• Jumat, 17 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Nasional

BJ Habibie : Hadiah Terbesar Bangsa China buat Indonesia adalah Agama Islam

Redaksi

Senin, 23 Oktober 2017 21:25:56 WIB
Cetak
BJ Habibie : Hadiah Terbesar Bangsa China buat Indonesia adalah Agama Islam

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Dalam beberapa Literatur resmi yang telah termuat, baik itu di Perpusatkaan Milik Negara, maupun yang bersifat Swasta. Bahwa, dijelaskan terkait cikal bakal kehadiran Islam di Nusantara. Menurut Presiden Republik Indonesia yang ke-3 (Prof. Dr. H. Bachruddin Jusuf Habibi, M.Eng). Bahwa Agama Islam datang ke Indonesia dan diperkenalkan pertama kali melalui bangsa Cina, yaitu dari Laksamana Cheng Ho.

Selain itu, informasi terkait dengan sumber data ini juga diperkuat ketika beliau (BJ. Habibi-red) memberikan ceramahnya di Masjid Lautze, Pasar Baru, Jakarta, Minggu (22/10/2017).

Bapak BJ Habibi menjelaskan, Islam lahir sekitar 14 abad silam. Saat itu Islam memang belum sampai ke Jazirah Tiongkok. Baru ketika jalur perdagangan dibuka 700 tahun kemudian, Islam sampai di Cina. Kemudian, Laksamana Cheng Ho datang ke Nusantara membawa misi Damai dan Islam pun dikenal oleh masyarakat Indonesia ketika itu.

"Ini yang sering saya katakan ketika saya bertemu siapa pun, termasuk Tokoh-tokoh Dunia. Ketika saya ke China, Saya diberitahu, umat Islam yang saya temui inilah orang-orang yang memperkenalkan Islam ke negara Anda," kata Pendiri ICMI tersebut.

"Saya bilang ke Pimpinan Beijing , saya sampaikan ke pimpinan Jerman. Bahwa agama Islam datang ke Indonesia dengan sikap yang Damai  bukan peperangan," jelas Ilmuan Pesawat Terbang indonesia tersebut, yang dilansir dari detik.com

Sejarah perkembangan Islam di Indonesia tak bisa dilepaskan dari Jasa Walisongo (Wali Sembilan).
Tahun 1968, Profesor Slamet Mulyana menulis itu dalam bukunya "Runtuhnya Kerajaan Hindu-Jawa dan Timbulnya Negara-negara Islam di Nusantara.

Walisongo adalah orang yang mendirikan kerajaan Islam pertama di Jawa adalah orang Tionghoa, yakni Chen Jin Wen atau yang lebih dikenal dengan Raden Patah alias Panembahan Tan Jin Bun/Arya (Cu-Cu). Ia adalah pendiri kerajaan Demak di Jawa Tengah.

WaliSongo dibentuk oleh Sunan Ampel pada tahun 1474. Mereka terdiri dari Sembilan orang Wali yaitu,
Sunan Ampel alias Bong Swie Ho.
Sunan Drajat alias Bong Tak Keng.
Sunan Bonang alias Bong Tak Ang.
Sunan Kalijaga alias Gan Si Cang.
Sunan Gunung Jati alias Du Anbo-Toh A Bo.
Sunan Kudus alias Zha Dexu-Ja Tik Su.
Sunan Muria Maulana Malik Ibrahim alias Chen Ying Hua alias Tan Eng Hoat.
Sunan Giri yang merupakan Cucu dari Bong Swie Ho.

Sunan Ampel (Bong Swie Ho) alias Raden Rahmat lahir pada tahun 1401 di Champa (Kamboja). Saat itu, banyak sekali orang Tionghoa penganut Agama Muslim bermukim di sana.

Ia tiba di Jawa pada 1443. Tiga puluh enam tahun kemudian, yakni pada 1479, ia mendirikan Mesjid Demak.

Belanda yang sempat 'berperang' dengan para Wali itu tidak percaya bahwa Sultan Islam pertama di Jawa adalah orang Tionghoa.

Untuk memastikannya, pada 1928 Residen Poortman ditugaskan oleh Pemerintah Belanda untuk menyelidikinya.

Poortman lalu menggeledah Kelenteng Sam Po Kong dan menyita naskah berbahasa Tionghoa. Beliau menemukan Naskah kuno berusia ratusan tahun sebanyak tiga Pedati. Pernyataan Raden Patah adalah seorang Tionghoa ini tercantum dalam Serat Kanda Raden Patah bergelar Panembahan Jimbun, yang dalam Abad Tanah Jawi disebut sebagai Senapati Jimbun
Kata Jin Bun (Jinwen) dalam dialek Hokkian berarti "Orang Kuat".

Cucu Raden Patah, Sunan Prawata atau Chen Muming atau Tan Muk Ming adalah Sultan terakhir dari Kerajaan Demak. Ia berambisi meng-Islamkan seluruh Jawa, sehingga apabila Ia berhasil maka ia bisa menjadi "Segundo Turco" (seorang Sultan Turki ke II), sebanding Sultan Turki Sulaiman I dengan ke Megahannya.

Kata Walisongo yang selama ini diartikan Sembilan (Sanga/Songo) Wali, ternyata masih memberikan Celah untuk versi penafsiran lain. Ada yang berpendapat bahwa kata 'Sanga' (dilafalkan sebagai 'Songo' dalam Bahasa Jawa) berasal dari kata 'Tsana' dari bahasa Arab, yang berarti Mulia.

Pendapat lainnya menyatakan kata 'Sanga' berasal dari kata 'Sana' dalam bahasa Jawa yang berarti Tempat. Kata Sunan yang menjadi Panggilan para anggota WaliSongo, dipercaya berasal dari dialek Hokkian 'Su' dan 'Nan'. 'Su' merupakan kependekan dari kata 'Suhu atau Saihu' yang berarti Guru.

Disebut Guru, karena para Wali itu adalah Guru-guru Pesantren Hanafiyah, dari Mazhab Hanafi.
Sementara 'Nan' berarti Selatan, sebab para penganut Aliran Hanafiah ini berasal dari Tiongkok Selatan.

Perlu diketahui juga bahwa sebutan 'Kyai' yang kita kenal sekarang sebagai Sebutan untuk Guru Agama Islam, dulu digunakan untuk memanggil seorang lelaki Tionghoa Totok, seperti pangggilan 'Encek' dan Sadar atau tidak, baju Muslim yang kerap digunakan oleh Laki-laki Muslim Indonesia sangat mirip dengan pakaian ala China. Baju Koko dan penutup kepala putih berasal dari China, karena di Negeri asal Islam di Timur Tengah Pakaian ini tidak dikenal.

Islam ada di Indonesia sejak awal Hijriah. Menurut catatan Resmi dari Jurnal China Dinasti Tang th 618 M, kepulauan Indonesia sudah masuk Islam (Sartono Karto dirdjo, Sejarah nasional Indonesia II, depdikbud, 1977, hal 265, Dr. Alwi Shihab Phd, Akar tasawuf di Indonesia, Depok, penerbit IIman, Hal.9).

 

Spiritriau


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Nasional

Ketum BPC HIPMI Inhil Ardiansyah Julor Dukung Akbar Himawan Buchari Jadi Menpora

Senin, 15 September 2025 - 16:02:02 WIB

TEMBILAHAN – Ketua Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupate.

Nasional

2025 Harga Rokok Naik, Pemerintah Batasi Konsumsi Produk Berdampak Negatif bagi Kesehatan

Sabtu, 14 Desember 2024 - 12:07:53 WIB

INHILKLIK - Pemerintah telah menetapkan harga jual eceran (HJE) rokok untuk 2025.Meski tar.

Nasional

Rupiah Melemah di Awal Perdagangan

Senin, 09 Desember 2024 - 12:35:24 WIB

INHILKLIK - Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini Senin (9/12/2024) terhadap kurs dolar Am.

Nasional

Potensi Transaksi Judi Online Mencapai Rp 1.000 Triliun pada 2026

Senin, 18 November 2024 - 10:21:25 WIB

INHILKLIK - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan, potensi transaksi judi online me.

Nasional

Indonesia Bakal Impor Beras 1 Juta Ton

Rabu, 30 Oktober 2024 - 11:28:48 WIB

INHILKLIK - Pemerintah membuka peluang impor beras 1 juta ton. Menteri Koordinator bidang Pangan .

Nasional

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp6.623 Triliun

Selasa, 15 Oktober 2024 - 12:39:33 WIB

INHILKLIK - Dalam rangka menjaga agar struktur Utang Luar Negeri (ULN) tetap sehat, Bank Indonesi.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 2 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 3 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
  • 4 PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
  • 5 Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
  • 6 Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
  • 7 Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network