Kakek Tiga Cucu ini Cabuli Bocah SD, Ngakunya Khilaf
INHILKLIK.COM, DEPOK - Seorang pria paruh baya bernama Rachmat alias Abah tega mencabuli anak perempuan dibawah umur. Bejatnya lagi, tindakan tak senonoh ini dilakukan sudah enam kali terhadap siswi sekolah dasar di Depok. Kejadian ini bermula ketika Kakek tiga cucu ini menjemput anak-anak sekolah. Pekerjaan sehari-harinya ini adalah antar jemput anak sekolah pakai mobil.
"Pas pulang sekolah dilakukan. Sudah enam kali," kata Abah.
Tindakan bejat itu dilakukan lantaran dirinya mengaku khilaf. Namun pengakuan itu tak dipercaya begitu saja. Sekilas tak ada yang menyangka dibalik penampilan yang religius ini, pria paruh baya itu tega melakukan hal tak senonoh pada anak di bawah umur yang usianya sama dengan cucunya.
"Saya khilaf. Cucu saya tiga. Dua perempuan, satu laki-laki," jelasnya dilansir laman Merdeka, Selasa (6/3/2018).
Dirinya mengaku tidak pernah menonton atau melihat video porno. Namun tindakan bejat itu diakui karena kekhilafannya. "Enggak pernah nonton. Istri saya masih ada juga. Anak saya tiga," katanya.
Terungkapnya kasus ini bermula dari laporan salah satu orangtua korban. Saat itu salah satu korban dilihat berperilaku aneh sehingga ditanyakan oleh orangtuanya.
"Korban menceritakan kejadian itu pada orangtuanya kemudian orangtua melapor ke polisi," kata Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Putu Kholis Aryana.
Korban sementara ini diketahui berjumlah dua orang. Usianya lima dan tujuh tahun. Keterangan korban masih terus didalami. Diakui ada kesulitan dalam meminta keterangan korban karena kondisi psikologisnya.
"Korban kan masih anak-anak sehingga ketika menceritakan tidak akan sama ketika dengan penyidik dan orangtua. Oleh karena itu kami mohon adanya pendampingan," bebernya.
Sebelum dicabuli, korban diimingi makanan dan permen. Kemudian barulah pelaku melancarkan tindakan bejatnya. Saat ini pelaku diamankan di POlresta Depok untuk dimintai keterangan intensif. Pelaku dijerat Pasal 83 UU No 35 tahun 2014 tentang Pencabulan Anak Dibawah Umur. "Ancaman diatas lima tahun," tukasnya.
sumber: rakyatku
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







