Siswi SMP ini Disekap dan Diperkosa Tiga Duda Selama Tiga Hari Hingga Tak Bisa Jalan
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Sungguh tragis nasib ABG ini, ia jadi korban kebiadaban tiga pria bejat. Sebelum diperkosa korban lebih dulu dicekoki dengan minuman keras.
Seorang warga Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung bernisial TG menuturkan, seorang pelaku bertugas menjemput korban dan dibawa ke sebuah café. Korban kemudian dicekoki dengan minuman keras.
Dalam kondisi mabuk korban dibawa ke rumah kos selama tiga hari.
“Selama tiga hari itu korban diperkosa sama Gus dan dua rekannya (Sum dan Cep). Kondisi korban sekarang masih trauma,” tutur YG, Minggu (20/5/2018).
Bukan saja luka batin, korban juga mengalami kesakitan akibat kejadian itu. Bahkan korban hingga tidak bisa berjalan karena sakit di bagian vitalnya.
Masih menurut YG, seorang pelaku, Sum ditangkap polisi. Sedangkan dua pelaku lainnya kabur.
Seorang tokoh masyarakat di tempat korban tinggal, Usman mengatakan, kejadian perkosaan ini sebenarnya sudah lebih dari dua pekan.
Namun keluarga baru melaporkan, pada Jumat (18/5/2018) karena sebelumnya keluarga masih mengurusi korban.
“Yang melaporkan belakangan adalah kakak korban, karena selama ini keluarga seperti berduka dengan apa yang menimpa korban,” ujar Usman seperti dilansir Tribunnews.com.
Usman pun mengakui, tiga pelaku adalah warganya di Kecamatan Pucanglaban.
Usman membenarkan, Sum sudah ditangkap polisi. Namun Sum mengaku sebatas mengajak korban minum-minuman keras.
Usman mengaku prihatin dengan kejadian yang menimpa korban. Sebab korban masih sekolah dan mempunyai masa depan panjang.
Korban selama ini diasuh oleh bibinya.
“Semoga semua pelaku bisa ditangkap dan dihukum. Biar terungkap peran masing-masing,” tegas Usman.
Ketiga pelaku diketahui berstatus duda. Mereka pernah menikah namun kemudian bercerai. Terutama Cep, selama ini dikenal sering mabuk dan membuat onar.
Selain menangkap Sum, polisi juga telah melakukan olah TKP di café tempat korban dicekoki minuman keras.
Termasuk ke rumah kos yang digunakan ketiga pelaku mencabuli korban.
Kanit Reskrim Polres Tulungagung, AKP Mustijat Priyambodo menolak memberikan penjelasan terkait kasus ini.
sumber: riausky
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







