• Sabtu, 18 April 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Opini
  • Inhil

Niat Berpolitik

Redaksi

Selasa, 15 Mei 2018 08:45:21 WIB
Cetak
Niat Berpolitik
Tamimi Ahmad.

Politik adalah salah satu aktivitas negara yang dipandang begitu seksi, dalam nalar biologis bahwa tidak ada satupun yang tidak tertarik bahkan bisa lepas darinya. Hal senada juga diungkapan seorang filosof Jerman Nietzshe “bahwa ada satu naluri yang tak pernah padam dalam diri manusia yaitu naluri untuk berkuasa”. Duduk dalam singgasana merupakan eksistensi dan kepuasaan tersendiri baginya, walaupun dalam singgasana itu penuh dengan suasana riuh dan tak tenang karena setiap harinya putar otot dan otak untuk menjalankan roda pemerintahan, terkadang dicaci, terkadang pula dipuji. Tapi anehnya dalam gejala umum para penguasa tidak ada yang mau berhenti dalam satu masa. Ini menggambarkan bahwa pada suasana keriuhan itu betapa banyak kenikmatan di dalamnya.

Publik yang belum memahami karakter sebuah kekuasaan tentu akan mengundang tanya, tapi inilah kenyataan walau dalam kemelut persoalan banyak orang mencarinya. Lalu, apa sesungguhnya yang dicari dari kekuasaan itu. untuk menjelaskan gejala ini setidaknya ada tiga sebab; Pertama, politik memungkinkan seseorang duduk di posisi strategis sebagai penentu kebijakan. Seseorang yang punya kekuasaan otomatis ia dapat mengarahkan kendali itu sesuai dengan keinginan. Jika kebijakan yang diambil dapat menembus batas-batas keluarga, kelompok maupun etnis, maka kebijakan itu akan ada dan dapat mewujudkan kehidupan baru yang lebih baik. Namun, jika sebaliknya, kebijakan itu akan melahirkan suasana suram yang penuh petaka. 

Kedua, untuk merubah keadaan hidup seseorang secara material dari keadaan sederhana menjadi istimewa. Faktor kedua sangat menarik untuk didalami karena punya daya tarik tersendiri bagi setiap orang yang terjun ke dunia politik sehingga dalam proses kampanye atau kontrak politiknya menjanjikan program-program normatif dan meyakinkan, padahal tidak lebih untuk menjadikan masyarakat hanya sebatas jalan kekuasaan, seumpama daun pisang di saat hujan ia diangkat diatas kepala namun setelah hujan reda iapun dilemparkan entah kemana.

Ketiga, adanya panggilan untuk merubah keadaan masyarakat ke arah yang lebih baik (dalam Muhammad Qorib: 2010, 98). Tujuan ini seringkali labil, pada awalnya ia punya niat mulia untuk fokus membangun masyarakat namun di saat berhadapan dengan beragam fasilitas dan kenikmatan politik mulai putar haluan, hilang orientasi jangka panjang, sulitnya membendung keinginan sesaat. Keadaan ini begitu relatif, dalam arti banyak orang yang mampu bertahan dari niat awal tapi lebih banyak lagi yang hilang orientasi itu sehingga mengundang persoalan secara tersendiri pula, apakah itu bersinggungan dengan sanksi sosial karena disorientasi sikap dan komitmen sehingga mengakibatkan ia tidak dipercaya lagi dan mungkin juga masuk pada ranah hukum yang mengerikan itu. ini semua tergantung pada kekuatan pribadi masing-masing.

Oleh karenanya, terjun ke dunia politik memerlukan kematangan kpribadian yang tergambar pada kecerdasan emosional, intelektual dan Spritualnya. Kecerdasan emosional mengajarkan bagaimana ia bisa simpati, memahami, mengendalikan dan mempengaruhi orang lain. Kemudian kecerdasan Inteletual dapat menjadi bekal baginya untuk melahirkan ide serta gagasan menjadi sebuah konsep cerdas untuk pembangunan. Dan kecerdasan Spritual ini lebih pada persoalan karakter. Menurut Anis Baswedan, karakter itu terbagi atas dua yaitu karakter moral dan karakter kinerja, bagus karakter moral tapi kinerja tidak baik juga tidak baik, sebaliknya bagus karakter kinerja tapi karakter moral tidak baik maka juga di bisa dikatakan baik. Oleh karena itu masing-masing saling mengisi.

Begitu juga dengan seseorang yang hanya cerdas secara intelektual ia banyak ide, gagasan menjadi sebuah program baik, namun miskin kecerdasan emosional ia tidak akan bisa mengarahkan, menggerakkan orang lain untuk bekerjasama mensuskseskan program itu secara lebih baik pula. sebaliknya ia cerdas secara emosional dalam arti pandai memimpin, menggerakkan namun jika konsep yang dijalani itu tidak baik maka roda pembangunan itu dalam satu priodenya hanya semata buang anggaran tanpa pengaruh dari program yang benar-benar dibutuhkan. 

Oleh karena itu, penting bagi kita melayakkan diri untuk menempuh sebuah posisi kerakyatan itu, terutama soal ketulusan niat dan kesiapan diri. Dalam perspektif agama, niat merupakan titik tolak dimana dan hendak kemana kita berangkat, niat yang mulia akan mendapat hasil dan balasan yang mulia pula, Tuhan sendiri menilai semua aktivitas manusia itu bertolak dari apa yang ia niatkan, kalau ia punya niat baik makan akan mendapat banyak ke baikan dan keselamatan, sebaliknya niat yang merusak akan dapat menjadi belenggu bagi diri dan masyarakat. 

Dalam hal ini niat juga harus diselaraskan dengan persoalan kafasitas diri sehingga niat yang baik itu akan mudah terwujud secara baik pula, kafasitas diri yang tidak mendukung walau dengan niat yang baik juga akan menjadi petaka kehidupan. Intinya titik renung itu adalah niat dan kemampuan, bukan terjun ke dunia politik hanya persoalan euforia, tren dan eksistensi diri dimata orang-orang tapi ini adalah persoalan kehidupan masyarakat yang bergantung di dalamnya butuh kebijakan dan pendistribusian yang cerdas. Maka dibutuhkan orang-orang yang cerdas dan tulus pula, diluar kecerdasan dan ketulusan itu pasti akan merusak.

Rasulullah pernah memberikan satu pertanyaan kepada para sahabatnya, “jika kelak Bizantium dan Persia dalam genggaman kalian, apa nanti yang akan kalian lakukan?, sahabat menjawab, Ya.. Rasulullah, kami akan menjaga kepentingan rakyat. Rasul meneruskan, jika kelak kerajaan besar itu sudah kalian tundukkan, kalian akan berlomba-loba mengejar kesenangan dunia, setelah itu kalian berperang dengan saudara kalian, kalian juga akan menyangka berperang dengan saudara kalian juga merupakan jihad dijalan Allah sehingga kalian binasa, kecuali kalian bertaqwa kepada Allah SWT.

Dialog ini menggambarkan betapa labilnya hati (niat) manusia ketika berhadapan dengan ujian kekuasaan kecuali bagi mereka yang senantisa ingat Tuhannya (cerdas Spiritualnya). Secara faktual, banyak orang yang mampu konsisten berawal dari kemapuannya menjaga niat, namun tidak sedikit yang gagal mengawal dirinya sendiri, bahkan merekalah salah satu penyebab hancurnya sendi-sendi kehidupan masyarakat, terjadinya duka dan dilema di sana sini. Dengan tulisan singkat ini hendaknya dapat menjadi renungan moril bagi setiap kita dalam upaya pemantapan kafasitas dan ketulusan diri untuk berpolitik demi kemaslahatan rakyat. Oleh karenanya perbaiki niat.


Oleh AHMAD TAMIMI
Penulis: adalah Ketua Panwaslu Kecamatan Mandah

 


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Opini

Sisi yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Pemimpin: Catatan untuk Pemilukada 2024

Selasa, 26 November 2024 - 13:45:12 WIB

Tepat pada tanggal 27 November 2024 nanti Indonesia menghelat pemilu kepala daerah. Pada perhelat.

Opini

Empat Syarat Pemimpin Ada di Fermadani

Senin, 07 Oktober 2024 - 17:15:25 WIB

INHILKLIK.COM - Tim Pemenangan Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati I.

Opini

Manajemen Pertanian Kelapa di Indragiri Hilir untuk Ketahanan Pangan Indonesia

Senin, 18 September 2023 - 16:00:00 WIB

INHILKLIK.COM - Indragiri Hilir atau Inhil, merupakan kabupaten di Provinsi Riau yang terletak di.

Opini

3 Tokoh Jawa yang Berpeluang Maju di Pilkada Inhil

Kamis, 05 Januari 2023 - 13:52:19 WIB

INHILKLIK.COM - Gemericik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Indragiri Hili.

Opini

Menaja Kenduri Budaya Melayu Sebagai Entitas Bangsa Untuk Indonesia Segera Pulih Lebih Cepat

Rabu, 10 Agustus 2022 - 07:05:31 WIB

INHILKLIK.COM - Pandemi semoga segera berlalu, hampir jutaan masyarakat di muka bumi me.

Opini

Komitmen Sambu Group dalam Penerapan Budaya K3 di Era Digitalisasi

Ahad, 20 Februari 2022 - 00:37:25 WIB

INHILKLIK.COM - Peringatan bulan K3 setiap tahunnya seakan menjadi momentum bagi.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lebih dari Kemitraan, Sambu Group Perkuat Ekosistem Lewat Kenduri Kelapa
17 April 2026
PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
14 April 2026
Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
09 April 2026
DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
31 Maret 2026
PT RSUP Sigap Tangani Karhutla di Labuan Bilik Inhil
31 Maret 2026
Kadis Koperindag Inhil Angkat Bicara soal Lonjakan Harga Ayam dan Daging Jelang Lebaran ‎
20 Maret 2026
PT BumiPalma LestariPersada Gelar Bazar Murah Minyak Goreng di 4 Kecamatan Inhil
18 Maret 2026
Pemdes Sungai Intan Gelar Patroli Poskamling, Ciptakan Keamanan dan Ketertiban di Bulan Ramadhan
12 Maret 2026
Merajut Kepedulian Ramadan, PT Pulau Sambu di Kuala Enok & YBDA Santuni Anak Yatim
11 Maret 2026
Safari Ramadhan PT Guntung Idamannusa Berbuka Puasa Bersama Anak Yatim dan Berbagi 180 Paket Sembako
09 Maret 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 PT Guntung Idamannusa Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Karhutla, Libatkan Masyarakat Desa
  • 2 Kades dan Bhabinkamtibmas Tanjung Simpang Imbau Masyarakat Jangan Membakar Lahan
  • 3 DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
  • 4 PT RSUP Sigap Tangani Karhutla di Labuan Bilik Inhil
  • 5 Kadis Koperindag Inhil Angkat Bicara soal Lonjakan Harga Ayam dan Daging Jelang Lebaran ‎
  • 6 PT BumiPalma LestariPersada Gelar Bazar Murah Minyak Goreng di 4 Kecamatan Inhil
  • 7 Pemdes Sungai Intan Gelar Patroli Poskamling, Ciptakan Keamanan dan Ketertiban di Bulan Ramadhan
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network