Remas Payudara Pasien Cantik Saat Dibius, Perawat Pria di Rumah Sakit National Hospital Resmi Dipecat
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Adanya dugaan pelecehan seksual terhadap pasien bernama Widya sudah ditanggapi pihak Rumah Sakit National Hospital. Manajemen rumah sakit menyatakan permintaan maaf kepada pasien dan keluarganya secara terbuka.
Kepala Keperawatan Rumah Sakit National Hospital Jenny Firsariana membacakan pernyataan maaf atas dugaan pelanggaran etika profesi salah seorang oknum perawat.
Dia juga menegaskan tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran etika profesi terhadap pasien lingkungan rumah sakit.
Untuk itu, pihak National Hospital sudah mengambil tindakan tegas dari sisi hukum dan aspek kedisiplinan tenaga kesehatan. Rumah sakit sudah berkoordinasi dengan pihak asosiasi profesi keperawatan.
"Manajemen Rumah Sakit National Hospital telah mengambil tindakan tegas terhadap pelaku dengan memberhentikan secara tidak hormat dan akan menyerahkan masalah ini menurut hukum yang berlaku," kata Jenny saat ditemui wartawan di Rumah Sakit National Hospital, Jalan Boulevard Famili Selatan kav. 1, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Kamis (25/1) seperti dimuat JawaPos.com.

Kepala Keperawatan Rumah Sakit National Hospital Jenny Firsariana (kiri)
Jenny menekankan, tindakan tersebut diambil mengingat National Hospital memiliki standar tinggi dalam penanganan dan pelayanan terhadap pasien. Termasuk menjaga dan melindungi pasien selama menjalani perawatan medis.
Saat ditanya soal track record pelaku, Jenny enggan berkomentar. Dia hanya mengatakan perawat tersebut sudah bekerja di National Hospital lebih dari 5 tahun.
"Masih dalam proses, pak. Jadi tunggu saja," jawab Jenny.
Jawaban yang sama juga dilontarkan Ketua Dewan Pengurus Wilayah Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jatim Nursalam. Dia mengaku belum dapat berkomentar banyak. Sebab pihaknya masih melakukan investigasi terhadap kasus tersebut.
"Masih dalam investigasi. Insya Allah besok kami sampaikan hasilnya," tutur Nursalam.
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







