• Rabu, 22 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Hukrim

Remaja 13 Tahun ini Tewas Usai Dipaksa Cowoknya Minum 30 Butir Pil Dextro

Redaksi

Senin, 13 Agustus 2018 23:32:46 WIB
Cetak
Remaja 13 Tahun ini Tewas Usai Dipaksa Cowoknya Minum 30 Butir Pil Dextro

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Peristiwa tragis menimpa HAS (13), seorang remaja putri di Kota Padangsidimpuan yang meregang nyawa usai minum obat-obatan yang diberikan oleh temannya. Sebelum tewas, korban mengaku dipaksa temannya minum puluhan pil dextromethorphan hingga overdosis.

HAS sempat mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padangsidimpuan, Jumat (10/8/2018). Namun, nyawanya tidak tertolong. Korban akhirnya dimakamkan di TPU Muslim Jalan Imam Bonjol, Kota Padangsidimpuan, Sabtu (11/8/2018).

Menurut kakak korban, WS, sebelum meninggal, adiknya pergi bersama teman lelakinya berinisial S. Saat itulah korban mengaku dirinya dicekoki obat-obatan pil dextromethorphan. Bahkan, korban mengaku dipaksa mengonsumsi hingga 30 butir pil.

Setelah minum puluhan pil itu, teman lelakinya mengantarkan korban ke rumah teman korban di daerah Sigalangan, Kota Padangsidimpuan. Kondisinya juga sudah memburuk. Keluarga korban akhirnya menjemput korban yang sudah dalam kondisi lemas dan menggigil.

“Waktu kami jemput, dia sudah kedinginan. Kata mamak temannya, dia sakit, jatuh dari motor. Tapi, ayah tidak percaya, dia pikir dia dipukul. Dia bilang ke ayah, dia dikasih teman laki-lakinya pil anjing (dextro). Ada mungkin 30 butir dikasih,” kata WS.

Keluarga juga mendapat informasi dari orang tua teman korban bahwa korban tengah hamil dua bulan. Diduga, teman lelaki korban sengaja mencecokinya dengan pil dextro untuk menggugurkan janin di kandungannya. “Yang bilang adik saya hamil dua bulan uwak itu, tapi enggak tahu kenapa teman laki-lakinya itu nyuruh dia minum pil itu,” kata WS.

 

Sebelumnya, keluarga dan sanak saudara meratapi kepergian anak keempat dari 8 bersaudara buah hati pasangan AH dan LW Boru Batubara yang sudah bercerai itu.

“Selama ini dia (korban) tinggal sama ayahnya di Padangmatinggi, kami sudah bercerai,” ungkap LW, ibu kandung korban yang tinggal di Desa Sidadi, Batang Angkola, Tapsel.

Cerita LW, putrinya diketahui mengonsumsi pil dextro kurang lebih sebanyak 30 butir. Keterangan itu didapatnya dari beberapa teman sepermainan putrinya yang tinggal di daerah Sigalangan, Batang Angkola.

“Malam Rabu kemarin (Selasa Malam), dia dibawa temannya ke Sigalangan, dan sempat tinggal di sana. Soalnya, kata temannya dia takut mau pulang ke rumah atau ke rumah saya,” ujar LW berlinang air mata sambil menggendong anaknya yang masih bayi di RSUD Kota Padangsidimpuan.

Rupanya, cerita LW, kata teman putrinya, setelah memakan puluhan butir pil yang diakuinya Pil Dextro, korban merasakan sakit di bagian dada, nafasnya sesak dan terus gelisah.

Dan hal itu diberitahukan teman putrinya kepada Kakak Korban WS yang tinggal di Aek Tampang, Kota Padangsidimpuan. Mendapat kabar itu, lanjut LW, putrinya pun dijemput dan dibawa ke kediaman ayah mereka di Padangmatinggi.

 

“Mungkin karena dia takut mau pulang ke mana, jadi dibawa ke tempat kawannya. Baru setelah itu dikasih tahu sama kakaknya, dan dijemput ke Sigalangan,” terang ibu korban.

Rabu (8/8) malam, korban dijemput kakaknya dan dibawa ke rumah ayah mereka. Di sana, kata LW, kondisi putrinya semakin parah. Dan selanjutnya dibawa ke RSUD Kota Padangsidimpuan. “Baru Jumat malam ini saya dapat kabar, anak saya sudah meninggal,” tukasnya sedih.

Mirisnya, sejak LW dan suaminya bercerai, HAS putrinya tidak lagi melanjutkan sekolah. Bahkan kegiatan sehari-hari putrinya pun tidak diketahuinya pasti. “Putus sekolah, tidak sekolah lagi, hanya SD,” ungkapnya dan masih menyimpan tanya soal kematian putrinya.

Sementara itu, Kapolres Padangsidimpuan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hilman Wijaya mengatakan, sudah meminta keterangan dari empat saksi yang mengetahui kematian HAS.

Dari pemeriksaan tersebut, petugas mendapat informasi sebelum tewas, korban sudah tiga hari tidak pulang ke kediamannya. Korban juga dicecoki pil dextromethorphan.

Namun, untuk memastikan apakah kematian warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Padangsidimpuan tersebut karena overdosis atau tidak, polisi mengalami kesulitan. Pasalnya, pihak keluarga tidak bersedia jenazah korban diautopsi. “Keluarga menolak otopsi dilakukan terhadap jasad korban,” kata Hilman Wijaya.

 

Dari penelusuran METRO TABAGSEL (Grup Jawa Pos), lewat akun FB yang diduga milik korban atas nama Fan S, korban sempat memposting dua bungkus plastik putih berisi puluhan butir obat berwarna kuning dan putih. Bahkan, korban juga pernah melakukan “Live” (Siaran Langsung) sambil meneguk obat tersebut. Dan setelah korban meninggal, beberapa akun-akun lain yang diyakini teman-teman korban tampak memenuhi berandanya dan mengucapkan duka cita.

 

Sumber: pojoksatu


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Hukrim

Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:10:57 WIB

Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.

Hukrim

PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi

Senin, 06 Juli 2026 - 17:49:05 WIB

PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.

Hukrim

PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:51:34 WIB

PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.

Hukrim

Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:24:33 WIB

PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.

Hukrim

Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:07:11 WIB

Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.

Hukrim

Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025

Senin, 08 Desember 2025 - 16:41:32 WIB

TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
  • 2 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 3 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 4 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
  • 5 PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
  • 6 Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
  • 7 Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network