Nasib Penyelamatan Kebun Kelapa Petani Inhil, Progres Pembangunan Tanggul Hanya 30 Persen
INHILKLIK.COM, TEMBILAHAN - Progres pekerjaan pembangunan tanggul perkebunan masyarakat yang tersebar di 19 Kecamatan di Kabupaten Indragiri Hilir, sepanjang 510 Kilometer baru mencapai 30 persen.
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Perkebunan Kabupaten Indragiri Hilir, Ngadiyo mengatakan, angka tersebut memang masih terbilang rendah mengingat waktu pengerjaan yang tidak lama lagi.
"Masih sekitar 30 persen dari total pembangunan tanggul sepanjang 510 Km yang tersebar di 19 Kecamatan, meski demikian pekerjaan terus berjalan," tutur Ngadiyo seperti diwartawakan Antarariau.com, Sabtu (03/11/2018).
Menurut dia, rendahnya progres pekerjaan pembangunan tanggul disebabkan adanya rasionalisasi anggaran oleh pemerintah daerah sehingga pihaknya harus menyesuaikan pekerjaan dengan kondisi keuangan yang ada.
"Pekerjaan tentunya tidak bisa 100 persen karena keuangan pemerintah sedang defisit, menyikapi masalah ini terpaksa kami harus mengupayakan pekerjaan pembangunan tanggul di wilayah yang terdekat," ucap Ngadiyo.
Selain adanya rasionalisasi, percepatan pembangunan tanggul di sejumlah lokasi juga terkendala oleh cuaca yang sekarang sudah memasuki musim penghujan. Curah hujan yang tinggi tentunya akan berdampak terhadap kelancaran pekerjaan.
Hal lain yang mempengaruhi minimnya progres pembangunan tanggul adalah lokasi pekerjaaan yang terpencar-pencar sehingga proses mobilisasi alat berat agak terlambat.
"Ini juga menjadi kendala. Setiap Kecamatan terkadang memiliki titik kerusakan lahan perkebunan berbeda-beda dan alat berat yang tersedia harus berpindah-pindah, sementara tidak semua masyarakat berkenan lahannya dilewati alat berat, malah minta ganti rugi," cetusnya.
Dia menjelaskan, pembangunan tanggul sebagai bentuk upaya pemerintah daerah dalam menyelamatkan perkebunan masyarakat yang rusak sejatinya dibangun dengan sistem swakelola, sesuai Perbub perlu adanya partisipasi dari masyarakat itu sendiri salah satunya menyiapkan benteng atau landasan alat untuk bekerja.
"Masyarakat juga seharusnya melakukan perintisan sendiri, melakukan pengukuran jumlah tanggul yang dibutuhkan sebelum dilaksanakan pekerjaan," ucapnya.
Meski demikian lanjutnya, Dinas perkebunan Kabupaten Inhil akan terus menggesa percepatan pembangunan tanggul di sejumlah lokasi, sehingga abrasi yang mengakibatkan kerusakan pada kebun kelapa masyarakat dapat segera teratasi.
"Kita akan terus pantau progresnya," tambahnya.
Dinas Perikanan Inhil Sudah Keluarkan 551 Rekomedasi Aplikasi XSTAR untuk Nelayan, Dorong Subsidi BBM Tepat Sasaran
TEMBILAHAN - Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Indragiri Hilir, Drs. Eko Radhippa, MM, menegaskan .
PT Guntung Idamannusa Gelar Panen Jagung Kuartal IV Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
MANDAH – PT Guntung Idamannusa (PT GIN) melaksanakan kegiatan Panen Jagung Kuartal IV sebagai b.
Mayoritas Pemilik Lahan di Sungai Guntung Setujui Proses HGU Pola Kemitraan
Sungai Guntung — Mayoritas pemilik lahan di wilayah Sungai Guntung menyatakan .
Rapimprov Kadin Riau 2025: Kolaborasi Bangun Ekonomi Daerah
PEKANBARU – Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Riau tahun 20.
UMKM Expo dan Pameran Ekonomi Kreatif Inhil 2025 Akan Digelar 10-16 Desember 2025
TEMBILAHAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bekerja sama .
103 Pemilik Kapal Dibawah GT-7 Di Inhil Terima E-Pass Gratis Dari KSOP Kelas IV Tembilahan
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tembilahan resmi menyerahkan 103 E-P.
iKlik Network







