Wulandari Pingsan Divonis 9 Tahun dan Denda Rp1 Miliar
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Ni Nyoman Wulandari pingsan saat hakim menjatuhkan vonis 9 tahun penjara dan denda Rp1 miliar. Wanita berusia 21 itu merupakan terdakwa pasangan kumpul kebo yang sebelumnya didakwa atas kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu seberat 12,21 gram.
Diduga Wulandari limbung dan ambruk setelah Majelis Hakim pimpinan Dewa Budi Watsara, mengganjar dirinya dan pasangan kumpul kebonya Komang Hendra (37) dengan hukuman pidana selama 9 tahun, denda Rp 1 miliar subsider 2 bulan penjara.
Vonis majelis hakim lebih ringan daripada tuntutan jaksa Ni Luh Ari Suparmi yang sebelumnya menuntut keduanya dengan hukuman pidana selama 11 tahun denda Rp 1 miliar subsider 4 bulan penjara.
Majelis hakim menilai, perbuatan kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar dakwaan pertama Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Komang Hendra dan Ni Nyoman Wulandari masing-masing selama 9 tahun penjara dikurangi masa terdakwa menjalani hukuman sementara, denda Rp 1 miliar dengan ketentuan, apabila terdakwa tidak mampu membayar bisa diganti dengan pidana kurungan selama 2 bulan,” tegas Hakim, Rabu (23/5) dilaporkan pojoksatuid.
Atas vonis hakim, baik terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya IB Yoga dkk, maupun JPU sama-sama menyatakan pikit-pikir.
Kasus yang melilit terdakwa berawal dari penangkapan keduanya di area parkir rumah kos Pondok Batur, Desa Sidakarya, Denpasar Selatan, Selasa (19/12) Pukul 02.00 Wita.
Singkat cerita, dari hasil pengeledahan di kos dan mobil Suzuki Ignis dengan Nomor Polisi DK-1607-D polisi mengamankan sabu dengan total 12,21 gram.
Hasil intrograsi, sabu diperoleh dari Putu (DPO) dengan harga Rp7 juta. Sesuai intrograsi, sabu selain akan diedarkan juga dikonsumsi sendiri.
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







