dalam 130 Tahun, Gunung Fuji Kehilangan Lapisan Saljunya

Kamis, 07 November 2024 - 09:52:57 WIB

INHILKLIK - Gunung Fuji yang ikonis di Jepang, dikenal karena lapisan saljunya yang selalu bertah.

Dunia

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp15.840, Terpukul Sentimen Pilpres AS dan Kenaikan Dolar

Rabu, 06 November 2024 - 11:43:35 WIB

INHILKLIK - Mata uang rupiah dibuka melemah ke posisi Rp15.840 per dolar Amerika Serikat (AS) pad.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
DLHP Inhil Tegaskan Komitmen Bersama Kelola Sampah, Ajak Warga Perkuat Kolaborasi
18 April 2026
Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
17 April 2026
PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
14 April 2026
Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
09 April 2026
DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
31 Maret 2026
PT RSUP Sigap Tangani Karhutla di Labuan Bilik Inhil
31 Maret 2026
Kadis Koperindag Inhil Angkat Bicara soal Lonjakan Harga Ayam dan Daging Jelang Lebaran ‎
20 Maret 2026
PT BumiPalma LestariPersada Gelar Bazar Murah Minyak Goreng di 4 Kecamatan Inhil
18 Maret 2026
Pemdes Sungai Intan Gelar Patroli Poskamling, Ciptakan Keamanan dan Ketertiban di Bulan Ramadhan
12 Maret 2026
Merajut Kepedulian Ramadan, PT Pulau Sambu di Kuala Enok & YBDA Santuni Anak Yatim
11 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
  • 2 PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
  • 3 Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
  • 4 DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
  • 5 PT RSUP Sigap Tangani Karhutla di Labuan Bilik Inhil
  • 6 Kadis Koperindag Inhil Angkat Bicara soal Lonjakan Harga Ayam dan Daging Jelang Lebaran ‎
  • 7 PT BumiPalma LestariPersada Gelar Bazar Murah Minyak Goreng di 4 Kecamatan Inhil
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network