KETERLALUAN... Diberi Penyedot Debu Saat Natal, Remaja Ini Bunuh Ibu dan Adiknya
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Seorang anak laki-laki berusia 14 tahun, dituduh membunuh ibunya dan saudara laki-lakinya yang berusia delapan tahun. Itu karena dia diberi penyedot debu saat Natal. Demikian terungkap di pengadilan.
Jacob Remalay, yang kini berusia 16 tahun, diduga merasa dibeda-bedakan dengan adiknya, Caleb oleh ibunya.
Pasalnya, saat natal, adiknya Caleb (8), dibawa perjalanan ke Dunia Disney, sementara ia harus tinggal di rumah dan melakukan tugas-tugas.
Psikolog forensik Dr Nicole Applegate memberikan rincian dugaan favorit orang tua Remalay pada sidang di Westmoreland County Court di Pittsburgh Kamis, untuk memutuskan apakah persidangannya harus dipindahkan dari orang dewasa ke pengadilan remaja.
Berbicara untuk pembelaan, dia menceritakan tentang bagaimana Remalay menderita gangguan kepribadian ganda, dan diduga melakukan pembunuhan sementara di bawah pengaruh kepribadian lain yang disebut 'Wrath.'
Dia mengatakan tiga kepribadian lainnya adalah seorang penyihir, pria tua dan gadis kecil.
Pembela umum Wayne McGrew mengatakan kepada pengadilan: "Saya tidak tahu berapa lama pelaku telah terlibat, tetapi semakin kuat dan kuat dalam kepribadiannya. Begitu dia keluar dari keadaan yang berubah, dia sangat menyesal dan sangat tertekan, karena dia tahu, polisi bersaksi di rumah sakit, pelaku keluar dan memberitahu semua orang apa yang sebenarnya terjadi."
Ayah Remaley, David, juga memberikan kesaksian kepada pengadilan, mengatakan bahwa dia memiliki 'penilaian buruk' dengan pengasuhannya, dan menceritakan kesedihannya karena kehilangan keluarganya.
Putranya dituduh menembak ibunya Dana (46), dan saudara lelaki berusia delapan tahun, Caleb, tewas dengan pistol di rumah mereka di New Stanton, Penn., Pada November 2016, ketika ayahnya sedang bekerja.
Dia mendukung Jacob untuk diadili di pengadilan anak-anak.
Jaksa dan pengacara pembela sekarang akan mengajukan argumen tertulis kepada hakim, yang akan memutuskan di mana Remalay akan diadili.
sumber: rakyatku
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







