• Sabtu, 18 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Hukrim

Diduga Selingkuhi Istri Orang, Sirin Tewas Dianiaya Tetangga Pakai Bambu Runcing

Redaksi

Jumat, 26 Januari 2018 15:02:10 WIB
Cetak
Diduga Selingkuhi Istri Orang, Sirin Tewas Dianiaya Tetangga Pakai Bambu Runcing

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Diduga berlatarbelakang asmara, seorang pria dianiaya oleh sejumlah tenaganya. Peristiwa itu terjadi di Desa Bilaporah Barat, Rabu, 24 Januari 2018, selepas Duhur. Seorang warga bernama Muhammad Sirin, 35 tahun, dianiaya beramai-ramai oleh tetangganya sendiri.

Isunya, penganiayaan berat itu dilatari masalah perselingkuhan korban dengan istri salah satu pelaku.

Bilaporah terletak di Kecamatan Socah, sekitar 30 menit dari pusat kota Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur ke selatan arah Pelabuhan Kamal. Akses termudah ke TKP lewat Kampung Lengguleng, Desa Keleyan.

Kira-kira satu kilometer dari mulut Gang Pesakalan, melewati jalan kecil beraspal namun berkelok, tampak mobil polisi dengan lampu suar masih menyala.

Garis polisi tampak dipasang memenglilingi sebuah pekarangan di kiri jalan. Ada tiga rumah dan sebuah langgar di pekarangan itu, di rumah yang terasnya berbentuk huruf L, Sirin dianiaya para pelaku.

"Kejadianya pas masuk waktu salat dzuhur," kata seorang polisi di TKP seperti dimuat liputan6.

Yang ganjil, plafon rumah berbentul L itu rusak parah, jebol hampir di semua sisi. Pecahan asbes berserakan dilantai. Di halaman ada setumpuk potongan bambu. Kata polisi, bambu itu digunakan pelaku menjebol plafon.

"Korban sembunyi di plafon, makanya para pelaku merusak plafon agar korban keluar," ujar dia.

Setengah jam kemudian aparat dari Polsek Socah dan tim Buser Polres Bangkalan tiba di TKP mengevakuasi korban penganiyaan ke rumah sakit.

"Polisi naik tangga ke atap untuk evakuasi Sirin, tak ada warga bantu polisi, mungkin karena kasus perselingkuhan," kata polisi yang sama.

Salah seorang warganya sebut saja namanya Abdullah. Dia cerita pelaku penganiayaan tak lain tetangga Sirin sendiri dan masih ada hubungan keluarga. Rumah pelaku hanya berjarak 50 meter dari rumah korban.

Ceritanya, Selasa malam, 23 Januari 2018. Mul, 27 tahun, memergoki Sirin sedang berduaan dengan istrinya di rumah. Mendapati istrinya berselingkuh, Mul lantas memberitahu keluarganya. Mul dan istri Sirin masih sepupu.

Entah bagaimana respon keluarga setelah mendengar penuturan Mul itu. Yang pasti, esok harinya mereka beramai-ramai menyerang Sirin. Saat penyerangan, Hanifah, istri Sirin, tengah tertidur di ruang tamu Bersama anaknya yang masih berusia 7 tahun.

“Saya dibangunkan dan dibawa keluar oleh empat orang, saya lihat banyak orang di halaman, mereka pegang bambu, habis itu saya tak sadar, setelah sadar saya sudah berada di rumah nenek,” kata Hanifah seperti tertuang dalam laporan polisi.

Diduga, setelah Hanifah dan anaknya dievakuasi itulah, Sirin dianiaya para pelaku. Meski sempat diselamatkan polisi, namun menjelas sore, Sirin meninggal di ruang IGD RSUD Syamrabu. Dia terluka parah di kepala belakang, telinga kanan, punggung belakang dan sejumlah luka tusuk dipinggang

“Setelah sadar, sore saya ke rumah sama nenek, plafon sudah hancur semua,” tutur Han.

Sembilan jam setelah penganiayaan, sekira pukul 20.30 wib, Rabu malam. Dua pelaku penganiyaan Sirin yaitu Mulyadi, 27 tahun dan Hamsah, 44 tahun ditangkap di satu rumah di Bilaporah. keduanya berstatus bapak dan anak.

“Mereka masih diperiksa secara intensif, untuk mengungkap para pelaku lain,” kata Kapolres Bangkalan, AKBP Anissullah M Ridha, Kamis, 25 Januari 2018.

Kepada penyidik, tersangka Mulyadi menuturkan Sirin kepergok berduaan di rumah mertuanya di Desa Lengguleng sekitar pukul 03.00 WIB selasa dini hari. Saat itu, dia langsung mengambil celurit untuk menghabisi Sirin. Namun berhasil kabur.

“Saya lalu ceritakan ke bapak, dan sepakat mendatangi Sirin esok harinya,” tutur Mulyadi.

Sebelum menyerang Sirin, Mulyadi mengamati lebih dahulu aktivitas di rumah korban. Setelah, dipastikan Sirin berada di rumah, mereka mendatanginya. Namun hanya berjumpa istri dan anak Sirin. Istri Sirin pun diminta pergi menjauh baru kemudian menyerang.

Setelah rumah digeledah Sirin tak temukan, ternyata korban diketahui sembunyi di Plafon. Para pelaku lantas mengambil bambu dan menjebol asbes. Karena terdesak, Sirin berhasil keluar dari plafon dan pindah ke atap. Melihat Sirin di atap, seorang pelaku menembaki sirin dengan senapan angin.

Tak puas, para pelaku kemudian mengambil tangga dan naik ke atap. Saat itulah Sirin dibacok hingga terkapar. Setelah diperkirakan tewas, para pelaku kemudian meninggalkan lokasi.

“Saya tidak menyesal, saya puas menghabisi dia, karena sudah selingkuh dengan istri saya, saya siap menanggung hukuman apa pun,” tutur tersangka Mulyadi.

sumber: riausky


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Hukrim

Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:10:57 WIB

Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.

Hukrim

PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi

Senin, 06 Juli 2026 - 17:49:05 WIB

PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.

Hukrim

PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:51:34 WIB

PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.

Hukrim

Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:24:33 WIB

PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.

Hukrim

Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:07:11 WIB

Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.

Hukrim

Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025

Senin, 08 Desember 2025 - 16:41:32 WIB

TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 2 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 3 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
  • 4 PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
  • 5 Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
  • 6 Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
  • 7 Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network