• Ahad, 18 Oktober 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Hukrim

Dugaan Korupsi Tugu Antikorupsi di Pekanbaru, Warga : "Saya Sangat Malu"

Redaksi

Senin, 13 November 2017 16:55:39 WIB
Cetak
Dugaan Korupsi Tugu Antikorupsi di Pekanbaru, Warga :
Tugu Antikorupsi diresmikan pada 9 Desember 2016 bertepatan dengan hari antikorupsi di Pekanbaru, Riau.

INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Sejumlah warga di ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru, mengaku 'sangat malu' terhadap dugaan korupsi yang melibatkan belasan orang pegawai negeri sipil (PNS) dalam proyek pembangunan tugu antikorupsi di kota tersebut. Beberapa orang warga kota itu bahkan mengaku 'sulit untuk mempercayai' pejabat di wilayah itu, apalagi sebelumnya terbukti beberapa pejabatnya dipenjara karena kasus korupsi.

Tugu antikorupsi, yang didirikan untuk mengingatkan agar PNS lebih melayani masyarakat dan bersikap transparan, belakangan diketahui proyek pembangunannya diduga korupsi sehingga merugikan negara hingga mencapai Rp 1,23 miliar.

Pekan lalu, Kejaksaan Tinggi Riau menetapkan 18 tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek tugu tersebut, diantaranya adalah 12 orang PNS dan seorang staf ahli gubernur Riau.

"Sebagai orang Riau, saya sangat malu. Ini jelas bukan budaya kita orang Melayu," kata seorang warga Pekanbaru, Efridel, yang berusia 47 tahun, kepada wartawan di Pekanbaru, Dina Febriastuti.

Sementara, Dede, seorang mahasiswa berusia 22 tahun mengatakan, terungkapnya skandal dugaan kopupsi ini merupakan sebuah ironi.

"Ibaratnya, (pendirian tugu) itu adalah hadiah dari KPK atas 'kemenangan' Riau yang selalu mencetak pemain-pemain handal dalam korupsi. Namun, dengan ditanamkannnya tugu itu, tak membuat mereka jera dan sadar. Malah, Tugu Antikorupsi dikorupsi," katanya.

Diresmikan untuk 'mencegah korupsi'

Anggaran untuk pembangunan proyek senilai Rp 8 miliar itu berasal dari Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Riau 2016.

Sejumlah laporan menyebutkan, Tugu antikorupsi diresmikan pada Jumat, 9 Desember 2016, bertepatan dengan hari antikorupsi di Pekanbaru, Riau.

Pembangunan tugu itu semula ditujukan sebagai pengingat agar semua PNS di provinsi itu mengedepankan aspek pelayanan dan bersikap transparan.

Tetapi dengan terungkapnya kasus dugana korupsi di balik proyek ini, seorang warga Pekanbaru kembali menuntut agar semua pemangku jabatan di Riau bersikap transparan tentang anggaran.

"Jika menggunakan sistem lelang untuk proyek-proyek pemerintah, sekiranya kontraktor yang bersangkutan tidak memberikan upeti kepada pihak yang meloloskan tender, sehingga nilai proyek tidak berkurang," kata ibu dua anak, Sari, yang berusia 35 tahun.

Dia kemudian mengusulkan agar setiap proyek diaudit oleh tim pemeriksa independen. "Mereka yang memeriksa ketika proyek akan, sedang dan selesai dilaksanakan."

Sulit mempercayai pejabat

"Aduh, kejadian yang menimpa tiga gubernur (Riau) sebelumnya tidak dijadikan pelajaran. Malah, semakin berani," ungkap Efridel.

Dan lebih dari itu, Sari mengaku kini sulit mempercayai para pejabat di provinsi itu. "Karena, sudah banyak para pejabat di Riau yg ditangkap karena kasus korupsi," katanya.

Sementara, Dede mengatakan dengan agak berseloroh: "Riau kini benar-benar jadi pemecah rekor jumlah pemain korupsi atau koruptor terbanyak. Riau selalu mencetak gol koruptor ke gawang KPK."

Dia kemudian memberikan usulan, pada masa-masa mendatang, jangan jadikan antikorupsi sebagai tagline saja. "Tapi, jadikan pedoman dan prinsip hidup. Korupsi itu sebenarnya dimulai dari kebiasaan buruk sejak kecil dari keluarga, lingkungan dan sekolah."

Tersangka akan ajukan praperadilan

Bagaimanapun, sebagian tersangka akan mengajukan praperadilan atas penetapan status tersangka, seperti diungkapnan kuasa hukumnya, Razman Arif Nasution, Jumat (10/11).

"Saya tidak paham dengan proses yang telah dilakukan penyidik," ujar Razman.

Razman juga menyebut bahwa perkara yang sedang diproses Kejati Riau tergolong "aneh". Menurutnya, ada beberapa hal yang tidak tepat dilakukan para penyidik.

"Harusnya, ada pelaku utama dan dapat dibuktikan oleh penyidik Kejati. Namun, dari pernyataan dan surat pemberitahuan, hanya masuk pada persekongkolan kerja sama dan pemufakatan. Harusnya, ada pemberi dan penerima," jelasnya

Menanggapi ancaman praperadilan tersebut, Asisten pidana khusus Kejati Riau, Sugeng Riyanta menyatakan, "Jika dilaporkan dan di praperadilan, silakan saja. Itu, kan, bentuk pembelaan hukum," ungkap Sugeng singkat.

Katanya lebih lanjut, "Kami menyambut baik langkah hukum tersebut, karena upaya praperadilan itu upaya hukum untuk menjamincheck and balances dalam proses hukum. Kami hormati."



Sumber: bbcindonesia


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Hukrim

Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan

Senin, 28 September 2026 - 23:34:44 WIB

TEMBILAHAN — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan melaksanakan .

Hukrim

Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:10:57 WIB

Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.

Hukrim

PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi

Senin, 06 Juli 2026 - 17:49:05 WIB

PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.

Hukrim

PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:51:34 WIB

PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.

Hukrim

Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:24:33 WIB

PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.

Hukrim

Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:07:11 WIB

Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
PKB Inhil akan Gelar Pengukuhan Pengurus, Orientasi Politik dan Mukercab 2026–2031
15 Oktober 2026
Aliansi Masyarakat dan Telkom Bertemu, Siap Dukung Penertiban Infrastruktur di Inhil
14 Oktober 2026
Dukung Ekonomi Petani, PT GIN Salurkan 1.000 Bibit Kelapa di Simpang Kateman
13 Oktober 2026
PT GIN Hadir untuk Pendidikan, 270 Siswa Terima Bantuan Seragam dan Sepatu
13 Oktober 2026
Cegah Stunting, PT GIN Salurkan Makanan Tambahan untuk Dua Desa Binaan di Pelangiran
13 Oktober 2026
Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
05 Oktober 2026
Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
28 September 2026
BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
26 September 2026
Tim Damkar PT GIN Berjibaku Sembilan Hari Jinakkan Api di Sungai Panglor
19 September 2026
PT GIN Kerahkan 38 Personel dan Peralatan, Bantu Padamkan Kebakaran Lahan Masyarakat di Kecamatan Gaung
19 September 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Aliansi Masyarakat dan Telkom Bertemu, Siap Dukung Penertiban Infrastruktur di Inhil
  • 2 Dukung Ekonomi Petani, PT GIN Salurkan 1.000 Bibit Kelapa di Simpang Kateman
  • 3 PT GIN Hadir untuk Pendidikan, 270 Siswa Terima Bantuan Seragam dan Sepatu
  • 4 Cegah Stunting, PT GIN Salurkan Makanan Tambahan untuk Dua Desa Binaan di Pelangiran
  • 5 Semarak HUT TNI ke-81, BRI Branch Office Tembilahan Sampaikan Apresiasi
  • 6 Lapas Tembilahan Gelar Razia Kamar Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan
  • 7 BRI Branch Office Tembilahan dan Bea Cukai Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Inhil
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network