• Sabtu, 18 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Hukrim

10 Fakta Pelaku Penganiaya KH Umar Basri: Neraka, Garut, Shalat Subuh 3 Rakaat dan Senyum

Redaksi

Senin, 29 Januari 2018 16:31:19 WIB
Cetak
10 Fakta Pelaku Penganiaya KH Umar Basri: Neraka, Garut, Shalat Subuh 3 Rakaat dan Senyum

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Akhirnya, polisi berhasil menangkap pelaku penganiaya pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah, Cicalengka, Bandung, KH Umar Basri. Pelaku ditangkap oleh jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskim) Polres Bandung dan Ditreskrimum Polda Jabar.

Sampai saat ini, polisi juga baru mengamankan satu tersangka atas penganiayaan salah satu ulama di Jawa Barat itu.

Akan tetapi, polisi juga masih terus menyelidiki dan mencari bukti-bukti lain apakah ada tersangka lain dalam kasus tersebut.

Untuk diketahui, KH Umar Basri atau Ceng Emon Sentiong dipukuli oleh orang tak dikenal, Sabtu (27/1) kemarin.

Kejadian bermula saat pimpinan ponpes Al Hidayah itu sedang melakukan dzikir seusai melaksanakan shalat Subuh.

Kekerasaan ini dimulai setelah lampu masjid Al Hidayah dimatikan oleh santri pondok.

Tak berselang lama pelaku membabi buta menukul pria 60 tahun tersebut.

Akibat kejadian ini Ceng Emon bukan hanya mengalami luka lebam tapi juga berdarah-darah di bagian muka dan harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Islam, Bandung.

Berikut fakta pelaku penganiayaan KH Umar Basri:

1. Gelagat aneh dan tak lazim
Menurut keterangan sejumlah saksi mata, pelaku terlihat menunjukan gelagat aneh dan tingkah laku tak lazim sesaat sebelum melakukan pemukulan. Diantaranya, shalat Subuh 3 rakaat dan tak langsung kabur melainkan mondar-mandir di sekitar TKP.

Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto (batik coklat) di Mapolres Cirebon Kota, Minggu (28/1). Foto: Cecep/radarcirebon.com

2. Ikut shalat Subuh berjamaah
Sebelum memukuli korban, berdasarkan penuturan saksi, Asep juga ikut menunaikan shalat Subuh bersama di Masjid Al Hidayah.

3. Menyerang usai lampu masjid dimatikan
Usai shalat Subuh, para santri meninggalkan masjid. Hanya korban dan pelaku yang tinggal di dalam masjid. Selanjutnya lampu dimatikan. Tiba-tiba korban dipukuli dengan membabi-buta. Pelaku juga menendang kotak di dalam masjid.

4. Dipukuli saat berdzikir
Berdasarkan keterangan saksi, Asep memukuli KH Umar Basri yang sedang duduk melakukan dzikir usai shalat Subuh. Saat itu, di dalam masjid hanya ada korban bersama pelaku. Sedangkan para santri sudah keluar masjid.

5. Menyebut neraka dan berbahasa Sunda
Usai memukuli KH Umar Basri, Asep yang terlihat emosi berkata “Ieu mah pinerakaeun. Nu di dieu mah pinerakaeun kabeh (ini neraka. Yang di sini neraka semua),”

KH Umar Bisri dirawat di RS Al Islam Bandung. Foto ist

6. Ditangkap beberapa jam setelah kejadian
Polisi mengungkap, Asep ditangkap berdasarkan keterangan sejumlah saksi (santri) di tempak kejadian perkara. Berbekal deskripsi saksi-saksi, polisi langsung bergerak dan berhasil menangkap Asep hanya selang beberapa jam setelah kejadian.

“Tersangka ditangkap beberapa jam setelah kejadian,” ujar Kapolda Jawa Barat, Irjen Agung Budi Maryoto di Mapolres Cirebon Kota, Minggu (28/1/2018) malam.

7. Sembunyi di Mushala
Hanya beberapa jam setelah kejadian, polisi berhasil menangkap Asep di sebuah Mushala yang letaknya tak jauh dari lokasi kejadian. Yakni di Musola Al-Fadhulah, di Margahayu, Cicalengka. Jaraknya dua kilometer dari lokasi penganiayaan.

8. Warga Garut
Hingga saat ini, polisi baru menetapkan satu orang tersangka pelaku penganiayaan KH Umar Basri. Ia adalah Asep yang berusia 50 tahun dan tercatat sebagai warga Garut, Jawa Barat.

Asep, pelaku tunggal penganiayaan KH Umar Basri. Foto ist

9. Asep Senyum-senyum
Di hadapan polisi, Asep menunjukkan gelagat orang kurang waras alias gila. Setiap kali ditanya penyidik, Asep selalu memberikan jawaban gak nyambung dan ngelantur. Diduga, Asep mengidap gangguan jiwa.

“Kemungkinan orang gila, stress. Ditanya gak nyambung, senyum-senyum sendiri,” ujar Direskrimum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana.

10. Diperiksa kejiwaannya
Di hadapan penyidik, Asep menunjukkan gejala gangguan jiwa. Hal itu ditandai dengan komunikasi yang tak nyambung, ngawur dan ngelantur. Untuk memastikan, Asep akan diperiksakan kejiwaannya. Termasuk membawa Asep ke Rumah Sakit Polri Sartika Asih Bandung guna dilakukan observasi oleh psikolog.

 

Sumber : Pojoksatu


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Hukrim

Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:10:57 WIB

Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.

Hukrim

PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi

Senin, 06 Juli 2026 - 17:49:05 WIB

PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.

Hukrim

PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:51:34 WIB

PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.

Hukrim

Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:24:33 WIB

PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.

Hukrim

Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:07:11 WIB

Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.

Hukrim

Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025

Senin, 08 Desember 2025 - 16:41:32 WIB

TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 2 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 3 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
  • 4 PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
  • 5 Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
  • 6 Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
  • 7 Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network