Ungkap Pelaku Pembunuhan Janda Cantik Ella Nurhayati, Polisi Uji Sidik Jari dan Pisau Jadi Bukti
INHILKLIK.COM, BANDUNG - Polda Jawa Barat membantu penyelidikan atas kasus tewasnya janda cantik asal Lembang Bandung, Ella Nurhayati (42). Sejauh ini polisi masih menyelidiki perkara tersebut.
"Kasusnya masih penyidikan. Kita enggak bisa kira-kira (pelaku). Nanti setelah proses penyelidikan ditambah alat bukti dengan saksi-saksi. Untuk penyelidikan, pasti kita (Polda Jabar) backup," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (13/9/2018) seperti dilansir Detikcom.

Polisi sejauh ini belum menemukan titik terang pembunuh karyawati sebuah bank di Bandung itu. Namun berdasarkan kronologi, saat kejadian hanya ada Ella dan anaknya.
"Kalau melihat dari kronologi saksi, ada tetangga namanya saudara Deni melihat anak korban nangis keluar rumah dan berlumuran darah," ujarnya.

Deni lantas masuk ke dalam rumah. Saat di dalam, Deni melihat Ella sudah tak bernyawa berlumuran darah. "Saat di dalam ketemu korban sendiri. Patut diduga di lokasi ada berdua saja," kata Truno.
Kendati demikian, polisi belum dapat menarik kesimpulan kasus tersebut. Penyidik terus menggali penyelidikan pembunuhan Ella yang tubuhnya bersarang 28 tusukan.
Sebelumnya, polisi menyita sejumlah barang bukti yang ditemukan di rumah Ella Nurhayati (42). Salah satunya pisau yang masih menempel noda darah.
"Sekitar sepuluh barang bukti. Termasuk barang bukti satu pisau," kata Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Niko N. Adiputra.

Pisau bergagang plastik merah itu diduga kuat yang mengakibatkan Ella kehilangan nyawa. Benda tajam tersebut ditemukan di dekat jasad Ella yang terkapar bersimbah darah di lantai ruang tamu rumahnya.
"Selain luka tusuk, ada luka sayat di tubuh korban," ujar Niko.
"Dari benda yang ditemukan, kita akan melakukan uji sidik jari," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko. "Semuanya akan kita uji, termasuk sandal juga," kata Truno. (detik)
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







