Cerita Ibu Muda Buang Bayinya di Meja Tukang Kupat Tahu
INHILKLIK.COM, SUKABUMI - Seorang ibu muda berinisial Sum nekat membuang bayinya sendiri. Ia mengaku malu karena terlibat hubungan gelap dengan seorang pria. Sum melahirkan bayinya di dalam kamar kosannya pada Minggu (22/7/2018) sekitar pukul 03.45 WIB.
Kamar kosan Sum berada di Jalan Pasar Ciwangi, Gang Harapan, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong. Kosan tiga lantai itu berada di gang sempit tidak jauh dari pasar, tempat Sum membuang bayinya.
Sum diamankan polisi keesokan harinya atau Senin (23/7/2018), petugas langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selain bukti bekas cairan diduga ketuban, polisi juga mengamankan pakaian milik Sum bernoda darah.
"Sekitar pukul 03.45 WIB dini hari itu, pelaku merasakan mual dan mulas. Saat itu dia tidur di kamar kosan temannya yang berdekatan dengan kamarnya, saat terjaga dia kaget melihat cairan diduga air ketuban menggenang di kasur temannya," kata Kasatreskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Budi Nuryanto kepada detikcom, Selasa (24/7/2018).
Sum kemudian bergegas pindah ke kamar kosan miliknya, di tempat itu perempuan berusia 18 tahun itu merasakan sakit luar biasa di bagian perutnya. "Dia nahan sakit tapi enggak teriak takut membangunkan tetangga kamar, karena merasa seperti mau buang air besar dia masuk ke kamar mandi dan melahirkan di sana," lanjut Budi.
Bayi berjenis kelamin laki-laki dilahirkan Sum, dalam keadaan sakit tertatih Sum mencari plastik bening bekas bungkus bedcover dan memasukan anaknya ke dalam plastik bening. Karena tidak ingin mencolok, plastik itu dimasukan lagi ke dalam plastik bercorak.
"Saat memasukan bayinya dia sempat melihat kondisi dan jenis kelamin anaknya itu, makanya sejak dimintai keterangan dia sudah mengetahui jenis kelaminnya," tuturnya.
"Dia berjalan sendirian keluar gang, awalnya dia mau menyimpan bayinya itu di mulut gang yang jaraknya sekitar 10 meter dari kosan. Namun akhirnya bungkusan plastik berisi bayi itu dia bawa ke area pasar berjarak sekitar 100 meteran, dia simpan bayinya di atas meja tukang kupat sayur," ujar Budi.
Seperti diberitakan sebelumnya penemuan kantong plastik bedcover berisi bayi menggegerkan pedagang di Jalan Pasar Pasar Ciwangi, Gang Harapan, Kelurahan Nyompolong, Kota Sukabumi, Jawa Barat, itu berlangsung Minggu (22/7), sekitar pukul 04.00 WIB. Sejumlah saksi mata menyerahkan bayi tersebut ke anggota Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Sukabumi Kota.
(detik.com)
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







