Video Uang Saweran Dimasukkan ke Dada Penari di Kontes Burung Diusut Polisi
INHILKLIK.COM, JAWA TIMUR - Uang saweran itu dimasukkan ke dada penari saat kontes burung. Videonya pun viral dan berujung ke polisi. Lho!?…
Hingga saat ini petugas Polsek Bubutan Surabaya, Jawa Timur (Jatim), masih menyelidiki dugaan p*rnografi dan p*rnoaksi dari video yang viral tersebut.
“Sampai sekarang lima orang sudah kami mintai keterangan terkait tayangan viral tarian erotis ini,” ujar Kapolsek Bubutan Surabaya Kompol Dies Ferra Ningtyas seperti dilansir dari Antara, Jumat (19/1/2018).
Dia mengatakan, acara kontes burung pekicau tersebut digelar pada Minggu (14/1/2018). Acara yang diikuti ratusan peserta itu, tak memiliki izin dari kepolisian, termasuk acara tarian tersebut.
Menurutnya, berdasarkan pemeriksa sejumlah saksi, dua penari dengan pakaian minim tersebut merupakan sales promotion girl (SPG) yang dipaksa menari oleh panitia pada acara itu. “Alasannya untuk meredam tensi suasana lomba agar tidak memanas,” ujarnya.
Dua SPG yang menari erotis itu telah dimintai keterangan di Polsek Bubutan Surabaya. “Jadi lima orang yang telah kami mintai keterangan, dua di antaranya adalah dua SPG ini, selain seorang dari pihak panitia, dan penonton,” katanya.
Ferra mengatakan, sampai sekarang pihaknya masih mendalami penyelidikan perkara ini, dengan mengumpulkan keterangan dari banyak saksi lainnya.
Dia memastikan, jika dalam penyelidikan ditemukan unsur p*rnografi atau p*rnoaksi, tentunya akan dilakukan tahapan hukum selanjutnya, atau meningkatkan status menjadi penyidikan.
Termasuk mengembangkan penyelidikan ke arah Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektonik atau UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE yang dapat menjerat pelaku penyebaran video tarian tersebut.
Penelusuran medansatu.com, video tersebut diunggah oleh sejumlah youtubers. Ada yang terang-terangan tanpa diblur, namun ada juga youtubers yang mem-blurnya. Sepintas tarian dua SPG tersebut sama seronoknya dengan tarian bintang dangdut koplo.
(medansatu)
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







