Dua Gadis Ini Berhubungan Seks dengan Pria di Bawah Umur
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Dua teman terbaik yang digambarkan memiliki "penyimpangan seksual", ditangkap karena diduga memikat dan berhubungan seks dengan remaja laki-laki. Demikian diungkap para pejabat.
Talia Sisco (24), dan Tina Pourani (23), ditangkap Kamis di rumah mereka di South Bay, California, karena melakukan hubungan seks yang tidak sah dengan seorang anak kecil. Itu diungkap stasiun berita KGO melaporkan.
Para wanita - yang telah menjadi teman sejak duduk di bangku SMA Saratoga High School - dilaporkan melakukan hubungan seks pada beberapa kesempatan dengan anak laki-laki berusia 15 dan 16 tahun, kata pihak berwenang.
"Mereka membual dan membual tentang tindakan-tindakan seks dengan anak di bawah umur, menggunakan kata-kata seperti 'penyimpangan seksual,' seperti 'pergi ke neraka' karena tindakan mereka," Detektif Sheriff Santa Clara County Vicente Mitre mengatakan kepada stasiun berita.
Kedua wanita itu menjangkau para korban lewat media sosial, yang mereka tahu melalui keluarga dan teman-teman, menurut para pejabat.
Kantor Sheriff Santa Clara County mengatakan, mereka menerima laporan pada bulan April tentang "serangkaian dugaan hubungan seksual antara tersangka ini dan beberapa anak laki-laki yang menghadiri sekolah menengah setempat."
Selama penyelidikan, para detektif mengatakan mereka "mengumpulkan bukti ekstensif dari sifat seksual yang grafis."
Sisco adalah seorang siswa-guru di Sekolah Menengah Bernal, tetapi pihak berwenang tidak mengetahui ada korban yang terdaftar di sana.
Kedua teman itu memesan beberapa biaya termasuk persetubuhan oral anak di bawah umur. Sisco juga menghadapi dakwaan, karena berkontribusi terhadap kenakalan anak di bawah umur dan mengatur pertemuan dengan seorang anak di bawah umur untuk melakukan pelanggaran seksual.
Sisco ditahan di Fasilitas Wanita Elmwood Complex sementara Pourani dibebaskan dengan jaminan USD60.000.
“Perlindungan anak-anak kita selalu menjadi prioritas utama bagi agensi kita. Saya bersyukur para predator ini dibawa ke pengadilan. Jika ada korban lain masih di luar sana, silakan maju ke depan,” kata Sheriff Santa Clara County Laurie Smith kepada Mercury News.
sumber: rakyatku
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







