Kasihan.. Diculik Pak Imam, Calon Pengantin ini Masuk Rumah Sakit. Begini Kondisinya Sekarang
INHILKLIK.COM, BONE - Setelah hilang misterius selama dua hari, Misnayanti (21) akhirnya ditemukan. Calon pengantin ini ditemukan pada Rabu, 26 September 2018, kemarin. Mahasiswi IAIN Bone yang juga calon istri anak Kepala Desa Labotto itu diduga diculik dan dibawa kabur oleh Ismail (25), imam masjid di dusun Marelu Watu, Desa Labotto, Kecamatan Cenrana, Bone.
Misnayanti diculik di kampus IAIN Bone pada Senin, 24 September 2018. Wanita yang akrab disapa Misna itu dibawa ke Kota Makassar menggunakan mobil. Dalam perjalanan, HP Misna dirampas dan dinonaktifkan oleh pelaku.
Semalaman di Kota Makassar, Pak Imam membawa pulang Misna. Namun sebelum tiba di kampung halaman, pelaku diamankan polisi di Kabupaten Wajo, wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Bone.
“Sudah ditahan dan diproses, pelaku diamankan di Kabupaten Wajo,” ucap Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim dilansir harianriau dari pojoksatu.id.
Misnayanti dirawat di rumah sakit usai diculik
Ismail yang pernah menjadi imam tarawih Ramadan di desanya ditahan di Polsek Tanete Riattang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Ismail ditahan di Polsek Tanete Riattang. Ia dijerat pasal 332 ayat 2e KUHP tentang membawa lari perempuan secara paksa atau kekerasan dengan maksud untuk dinikahi atau tidak dinikahi.

Sementara korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Korban dirawat di RS dr M Yasin Bone guna memulihkan kondisinya.
Dalam foto yang beredar di media sosial, Misna tampak berbaring lemas di ranjang rumah sakit. Di tangan kirinya menempel selang infus.
Foto prewedding Misnayanti dan calon suaminya
Sebelumnya diberitakan, mahasiswi IAIN Bone, Misnayanti (21) diduga menjadi korban penculikan di kawasan kampusnya pada Senin 24 September 2018.
Padahal, gadis yang akrab disapa Misna itu akan segera melangsungkan pesta pernikahan. Misna akan menikah dengan anak kepala desa pada 14 Oktober 2018.
Orang tua korban, Hj Subaeda telah mendatangi pihak kampus guna menyampaikan perihal hilangnya anak gadis tersebut.
misnayanti
Dosen Misna lantas menghubungi melalui aplikasi WA. Ia menanyakan mengapa Misna kabur hingga membuat keluarganya pusing.
“Misna, di mana sekarang itu. Kenapa kita kasih pusing mama, pergi tidak bilang-bilang,” demikian pertanyaan dosen kepada Misna.

Pertanyaan itu dijawab dan dibalas oleh Misna. Ia mengaku diculik seseorang. Misna pun meminta tolong agar diselamatkan.
“Ibu tolongka bu. Ibu ndak kutahu di manaka ini. Ibu tanya mamaku, diambilka orang. Ibu tolongka kasian,” jawab Misna.
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
Tembilahan - Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan dalam mewujudkan lingku.
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
PEKANBARU – Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbar.
PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Teken MoU, Perkuat Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat dan Wartawan
PEKANBARU-Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW-IWO) Provinsi Riau resmi menjalin kerja sam.
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
PEKANBARU – Laporan dugaan pengancaman yang ditujukan kepada Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wart.
Refleksi Akhir Tahun 2025, Kejari Inhil Paparkan Capaian Kinerja Penegakan Hukum
Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar konferensi pers refleksi akhir tahun 2025 pad.
Kejari Inhil Umumkan Capaian Penanganan Korupsi pada Momentum HAKORDIA 2025
TEMBILAHAN — Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) Tahun 2025, Kej.
iKlik Network







