Meninggal Tak Wajar, Tahanan Titipan Tewas Berpelukan dengan Istri di Dalam Lapas
INHILKLIK.COM, LUMAJANG - Seorang tahanan titipan Polres Lumajang, Rasit (30) tewas dalam kondisi berpelukan bersama istrinya Fatimah (18) di areal kunjungan keluarga tahanan/narapidana di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Lumajang, Jawa Timur, Jumat (31/8/2018). Korban meninggal secara tak wajar usai meminum cairan dari botol mineral yang dibawanya.
"Saat itu, Fatimah bersama Burawi yang merupakan ibu kandung korban menjenguk korban di Lapas. Keduanya membawa makanan yang sudah melalui proses pemeriksaan oleh petugas Lapas sebagaimana mestinya. Mereka pun diperkenankan masuk ke dalam Lapas," kata Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran saat dihubungi di Lumajang Jumat (31/8/2018).
Di areal kunjungan keluarga tahanan, Rasit membawa satu botol air mineral dan meminta gelas plastik di kantin Lapas. Dia kemudian menuangkan air dari botol mineral ke gelas dan diminum bersama istrinya.
"Selang beberapa saat kemudian, masih dalam posisi duduk berpelukan secara tiba-tiba korban bersama istrinya merebahkan diri dan sesak napas yang membuat panik para pengunjung/tahanan/narapidana yang berada di areal kunjungan Lapas," kata Hasran.
Dalam kondisi sesak napas itu, petugas dibantu tahanan dan narapidana lainnya membawa korban bersama istrinya ke ruangan Poliklinik Lapas Lumajang untuk mendapatkan tindakan medis. Namun setelah diperiksa di ruang Poliklinik, diketahui kedua korban sudah meninggal dunia.
"Kami langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa lokasi. Kami juga mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi-saksi di Lapas yang diduga mengetahui kejadian itu," katanya.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti di TKP, di antaranya, botol kosong yang berisi sisa cairan dan dua gelas yang digunakan korban. Barang-barang tersebut kemudian langsung dibawa ke laboratorium forensik Polda Jatim di Surabaya untuk diperiksa kandungannya.
"Hasil pemeriksaan fisik luar tubuh korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun kematian kedua korban tidak wajar, sehingga perlu diselidiki untuk mengungkap tabir meninggalnya seorang tahanan bersama istrinya di Lapas Lumajang," ucap Hasran.
Kedua korban yang meninggal dalam kondisi tidak wajar tersebut dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lumajang. Polres Lumajang lalu membuat surat permintaan autopsi mayat kepada Direktur RSUD Lumajang untuk mengungkap penyebab kematian Rasit bersama istrinya. (Inews)
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
iKlik Network







