Unri Persiapkan Kurikulum Mengikuti Perkembangan Zaman
INHILKLIK.COM, PEKANBARU - Keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan serta menjadi lulusan yang berkualitas, menjadi tolok ukur keberhasilan Perguruan Tinggi dalam melaksanakan proses pendidikan dan pembelajaran. Satu diantara inti keberhasilan pendidikan ini tergantung dari kemampuan tenaga pendidik dalam menjalankan kurikulum pendidikan pada masing-masing program studi.
Demikian disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Riau (Unri) Prof Dr Ir Thamrin MSc, saat membuka acara Workshop Penguatan dan Penataan Ulang Kurikulum di Lingkungan Universitas Riau, Selasa (5/6/2018) di Aula Serbaguna Gedung Rektorat Unri.
“Dengan adanya Workshop ini, diharapkan dapat memberikan motivasi bagi kita untuk mengoptimalkan kerangka pengembangan dan peningkatan mutu kurikulum untuk peningkatan mutu pembelajaran mahasiswa dan mutu lulusan pendidikan tinggi. Oleh sebab itulah, kegiatan ini sangat bermanfaat dalam memberikan pemantapan wawasan bagi universitas untuk menyusun kurikulum yang sejalan dengan Peraturan yang berlaku,” terang Thamrin, seperti dalam rilis yang diterima redaksi.
Kegiatan penguatan kurikulum ini dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Ketua Jurusan, Koordinator Program Studi, dan Operator Transkip Nilai pada masing-masing fakultas yang ada di lingkungan Unri. Pada Workshop ini, Unri menghadirkan Narasumber dari Universitas Sriwijaya Effendi Namawi MSi, ahli nomenklatur.
Effendi, selaku narasumber dalam Workshop ini, menjelaskan Kemenristekdikti selalu mendorong perguruan tinggi untuk senantiasa memperbaharui kurikulumnya, dengan tetap mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan Tinggi sesuai Permenristekdikti Nomor 44 tahun 2015.
“Kurikulum Pendidikan Tinggi ini dikembangkan oleh setiap Perguruan Tinggi, namun harus mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi untuk setiap Program Studi yang mencakup pengembangan kecerdasan intelektual, akhlak mulia, dan keterampilan. Kurikulum pendidikan tinggi ini, harus dikembangkan secara terus menerus karena kurikulum itu bersifat dinamis. Artinya, kurikulum harus mampu menjawab tantangan, senantiasa adaptif dan kontekstual sesuai dengan perkembangan yang ada,” lanjut Effendi.
“Sejalan dengan revolusi industri 4.0 sebagaimana yang disampaikan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) dalam berbagai kesempatan, pembelajaran di perguruan tinggi seharusnya sudah mulai mengembangkan sistem perkuliahan berkonsep e-learning atau berbasis teknologi informasi. Hal ini penting, agar sejalan dengan laju perkembangan teknologi saat ini,” tambahnya lagi. (MCR)
Diwarnai Skorsing 12 Jam, Konfercab ke-V GMNI Inhil Lahirkan Pemimpin Baru
Tembilahan – Konferensi Cabang (Konfercab) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Indra.
Konfercab V GMNI Inhil Dihadiri Ketua Pertama GMNI Inhil
Indragiri Hilir – Konferensi Cabang (Konfercab) ke-V GMNI Indragiri Hilir dilaksanakan pada Rab.
Malam Puncak Sosialpreneur Award Jilid 6: Mahasiswa UNISI Sukses Hidupkan Kembali UMKM Lokal
TEMBILAHAN - Malam puncak ajang bergengsi Sosialpreneur Award Jilid 6 Tahun 2025.
Pemuda Inhil Raih Juara di Ajang Internasional PAN-SEA AI Developer Challenge 2025
Prestasi membanggakan kembali hadir dari Indragiri Hilir. Fengkie Junis, pemuda asal Inhil, berha.
Wisuda STIKes Husada Gemilang Tahun Akademik 2024/2025: 58 Lulusan Tenaga Kesehatan Siap Mengabdi
Tembilahan, 27 November 2025 — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Husada G.
GMNI Inhil Gelar Diskusi, Bahas Mengapa Inhil Tidak Masuk PSN Sentra Hilirisai Kelapa Nasional
Indragiri Hilir — DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Indragiri Hilir menggelar .
iKlik Network







