Dimutilasi karena Tak Perawan, Mayat Wanita Ini Ditemukan di Taman Bunga
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Seorang pelatih tinju Taiwan membunuh dan memotong-motong pacarnya, yang dia temui di Tinder, setelah dia menemukan dia tidak perawan dan bahwa dia telah mengobrol dengan pria lain ketika sedang menjalin hubungan dengannya.
Korban, yang diidentifikasi sebagai Yee-men Huang berusia 27 tahun, terakhir terlihat bersama tersangka, Gary Chu, 28 tahun, pada 20 Mei - satu hari setelah dia kehilangan kontak dengan saudara laki-lakinya, menurut Taiwan News, Kamis (31/5/2018).
Pada tanggal 26 Mei, setelah satu minggu tidak memiliki kontak dengan Huang, saudara laki-lakinya memposting di Facebook menanyakan keberadaannya, mencurigai bahwa Chu mungkin dapat menahannya dari keinginannya.
Pelatih tinju berusia 28 tahun itu menghubungi kakak Huang malam itu untuk mengklarifikasi bahwa dia tidak pernah jahat pada wanita itu atau bahkan menjadi kasar terhadapnya dan bahwa dia tidak ditahan melawan keinginannya. Chu bahkan menjelaskan bahwa dia memintanya untuk pergi tetapi dia menolak.
Motif untuk membunuhnya terungkap dalam posting Facebook Chu yang dibuat pada 26 Mei. Dia mengklaim bahwa Huang menggunakan Tinder untuk satu malam berdiri. Chu juga mengaku di media sosialnya mengoceh bahwa wanita itu mengatakan kepadanya bahwa dia masih perawan.
Tak lama setelah itu, ia menemukan bahwa Huang tidak benar-benar perawan dan ia masih terus menggunakan Tinder untuk bermain-main dengan orang lain secara online, yang menyebabkan kejahatan yang mengerikan.
Polisi secara resmi melakukan penyelidikan mereka setelah mereka dihubungi oleh saudara Huang. Pihak berwenang tidak menemukan Chu di apartemennya di Distrik Banqiao New Taipei City selama pencarian mereka.
Selama penyelidikan, polisi meninjau rekaman pengawasan dari gedung. Terungkap bahwa Chu melakukan perjalanan yang mencurigakan di luar pada pukul 1 pagi pada tanggal 22 Mei, di mana dia terlihat membawa tujuh kantong sampah dan menguburnya di berbagai lokasi di dekatnya.
Pada tanggal 27 Mei, pihak berwenang menggali apa yang tampak sebagai sisa-sisa Huang yang tersebar di tujuh kantong sampah yang terkubur di taman bunga.
Satu hari kemudian, pada 28 Mei, tubuh Chu ditemukan tergantung di pohon dekat Kementerian Kesehatan dan Rumah Sakit Kesejahteraan di Kabupaten Xinzhuang, kata dalam laporan itu. Barang-barang pribadi, serta catatan bunuh diri yang berbunyi "dia bersalah padaku," juga ditemukan di TKP.
Setelah insiden itu, mantan istri Chu dilaporkan datang ke depan dan mengungkapkan bahwa pria itu memang kasar dan bahwa dia pernah menahannya melawan keinginannya, Edmonton Sun melaporkan. (rakyatku)
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







