Langgar Kesusilaan, Warga India Ditangkap
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Yovita Eraya (32), karyawati PT Esco, di Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam, melaporkan warga India bernama Rengaraj Penussamy, pekerja galangan kapal PT Singatac, ke Polsek Bintan Utara. Yovita mengaku dikejar-kejar pelaku di Dormitorynya, yaitu Dormitory 7 Unit 2 KIB Lobam.
Kepada polisi, Yovita menceritakan, ia melihat terlapor bernama Rengaraj Penussamy berdiri di depan dormitorinya. Terlapor saat itu memasukkan tangannya ke dalam celana sambil memegang alat kemaluannya.
Melihat kelakuan terlapor, pelapor buru-buru masuk ke dalam dormitorinya dan memberitahukan kepada kedua temannya, Dewi dan Eva. Demi keamanan para penghuni dormitory, mereka lalu mengunci pintu dormitory.
Meski dikunci, saat itu terlapor nekad memaksa masuk ke dalam dormitory dengan mengetuk pintu. Tak hanya itu, terlapor juga mengintip lewat jendela. Karena sudah menimbulkan keresahan bagi penghuni dormitory, akhirnya terlapor diadukan ke petugas sekuriti PT Esco.
Selanjutnya petugas security melaporkan ke Polsek Bintan Utara. Petugas unit Reskrim Polsek Bintan Utara pun segera turun ke lokasi mengamankan warga India ini.
Kapolsek Bintan Utara Kompol Jaswir mengatakan, anggotanya telah mengamankan terlapor untuk dibawa ke Polsek Bintan Utara. Dari keterangan terlapor didapati, kondisinya jiwanya tengah depresi karena persoalan keluarga yang tidak kunjung selesai.
"Warga India ini bernama Rengaraj Penussamy, melampiaskan masalahnya dengan melakukan kelakuan anehnya di depan perempuan. Sudah kita amankan," kata Jaswir, di Polsek Bintan Utara, Selasa (27/2).
Saat diinterogasi, kata Jaswir, terlapor juga mengakui telah mengonsumsi alkohol. "Tidak mabuk, karena bicaranya lancar saat ditanya, memang dia mengaku ada sedikit minum," katanya.
Setelah dilakukan pemeriksaan, lanjutnya, terlapor diperbolehkan pulang. Karena pihak manajemen terlapor bekerja sudah meminta maaf kepada korban.
"Namun, bagaimana nantinya kami akan koordinasi dengan pihak Imigrasi," ujar Jaswir.
sindonews.com
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







