• Rabu, 22 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Hukrim

Pengakuan Mahasiswi Ayam Kampus, Kuda-kudaan Sekuatnya Rp2 Juta

Redaksi

Rabu, 23 Mei 2018 22:27:03 WIB
Cetak
Pengakuan Mahasiswi Ayam Kampus, Kuda-kudaan Sekuatnya Rp2 Juta

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Demi gaya hidup mewah, mahasiswi ayam kampus berani menerima bookingan di indekos. Biaya kuliah, dandan, hidup bersenang-senang, menjadi alasan untuk menjual diri. Alasan itulah yang dilontarkan Mawar (bukan nama sebenarnya).

Mahasiswi asal Balikpapan Kalimantan Timur yang terjerumus sebagai pelacur itu memasang tarif hanya Rp 1 juta untuk short time. Tarif itu hanya untuk satu kali klimaks saat bersetubuh. Ketika sang pejantan masih sanggup, ya, harus membayar lagi.

“Kalau mau Rp 5 juta itu long time. Itu buat main satu malam, tapi sekuatnya. Abis keluar kalau masih kuat, ayo main lagi,” tantangnya.

Wanita berkulit putih bersih dengan bibir tipis tersebut melanjutkan, harga yang ditawarkannya itu masih bisa dinego. Untuk short time mentoknya Rp 500 ribu. Sedangkan kuda-kudaan sekuatnya, paling mentok Rp 2 juta.

Kok mau sih, jualan tubuh? Mawar yang baru saja menginjak usia 23 tahun ini dengan gampangnya menjawab, “Sekarang apa-apa butuh uang. Biaya kuliah mahal, biaya hidup pun mahal. Jadi mau gimana lagi?”.

Menawarkan jasa kenikmatan sesaat, sambung dia, tidak masalah asalkan bukan gratisan. Selain itu, Mawar mengaku telah sakit hati karena telah kehilangan “mahkota” sejak di bangku SMA.

Sialnya lagi, pacar yang merenggut keperawanannya bukan bertanggung jawab untuk menikahinya, tapi malah kabur. Sejak hubungan terlarang itulah, Mawar menjerumuskan diri menjadi pelacur.

“Lepas perawan waktu SMA, pacaran dan begituan sama mantan saya di rumahnya. Sempat menolak, tapi terpaksa. Karena sudah nggak perawan, ya, sekalian aja,” seloroh dia.

Apakah tidak malu sama teman, apalagi orangtua? Mawar mengatakan, menjual diri sekarang ini tak perlu seperti dulu, turun ke jalan dan khawatir diuber-uber aparat. Apalagi, dirinya seorang mahasiswi yang melek teknologi. Mawar memilih “berdagang” melalui BeeTalk, WeChat, Twitter, dan WhatsApp.

“Ya, awalnya sih nggak mau. Cuma karena mendesak, waktu itu lagi butuh banget buat bayar kuliah, jadinya terpaksa cari uang lewat jual diri. Nggak lama abis ngerasain, jadi keterusan,” papar dia.

Lanjut Mawar, setelah mendapatkan mangsa dan harga deal, tempat untuk melakukan hubungan terlarang pun bukan soal. Dia mempersilakan tamunya bertandang ke kamar indekosnya di kawasan Jalan MT Haryono untuk merasakan servis darinya.

Lain halnya ketika sang pria hidung belang mengajaknya main ke hotel, maka biaya kamar dan room service lainnya tentu dibebankannya ke konsumen.

“Biasanya kalau long time itu di hotel. Tapi saya ada kamar (indekos, Red) kalau dia nggak ada hotel,” imbuhnya.

Bagaimana dengan ancaman HIV/AIDS dan dosa yang harus dipertanggungjawabkan di akhirat kelak? Mawar mengaku sama sekali tak merasa khawatir, apalagi menjadi beban hidupnya. Setiap kali berhubungan badan, dia mewajibkan pelanggannya menggunakan pengaman.

“Syaratnya, ya, memang harus pakai kondom. Saya nggak mau kalau nggak pakai kondom. Kalau pakai kondom ‘kan aman dari HIV. Kalau dosa, ya, itu ditanggung masing-masing,” jawabnya enteng.

Uang hasil bisnis esek-esek, aku Mawar, digunakannya untuk berfoya-foya serta mempercantik diri. Perawatan tubuh diperlukan agar konsumen betah dan akhirnya mau menjadi pelanggan.

Sampai kapan mau menjual diri? Beberapa saat Mawar terdiam, matanya menatap kosong sebelum akhirnya berjanji akan berhenti total setelah berumah tangga.

Setelah dikecewakan sang pacar yang telah merenggut keperawanannya, Mawar membutuhkan pria yang bertanggung jawab dan bisa menerima dirinya apa adanya.

Ayam kampus lain yang berhasil diwawancarai Balikpapan Pos (Grup Jawa Pos/pojoksatu.id), Yanti (nama samaran). Sayangnya, Yanti lebih tertutup namun mengakui apa yang dilakukannya karena terbelit masalah ekonomi.

Warga perantau yang baru saja diterima kerja ini mengatakan, jasa menjual tubuhnya hanya dilakukan ketika ada keinginan.

“Saya merantau ke sini, sebenarnya mau cari kerja sambil kuliah. Tapi sementara saya jual diri karena bisa dapat uang lebih gampang. Tapi sebenarnya saya baru aja diterima kerja, jadinya nggak seberapa sering lagi layanin orang. Kecuali pas lagi pengin aja,” tuturnya.

Sama halnya dengan Mawar, Yanti menawarkan kamar indekosnya untuk melakukan hubungan badan setelah harga disepakati. Medsos digunakannya untuk mencari pria hidung belang.

“Sekarang, ya, memang harus pakai medsos. Udah nggak zaman nunggu di pinggir jalan,” singkat Yanti.


sumber: pojoksatu.id


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Hukrim

Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:10:57 WIB

Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.

Hukrim

PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi

Senin, 06 Juli 2026 - 17:49:05 WIB

PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.

Hukrim

PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:51:34 WIB

PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.

Hukrim

Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:24:33 WIB

PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.

Hukrim

Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:07:11 WIB

Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.

Hukrim

Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025

Senin, 08 Desember 2025 - 16:41:32 WIB

TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
  • 2 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 3 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 4 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
  • 5 PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
  • 6 Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
  • 7 Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network