Selain Soal Perceraian, Polisi Juga Temukan Dugaan Utang Miliaran Dibalik Kematian Keluarga FX Ong
INHILKLIK.COM, JAKARTA - Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menemukan fakta baru terkait motif bunuh diri yang dilakukan Fransiskus Xaverius (FX) Ong (45) bersama istri dan kedua anaknya. Kasus ini sendiri sempat menjadi sorotan publik seminggu terakhir.
Menurut Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain, berdasarkan hasil analisis identifikasi, dugaan bunuh diri FX Ong bukan hanya soal keretakan rumah tangga.
Sebab, polisi juga menemukan adanya utang yang melilit FX Ong berkisar Rp 8,9 miliar.
"Ada rekaman suara ditemukan di laptop korban (FX Ong). Dalam rekaman itu dia sampaikan permintaan maaf dan tidak rela meninggalkan anak istrinya. Kami juga mendapatkan kertas yang bertuliskan utang bisnis Rp 8,9 miliar. Kira-kira begitu, selain persoalan perceraian juga ada tekanan keuangan,” kata Zulkarnain, Senin ( 29/10/2018).
Dia melanjutkan, meskipun ada pengakuan utang yang mereka temukan dalam olah TKP di kediaman FX Ong, dipastikan kasus tersebut adalah murni bunuh diri.
“Dalam konteks untuk menyimpulkan bunuh diri ini sudah dipastikan, (fakta) yang lain untuk menambahkan (bukti), tidak ada korelasi dengan konteks bunuh diri keluarga korban,” ujarnya.
Saat ini, Satreskrim Polresta Palembang masih melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan kepada seluruh saksi termasuk rekan bisnis dari FX Ong.
"Untuk laporan adanya kerugian atas korban bunuh diri ini belum ada,” jelas Zulkarnain seperti dilansir Kompas.com.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang digegerkan dengan tewasnya satu keluarga pada Rabu (24/10/2018).
Keluarga yang terdiri empat orang yakni FX Ong, Margareth Yentin Liana (43), Rafael Fransiskus (18), dan Kathylin Fransiskus (12), dan dua ekor anjing.
Polisi sebelumnya sudah menyatakan jika kasus ini merupakan murni bunuh diri, akan tetapi pemeriksaan atas kasus ini tetap diteruskan untuk menyingkap motif di balik perbuatan tersebut. (Riausky)
Siap Siaga Padamkan Api, Kapolsek Kateman Apresiasi PT Pulau Sambu di Guntung
INDRAGIRI HILIR – Kapolsek Kateman Polres Indragiri Hilir KOMPOL BACHTIAR, S.H., M.H. memberika.
Kontingen KTNA Inhil Ikuti PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
Gorontalo – Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indragiri H.
Kecamatan GAS Catat 131 Ekor Lembu dan 16 Ekor Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H
TELUK PINANG - Pelaksanaan ibadah kurban Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Gaung Anak.
Panen Padi Bersama Masyarakat, Polsek Sungai Batang Komitmen Dukung Pertanian Lokal
Indragiri Hilir,- Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Polsek Sungai Batang, Polres.
Pipa Gas Transgasindo Bocor di Inhil, Jalan Lintas Timur Sumatra Terancam Ditutup Total
Indragiri Hilir — Jalur distribusi pipa gas utama milik PT Transgasindo (PT Perusahaan G.
Buaya Super Jumbo Inhil Mati, Isi Perutnya Bikin Geleng-geleng: Pisau Hingga Karung Goni Ditemukan
TEMBILAHAN - Bangkai buaya besar dari Sungai Undan Kecamatan Reteh Ka.
iKlik Network







