Warga Tepi Barat dan Jalur Gaza Ingin Mahmoud Abbas Mundur
INHILKLIK.COM - Sekitar 70 persen orang Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang diduduki Israel menginginkan Presiden Mahmoud Abbas segera mengundurkan diri dari jabatannya.
Diberitakan Middle East Monitor, Kamis, 14 Desember 2017, hal ini diperoleh berdasarkan jajak pendapat oleh Pusat Penelitian Kebijakan dan Survei Palestina yang dilakukan pada 7-10 Desember 2017.
Jajak pendapat yang dilakukan di wilayah Palestina yang diduduki dilakukan segera setelah keputusan Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Hasil jajak pendapat soal penuntutan pengunduran dirinya bahkan naik tiga poin dari bulan September.
Ketika ditanya siapa yang harus menggantikan Abbas, 35 persen menyatakan preferensi untuk Marwan Barghouthi, 22 persen akan memilih Ismail Haniyeh, sementara Mohammad Dahlan menarik dukungan hanya tujuh persen orang Palestina.
Mengenai perubahan kebijakan Trump di Yerusalem, sejumlah besar orang Palestina percaya bahwa tanggapan Palestina yang paling tepat adalah menghentikan semua kontak dengan pemerintah AS serta engajukan keluhan resmi ke Pengadilan Pidana Internasional (ICC). (Yan/Viva)
Potensi Bitcoin Capai Rekor Baru di Tengah Kenaikan Data Ekonomi AS
INHILKLIK - Bitcoin (BTC) dinilai memiliki peluang besar untuk mencapai level tertinggi baru, sei.
Harga Minyak Naik Seiring Sanksi Baru terhadap Rusia dan Iran
INHILKLIK - Harga minyak naik 2% ke level tertinggi dalam 3 minggu pada perdagangan Jumat (13/12/.
Harga Emas Dunia Turun Dibebani Imbal Hasil Obligasi AS
INHILKLIK - Harga emas dunia melemah pada Kamis (5/12/2024) seiring kenaikan imbal hasil obligasi.
Harga Emas Anjlok 3 Persen, Dipicu Berita Gencatan Senjata Israel-Hezbollah dan Bessent
INHILKLIK - Harga emas turun lebih dari 3% pada Senin (25/11), mengakhiri reli lima sesi yang mem.
Pertama Kali Terjadi dalam 130 Tahun, Gunung Fuji Kehilangan Lapisan Saljunya
INHILKLIK - Gunung Fuji yang ikonis di Jepang, dikenal karena lapisan saljunya yang selalu bertah.
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp15.840, Terpukul Sentimen Pilpres AS dan Kenaikan Dolar
INHILKLIK - Mata uang rupiah dibuka melemah ke posisi Rp15.840 per dolar Amerika Serikat (AS) pad.
iKlik Network







