• Sabtu, 18 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Hukrim

Siswi SMP Korban Percintaan Maut Dikenal Rajin

Redaksi

Rabu, 24 Januari 2018 15:54:41 WIB
Cetak
Siswi SMP Korban Percintaan Maut Dikenal Rajin

INHILKLIK.COM, DENPASAR - Seorang siswi SMP asal Tabanan, LGDS, 14 tewas setelah bercinta tiga ronde dengan pacarnya yang seorang buruh asal Seririt, GW, 25, Minggu (21/1). Percintaan maut itu terjadi di tempat kos kerabat GW yang sedang pulang kampung.

Pihak sekolah tempat korban selama ini menimba ilmu ikut berduka atas peristiwa tragis yang menimpa salah satu siswinya. Padahal selama ini, korban LGDS, 14, dikenal merupakan anak yang ramah dan tidak neko-neko.

Kepala Sekolah dari sekolah tersebut, INS membenarkan bahwa jika korban merupakan salah satu anak didiknya. Korban dikenal ramah, tidak neko-neko alias tidak macam-macam serta tidak pernah menunjukkan hal-hal aneh selama pemantauan di sekolah.

“Siswi kami ini juga selalau menjalankan tugas akademis, maupun piket dengan baik. Dan tidak pernah menunjukkan hal aneh selama pantauan kami disekolah,” tegasnya.

Dirinya menambahkan, korban termasuk siswi yang biasa-biasa saja, dan tidak ada hal yang menonjol dari dirinya selama di sekolah. Dalam bidang akademik, korban termasuk yang memiliki kemampuan di atas standar.

“Dari 28 orang siswa yang ada di kelasnya, siswi ini termasuk memiliki kemampuan menengah ke atas,” lanjutnya.

Hanya saja hingga Senin siang (22/1) pihak sekolah belum bisa memastikan kabar kematian korban karena belum sempat bertemu langsung dengan keluarga korban. Ia pun menuturkan bahwa, kabar kematian korban pertama kali ia dengar melalui Wakil Kepala Sekolah yang meneleponnya via seluler.

 

“Saat itu kami mendapatkan informasi bahwa ada siswi kita yang meninggal dunia karena kecelakaan. Namun kabar itu belum pasti sehingga saat langsung menghubungi Kelian Dusun tempat korban tinggal,” paparnya.

Sayangnya, telepon INS tidak diangkat oleh sang Kelian Dusun sehingga dirinya pun berusaha mendapatkan informasi dari sejumlah teman yang kebetulan rumahnya dekat dengan korban, namun tak juga mendapatkan jawaban pasti karena diwilayah tempat tinggal memang susah sinyal.

“Maklum kami ini di kampung, sinyal memang agak sulit. Sehingga saat memutuskan Senin (22/1) pagi-pagi sekali berangkat ke rumah korban untuk mencari informasi,” lanjut INS.

Dan dalam perjalanan menuju rumah korban, INS bertemu Kelian Dusun yang membenarkan bahwa korban meninggal dunia atas peristiwa tragis yang dialami. Kelian Dusun tersebut juga menyampaikan bahwa jenazah korban sudah dibawa ke RS Sanglah untuk diotopsi.

“Dengan begitu saya memutuskan untuk tidak ke rumah korban karena situasi di sana masih berduka tentu mereka akan merasa tidak nyaman. Sehingga besok (Selasa, Red) Wakil Kepala Sekolah dan Guru saya perintahkan ke rumah korban untuk kepastian peristiwa ini. Karena kebetulan saya ada acara yang sangat penting di Denpasar. Yang jelas kami sangat menyayangkan kejadian ini,” pungkasnya.

Hal serupa disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gede Susila. Dikonfirmasi terpisah, pihaknya sangat menyayangkan peristiwa ini dan mengaku prihatin. Menurutnya, setelah berkoordinasi langsung dengan Kepala Sekolah tempat korban bersekolah, disampaikan bahwa korban selama ini memiliki sikap yang baik-baik saja, dan tidak ada yang menonjol.

“Maka dari itu atas kejadian ini, kami mengimbau para Kepala Sekolah untuk memberi perhatian lebih kepada para siswa dengan harapan kejadian serupa tak sampai terulang kembali,” tegasnya.

 

Pihaknya pun menyerahkan penanganan hukum kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa mengejutkan ini terjadi di Tabanan. Seorang siswi SMP meninggal usai ‘indehoi’ dengan pacarnya, Minggu (21/1). Jenazah siswi asal Selemadeg berinisial LGDS, 14, ini pun dibawa ke RS Sanglah untuk diotopsi. Sedangkan pacar korban, GW, 25, asal Seririt, Buleleng, kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, pada hari Minggu (21/1) sejoli yang tengah dimabuk cinta ini bertemu di Air Terjun Singsing Angin yang berlokasi di Desa Apit Yeh, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, sekitar pukul 13.00. GW selanjutnya mengajak korban pergi ke kos salah seorang saudaranya yang berinisial KG di Jalan Debes Gang IV Nomor C7, Banjar Taman Sari, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan.

Sebelumnya dua sejoli ini kenal melalui BBM sejak 29 Desember 2017 lalu, dan menjalin hubungan pacaran. Keduanya pun beberapa kali ketemuan dan melakukan hubungan badan.

Sesampainya di kos, mereka mengobrol dan menonton TV kemudian berlanjut dengan berhubungan badan sebanyak tiga kali. Ketika berhubungan badan untuk kedua kalinya, GW mengakui kelamin korban mengeluarkan darah. Setelah selesai bercinta, GW pun pergi ke kamar mandi.

Namun sekembalinya dari kamar mandi, GW menyaksikan sang kekasih sudah tak sadarkan diri. Menurut saksi yang merupakan tetangga kos GW, sebelum GW memutuskan untuk membawa korban ke rumah sakit, ia sempat meminta minyak telon kepada tetangga kosnya untuk membangunkan korban. Namun karena tak mempan, korban pun dilarikan ke UGD BRSU Tabanan sekitar pukul 15.30.

Sayang, saat tiba di UGD BRSU Tabanan, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

 

sumber: inikata


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Hukrim

Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:10:57 WIB

Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.

Hukrim

PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi

Senin, 06 Juli 2026 - 17:49:05 WIB

PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.

Hukrim

PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:51:34 WIB

PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.

Hukrim

Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:24:33 WIB

PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.

Hukrim

Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:07:11 WIB

Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.

Hukrim

Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025

Senin, 08 Desember 2025 - 16:41:32 WIB

TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 2 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 3 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
  • 4 PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
  • 5 Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
  • 6 Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
  • 7 Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network