Merkel Tegaskan Islam Bagian dari Jerman
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Kanselir Jerman Angela Merkel menegaskan jika agama Islam merupakan bagian dari Jerman. Pernyataan ini dikeluarkan menanggapi pernyataan Menteri Dalam Negeri Jerman, Horst Seehofer yang menggambarkan Islam bukan bagian dari Jerman.
"Muslim adalah bagian dari Jerman dan dengan mereka, agama mereka, Islam, sama seperti bagian dari Jerman," kata Merkel, dikutip dari Khaleej Times, Sabtu (17/3/2018).
Pernyataan Seehofer diduga untuk memecah belah koalisi besar sayap kiri-kanan. Hal itu hanya akan terjadi ketika para politikus Sosial Demokrat (SPD) yang bertentangan mendapatkan posisi di dewan setelah berbulan-bulan mengalami kelumpuhan.
Pernyataan tersebut telah memicu kegaduhan politik setelah dua hari ia memasuki masa jabatan keempatnya.
"Islam bukan bagian dari Jerman. Agama Kristen telah membentuk Jerman, termasuk Ahad sebagai hari raya gereja dan ritual seperti Paskah, Pentakosta, dan Natal. Muslim yang tinggal di antara kita secara alami adalah bagian dari Jerman. Tapi itu tentu saja tidak berarti kita, karena rasa hormat yang salah, harus mengorbankan tradisi dan kebiasaan kita," kata Seehofer.
sumber: rakyatku
Potensi Bitcoin Capai Rekor Baru di Tengah Kenaikan Data Ekonomi AS
INHILKLIK - Bitcoin (BTC) dinilai memiliki peluang besar untuk mencapai level tertinggi baru, sei.
Harga Minyak Naik Seiring Sanksi Baru terhadap Rusia dan Iran
INHILKLIK - Harga minyak naik 2% ke level tertinggi dalam 3 minggu pada perdagangan Jumat (13/12/.
Harga Emas Dunia Turun Dibebani Imbal Hasil Obligasi AS
INHILKLIK - Harga emas dunia melemah pada Kamis (5/12/2024) seiring kenaikan imbal hasil obligasi.
Harga Emas Anjlok 3 Persen, Dipicu Berita Gencatan Senjata Israel-Hezbollah dan Bessent
INHILKLIK - Harga emas turun lebih dari 3% pada Senin (25/11), mengakhiri reli lima sesi yang mem.
Pertama Kali Terjadi dalam 130 Tahun, Gunung Fuji Kehilangan Lapisan Saljunya
INHILKLIK - Gunung Fuji yang ikonis di Jepang, dikenal karena lapisan saljunya yang selalu bertah.
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp15.840, Terpukul Sentimen Pilpres AS dan Kenaikan Dolar
INHILKLIK - Mata uang rupiah dibuka melemah ke posisi Rp15.840 per dolar Amerika Serikat (AS) pad.
iKlik Network







