TERUNGKAP! Video Siswa Dihajar di Kelas, Ternyata Pelaku...
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Misteri video seorang pria menghajar siswa di kelas yang heboh dan viral di media sosial akhirnya mulai terungkap. Peristiwa pemukulan itu terjadi di sebuah SMK di Pontianak Kalimantan Barat (Kalbar).
Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa pelaku pemukulan adalah seorang oknum guru. Namun beredar kabar lagi bahwa pelakunya adalah salah satu orang tua murid karena tak terima anaknya digauli oleh siswa yang menjadi korban pemukulan.
Dari penelusuran Dinas Pendidikan Kalbar, video tersebut adalah perkelahian antar siswa. Saat ini pihak sekolah dan murid yang berkelahi sedang dipanggil di Dinas Pendidikan Kalbar.
Selain pihak sekolah dan murid yang bersangkutan, hadir juga dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kalbar.
Sebelumnya Wali Kota Pontianak sempat membantah kalau dugaan kekerasan tersebut terjadi di Kota Pontianak dan kejadian itu antara guru yang memukul muridnya.
Video penganiayaan siswa dalam kelas viral di media sosial. Dalam video itu, seorang pria diduga guru tinju siswa berkali-kali.
Video ini diduga hasil rekaman salah seorang siswa yang mengabadikan aksi guru pukul siswa di kelas. Video tersebut diambil dari belakang.
Video tersebut memperlihatkan seorang pria mendatangi siswa yang duduk di bangku paling depan, tepatnya di pojok kiri depan. Pria itu tampak melayangkan tinjunya sebanyak 7 kali berturut-turut.
Siswa yang mengenakan seragam SMP tidak berkutik. Ia pasrah menerima pukulan keras dari pelaku. Korban hanya menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.
Beberapa saat kemudian, seorang pria menghampiri pria yang sedang mengamuk. Namun pria berseragam batik itu justru menjadi sasaran. Dia didorong dan ditinju oleh pelaku di dekat papan tulis.
Selanjutnya, pelaku kembali mendatangi korban dan menyeretnya keluar ruangan.
Hingga kini lokasi kejadian belum diketahui. Kabarnya, peristiwa itu terjadi di SMP 10 Pangkalpinang, Bangka Belitung. Namun hal itu dibantah SMP Negeri 10 Pangkalpinang.
Kepala SMPN 10 Pangkalpinang, Muhamad Kadar menegaskan peristiwa itu tidak pernah terjadi di sekolahnya.
“Sehubungan dengan beredar dan viralnya video penganiayaan siswa sekolah melalui media sosial yang mengatasnamakan terjadi di SMP Negeri 10 Pangkalpinang, maka dengan ini kami membantah tudingan tersebut. Kami tegaskan bahwa hal tersebut tidak terjadi di SMP Negeri 10 Pangkalpinang,” demikian diungkapan Muhamad Kadar, melalui keterangan tertulisnya yang diterima, Senin (6/11/2017).

Informasi lain menyebutkan, pria yang mengamuk dalam kelas adalah orang tua siswa. Dia marah gara-gara siswa yang dia pukul menghamili anaknya.
“Itu orang tua wali murid yg anaknya pacaran sama si korban,… karena gak sanggup nahan emosi anaknya sudah berhubungan badan, makanya disamperin ke sekolah. Gitu kronologisnya,” tulis seorang netizen yang menggunakan akun Rahmat Hidayat.
Berikut ini video pria mengamuk di kelas pukul siswa:
(Pojoksatu)
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







