• Jumat, 17 Juli 2026
  • Pikiran Rakyat Icon iKlik Network
  • Home
  • Daerah
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Meranti
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Siak
    • Inhil
    • Inhu
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Rokan Hulu
    • Kampar
    • Pekanbaru
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • More
    • Opini
    • Desa
    • Parlemen
    • Lingkungan
    • Sport
    • Advertorial
    • Edukasi
    • Kesehatan
    • Travelling
    • Autotekno
    • Video
    • Lifestyle
    • Gallery
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Ragam
  • Nasional
  • Dunia
  • Opini
  • Desa
  • Parlemen
  • Lingkungan
  • Sport
  • Advertorial
  • Edukasi
  • Kesehatan
  • Travelling
  • Autotekno
  • Video
  • Lifestyle
  • Gallery
  • Daerah
  • Ubah Laku
  • Feature
  • Pekanbaru
  • Kampar
  • Rokan Hulu
  • Kuansing
  • Pelalawan
  • Inhu
  • Inhil
  • Siak
  • Bengkalis
  • Dumai
  • Rokan Hilir
  • Meranti
  • Serdang Bedagai
  • Samosir
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Pemkab Sergai Dorong Pendidikan Karakter, Wabup Adlin Resmikan Pembangunan Musala Sekolah
Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Nasional, Gubernur Sumut dan Bupati Sergai Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Sepeda Motor Scorpio Milik Warga Teluk Mengkudu Raib Digondol Maling
Diresmikan PJ Bupati Inhil, PT BEST Mulai Produksi Biomassa untuk PLTU Tembilahan
Cara Menjaga Organ Pernapasan Tetap Sehat dari Dinkes Inhil

  • Home
  • Dunia

Derita Penyakit Langka, Wanita 28 Tahun Jadi Mirip Nenek-nenek

Redaksi

Selasa, 28 Mei 2019 19:40:35 WIB
Cetak
Derita Penyakit Langka, Wanita 28 Tahun Jadi Mirip Nenek-nenek

INHILKLIK.COM, JAKARTA - Seorang model bernama Sara Geurts menderita penyakit langka yang membuat kulit di seluruh tubuhnya keriput hingga membuatnya puluhan tahun lebih tua dari usianya, yang baru 28 tahun. Kondisi langka yang disebut dengan Ehlers Danlos Syndrome (EDS) merupakan gangguan pada jaringan konektif yang artinya tubuh Sara kekurangan kolagen.

Meski kebanyakan orang yang menderita kondisi ini tidak memperlihatkan tanda-tanda nyata, tapi bentuk langka yang dialami Sara, Dermatosparaxis EDS, membuat kulitnya keriput secara berlebihan. Dia juga tidak bisa makan dan mencari dana untuk membantunya mendapatkan pengobatan.

Dikutip dari laman VIVA, setelah mengungkapkan mengenai kondisinya, Sara mendapatkan lebih dari 76 ribu pengikut di Instagram dan mendapat predikat sebagai body positive influencer. Dan ia juga membuat debut di industri modeling.

Meski sukses, Sara masih terus berjuang melawan penyakitnya dan khususnya tahun lalu, menjadi waktu yang paling berat baginya. Menghabiskan waktu yang lama terbaring di tempat tidur dan tidak bisa makan, membuat Sara membuat dua misi penting, mencari pengobatan medis yang ia butuhkan dan terus mencapai representasi lebih besar di industri modeling.

"Empat tahun belakangan menjadi tahun terbaik dalam hidup saya karena tahun tersebut yang saya jalani dengan tulus dan sebagai diri saya sendiri. Dan bagaimana saya merasakan tubuh saya adalah apa yang saya ingin orang lain rasakan mengenai tubuh mereka apapun situasi yang mereka hadapi," tutur Sara, seperti dikutip dari laman The Sun.

Sara pertama kali mengungah pose foto dalam akunnya di Instagram dengan jepretan kamera sahabatnya Bri Berglund. Bri merupakan inspirasinya dan yang memberi dukungan atas apa yang dilakukan Sara dalam hal mencintai tubuh dan dirinya.

 

Saat itu, Sara berada dalam titik terburuk dalam hidupnya, kebiasaan yang buruk, orang-orang yang buruk, dan ia butuh usaha besar untuk menghilangkan itu semua dan Bri ada untuk membantunya melewati semua itu.

"Kami memilih untuk menggunakan gejala gangguan saya melalui fotografi sebagai cara membantu orang lain, karena (EDS) dikenal sebagai penyakit tidak terlihat, saya adalah kasus yang langka di mana gejalanya terlihat. Karena itu, banyak orang tidak mendapatkan pengobatan karena dokter secara fisik tidak bisa melihat ada yang salah pada mereka," ujar Sara.

Gejala umum dari EDS meliputi hipermobilitas dan nyeri sendi, kulit yang kendor dan masalah pencernaan. Tapi ada banyak jenis dan bagaimana kondisi itu memengaruhi setiap orang bisa sangat berbeda.

"Ini adalah kekurangan kolagen. Jadi, kolagen ada di kulit, di ligamen. Bagi saya, saya tidak punya sedikit pun kolagen di kulit yang menyebabkan kelemahan ekstrem ini," ujar Sara.

Pada usia 6 atau 7 tahun, Sara pertama kali mulai menyadari kulitnya merenggang, dan awalnya itu dianggap sebagai sesuatu yang hebat. Anak-anak di lingkungannya berpikir bahwa ia keren karena kulitnya bisa merenggang. Dan pada usia 8 atau 10 tahun, ia baru didiagnosis penyakit itu.

Selama usia remaja, Sara menyadari kondisi kulitnya dan menyembunyikannya di pakaian lengan panjang, bahkan pada saat musim panas. Hingga ia berusia 20-an, mulailah Sara mendapatkan kepercayaan diri, tidak hanya dalam menunjukkan tubuhya tapi juga menyayanginya.

Sara dan Bri terus melanjutkan pemotretan bersama, tapi dengan kesehatan Sara yang terus menurun membuat jadwal rutin pemotretan mereka menjadi sulit. Musim dingin merupakan yang tersulit baginya. Ia harus mendatangi perawatan darurat sendiri dan sayangnya yang ia kunjungi bukanlah spesialis EDS.

Berat badan Sara juga menurun drastis dan itu membuat banyak orang khawatir. "Saya rasa itulah di mana ide GoFundMe dimulai dalam hal mencari tahu spesialis apa yang butuh kami temui," ujar Sara.

Melalui GoFundMe, Sara akhirnya bisa mendapat spesiais EDS di Minneapolis, tapi tidak demikian dengan ongkos pengobatannya. Sara menemukan kemungkinan besar adanya gastroparesis serta penyakit aktivasi sel massa atau penyakit lainnya.

Jadi, perjalanan Sara masih panjang untuk menjalani tes dan spesialis apa yang harus ia temui. Demi alasan karier dan kesehatan Sara, mereka berdua mempertimbangkan untuk pindah ke Los Angeles.


[ Ikuti InhilKlik.com ]


InhilKlik.com

BERITA LAINNYA +INDEKS
Dunia

Potensi Bitcoin Capai Rekor Baru di Tengah Kenaikan Data Ekonomi AS

Ahad, 15 Desember 2024 - 11:41:09 WIB

INHILKLIK - Bitcoin (BTC) dinilai memiliki peluang besar untuk mencapai level tertinggi baru, sei.

Dunia

Harga Minyak Naik Seiring Sanksi Baru terhadap Rusia dan Iran

Sabtu, 14 Desember 2024 - 11:32:41 WIB

INHILKLIK - Harga minyak naik 2% ke level tertinggi dalam 3 minggu pada perdagangan Jumat (13/12/.

Dunia

Harga Emas Dunia Turun Dibebani Imbal Hasil Obligasi AS

Jumat, 06 Desember 2024 - 10:56:36 WIB

INHILKLIK - Harga emas dunia melemah pada Kamis (5/12/2024) seiring kenaikan imbal hasil obligasi.

Dunia

Harga Emas Anjlok 3 Persen, Dipicu Berita Gencatan Senjata Israel-Hezbollah dan Bessent

Selasa, 26 November 2024 - 10:10:47 WIB

INHILKLIK - Harga emas turun lebih dari 3% pada Senin (25/11), mengakhiri reli lima sesi yang mem.

Dunia

Pertama Kali Terjadi dalam 130 Tahun, Gunung Fuji Kehilangan Lapisan Saljunya

Kamis, 07 November 2024 - 09:52:57 WIB

INHILKLIK - Gunung Fuji yang ikonis di Jepang, dikenal karena lapisan saljunya yang selalu bertah.

Dunia

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp15.840, Terpukul Sentimen Pilpres AS dan Kenaikan Dolar

Rabu, 06 November 2024 - 11:43:35 WIB

INHILKLIK - Mata uang rupiah dibuka melemah ke posisi Rp15.840 per dolar Amerika Serikat (AS) pad.

TULIS KOMENTAR +INDEKS


VIDEO +INDEKS

Inovasi Tanjung Simpang, Tranportasi Antar Jemput Anak Sekolah Gratis

10 Juni 2022
Bakso Bakar Hendra, Enak di Lidah Pas di Kantong
13 Agustus 2021
Jagung Manis Nek Asni, Lokasinya di M Boya
14 Juli 2021
Kue Pukis di Pasar Kayu Jati, Rp 500,- Per Biji
12 Juli 2021
ES Cincau Hijau Tembilahan Hulu Bikin Ngiler
09 Juli 2021
Terkini +INDEKS
Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan
15 Juli 2026
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
07 Juli 2026
Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
07 Juli 2026
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
07 Juli 2026
PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
06 Juli 2026
Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
06 Juli 2026
Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
05 Juli 2026
Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
04 Juli 2026
Pemdes Sungai Intan Salurkan Honor Perangkat Desa
03 Juli 2026
Bhabinkamtibmas Setelsel yang rutin Sambangi Lahan jagung
02 Juli 2026
TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
  • 2 Panglima DPD Laskar Melayu Riau Inhil Lantik Serentak Enam Panglima DPC Kecamatan di Pulau Burung
  • 3 BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
  • 4 PBH PERADI Desak Kapolda Riau Turun Tangan, Usut Tuntas Dua Dugaan Kasus Kekerasan yang Menyeret Nama Polisi
  • 5 Dukung Asta Cita, Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil di Lahan Ketahanan Pangan
  • 6 Dukung Ketahanan Pangan, Jajaran Polsek Sabak Auh Kawal Pertumbuhan Jagung Pipil Hingga Panen
  • 7 Polsek Sabak Auh Pantau Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Jasa Press Release Jasa Backlink Media Nasional

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Inhilklik.com ©2013 - 2020 | All Right Reserved

A Group Member of Iklik Network