Mengejutkan! Keluarga Tak Tahu Linda Wati Menikah, Suami Konsumsi Obat Jin
INHILKLIK.COM, KLAIMANTAN SELATAN - Fakta di balik pembunuhan Linda Wati yang mayatnya dimasukkan ke dalam box plastik dan dititipkan di Musala Al Musyarafah, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) membuat publik tercengang.
Mayat Linda Wati diperlakukan tak wajar oleh suaminya sendiri, Riyad (35). Ia membunuh istrinya dan memasukkan mayatnya ke dalam box plastik warna putih. Selanjutnya, Riyad menitipkan mayat sang istri di Musala Al Musyarafah.
Selama setahun terakhir, Riyad tinggal di rumah kost milik Zen. Di mata Zen, Royad adalah pria yang baik, meski kerap mengonsumsi obat-obatan.
Menurut Zen, Riyad sering membantunya dan menjadi sopir istrinya. Zen kasihan karena Riyad adalah seorang yatim piatu.
Mengenai Linda Wati, Zen mengatakan wanita itu telah bersama dengan Riyad sejak empat tahun terakhir. Namun baru setahun mereka tinggal di rumah Zen di kawasan Sultan Adam.
Di lingkungan dekat rumah itu, Riyad juga dikenal baik. Dia bahkan kerap memasak di masjid seberang gangnya untuk orang yang berpuasa.
Namun beberapa orang yang mengenalnya mengetahui kebiasaan Riyad. Ya, pria berusia 35 tahun itu mengalami ketergantungan obat, khususnya obat ‘jin’.
Linda Wati semasa hidup
Sementara itu, pengakuan mengejutkan datang dari keluarga Linda Wati. Bahmudah, kakak kandung Linda Wati, mengatakan, keluarga tidak tahu jika adiknya sudah menikah.
“Dia setahu kami tidak memiliki pacar. Tapi, dulu pernah sih punya kekasih,” ucap Bahmudah.
Ani, pembantu rumah tangga yang bekerja di rumah Zen mengaku melihat korban masuk ke dalam kamar pelaku pada Sabtu pagi (9/6).
Pembunuh Linda Wati ditangkap
Di dalam kamar, pelaku dan korban hanya berduaan. Wanita berusia sekitar 55 tahun itu mengaku kaget saat mengetahui korban meninggal dalam kondisi tragis.
“Sabtu pagi dia (korban) ke sini. Saya lihat masuk ke kamar Riyadi. Pas tadi pagi, dapat kabar kalau korban meninggal,” ucap wanita berjilbab itu tadi malam.
sumber: pojoksatu
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







