Punya 28 Rekening, Polisi Bongkar Investasi Bos Abu Tours Pakai Dana Jamaah
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Penipuan terhadap puluhan ribu jamaah umroh yang gagal berangkat oleh Travel Abu Tours membuat polisi terus menyelidiki ke mana saja aliran uang dan aset perusahaan berada.
Polisi sudah menetapkan Bos Abu Tours, Hamzah Mamba, sebagai tersangka. Sejumlah aset juga sudah disita di antaranya mobil berbaga jenis merek dan satu motor sport.
Diduga aset tersangka lumayan besar lantaran beroperasi di sejumlah wilayah.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani mengungkapkan, pihaknya saat ini tengah fokus menelusuri aset milik bos perusahaan travel umrah itu.
Sejumlah aset yang telah disita dan disegel, dianggapnya baru sebagian kecil dari aset investasi tersangka kasus penipuan dan penggelapan dana jamaah tersebut.
Dilansir Jawapos.com, penyidik menurutnya masih berfokus mencari aset Hamzah di sekitar kota Makassar. Kota ini menjadi wilayah operasional kantor pusat perusahaan. Namun aset di kota lain juga sudah diendus.
“Secepatnya kita sita aset lain, karena diduga masih banyak. Sebagian di Makassar, ada juga di Jakarta,” kata Dicky di Makassar, Selasa (27/3/2018).
Sebelumnya Polda Sulsel menyita 1 unit sepeda motor sport dan 5 unit mobil berbagai merek milik bos Abu Tours. Aparat juga menyegel sejumlah gedung dan tanah. Aset itu menjadi barang bukti dugaan pencucian uang jemaah korban penipuan bermodus promo umrah.
Dicky mengatakan, lima kendaraan yang disita ditaksir senilai Rp 5 miliar lebih. Adapun aset tak bergerak belum dihitung nilainya. Penyitaan seiring penelusuran aliran dana dengan memblokir 28 rekening bank terkait Abu Tours.
“Sudah diselidiki, memang Abu Tours disinyalir investasi di bidang lain. Diduga menggunakan dana setoran jamaah umrah,” ujar Dicky.
Diketahui sebanyak 86.270 ribu lebih jemaah Abu Tours gagal berangkat umrah. Mereka berasal dari berbagai provinsi Indonesia, yang sebagian besar di Sulsel. Nilai total kerugian korban dipekirakan di atas Rp 1,8 triliun.
Menurut Dicky, keberadaan aset penting dalam mengusut proses hukum Abu Tours. Dari situ bisa diketahui ke mana saja dana jemaah digunakan.
Tak menutup kemungkian, aset juga bisa digunakan untuk memberangkatkan atau mengembalikan uang jemaah.
“Tapi nanti itu diputuskan di pengadilan. Kami di kepolisian hanya fokus pada penyidikan,” tambah Dicky menutup.
Sumber: pojoksatu.id
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







