Ada Darah dan Bekas Cakaran Ditangan Anak Ella Nurhayati, Mungkinkah Dia Pelakunya?
INHILKLIK.COM, BANDUNG - Perlahan, kasus pembunuhan Ela Nurhayati (42) mulai terungkap. Kepolisian udah mencurigai seseorang sebagai tersangka.
Hal itu disampaikan oleh Kapolda Jabar, Irjen Agung Budi Maryoto usai Apel Persiapan Pengamanan Pileg dan Pilpres di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Rabu (19/9).
"Yang sudah ke arah pasti (tersangka) itu yang (ditangani Polres) Cimahi (terkait kasus pembunuhan Ella)," ucapnya seperti dilansir Merdeka.com.

Namun, untuk memastikannya, pihak kepolisian masih menunggu observasi dari psikiater terkait siapa tersangkanya. Ia memperkirakan, hasilnya diungkap dalam satu minggu ke depan.
"Tapi nunggu observasi dari psikiater. Ketentuannya seperti itu. Kita menunggu hasil kurang lebih satu minggu ke depan. Tidak boleh berandai-andai," terangnya.
Diberitakan sebelumnya, Kasatreskrim polres Cimahi, AKP Niko Nurallah Adiputra menyebut bahwa tim penyidik menemukan fakta baru terkait kasus pembunuhan Ella. Pihaknha menemukan bercak darah di baju yang dikenakan anak korban dan bekas luka cakaran di tangannya.

"Iya ada cakaran juga, itu di kedua tangannya (anak korban)," ujarnya saat dihubungi, Selasa (18/9/2018).
Saat penemuan jasad Ela, di dalam rumahnya hanya ditemani anak korban yang masuk kategori berkebutuhan khusus. Meski begitu, polisi belum dapat menyimpulkan temuan-temuan tersebut, saat ini pengembangan pun terus dilakukan.
"Kita belum pastikan, masih dalam pengembangan," katanya.
Selain itu, untuk menemukan petunjuk lain, penyidik telah meminta CCTV di beberapa lokasi untuk mencari titik terang siapa pelaku pembunuhan ditambah dari 14 orang saksi yang sudah dimintai keterangan.
Niko menegaskan, dirinya bukan mau melambat-lambatkan pengungkapan kasus ini. Keinginan mendapatkan alat bukti yang sempurna menjadi alasan yang dipegang pihak kepolisian.
Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan ditemukan tewas berlumuran darah Di Kp. Pangragajian Desa Kayuambon, Kec. Lembang Kab. Bandung Barat.
Dari olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu pisau dapur, sepasang sandal perempuan dan dua Buah HP milik korban dan anak korban. Perempuan bernama Ela Nurhayati ditemukan pada selasa tanggal 11 September 2018 sekitar pukul 11.50 WIB.
Awal penemuan mayat tersebut setelah salah seorang tetangga korban, Deni melihat anak korban berinisial MA (15) menangis sambil membawa HP dan pakaian yang berlumuran darah.
Saat dihampiri dan membuka pagar rumah korban, ia melihat Ela sudah kondisi tertelungkup dengan penuh darah. Melihat hal itu, Deni memanggil Hari dan Mayor inf.
Agus yang saat itu hendak menuju mesjid dekat rumah korban untuk sholat dzuhur untuk melihat kondisi korban. Setelah itu, warga pun menghubungi Polsek Lembang untuk melaporkan penemuan mayat tersebut.
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







